Melihat Peluang Tiga Pembalap Rookie di MotoGP 2025

Tri Cahyo Nugroho

Editor: Tri Cahyo Nugroho

Pencinta MotoGP bakal sangat menantikan aksi tiga rookie pada musim 2025: Fermin Aldeguer, Somkiat Chantra, dan Ai Ogura. (Hendy AS/Skor.id).
Pencinta MotoGP bakal sangat menantikan aksi tiga rookie pada musim 2025: Fermin Aldeguer, Somkiat Chantra, dan Ai Ogura. (Hendy AS/Skor.id).

SKOR.id – Di Kejuaraan Dunia MotoGP 2025, tiga pembalap akan berstatus rider debutan alias rookie. Ini juga untuk kali pertama sejak 2022, MotoGP akan memiliki tiga rookie usai Ai Ogura, Fermin Aldeguer, dan Somkiat Chantra, melakukan lompatan besar dari Moto2 ke kelas premier.

Kendati sistem pembibitan pembalap ke MotoGP terus membaik, dua musim terakhir hanya satu rider baru yang mampu masuk ke kategori tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor itu.

Augusto Fernandez bergabung dengan Tim Tech3 di MotoGP 2023 usai menjadi juara dunia Moto2 musim sebelumnya (2022). Hal yang sama dilakukan Pedro Acosta—berstatus juara Moto2 dan promosi ke MotoGP bersama Tech3—di MotoGP 2024.

Pencinta MotoGP mungkin dibuat kagum dengan gebrakan Acosta pada musim perdananya di kelas premier musim lalu. Ia juga menjadi rookie dengan posisi klasemen akhir terbaik dalam satu dekade terakhir, ke-5, bersama Fabio Quartararo (pada 2019).

Namun Acosta maupun Quartararo tidak mampu menyamai torehan Brad Binder (2020) dan Jorge Martin (2021) yang menjadi pembalap terakhir yang langsung mampu mengantongi kemenangan Grand Prix pada musim perdananya di kelas MotoGP (lihat boks di bawah). 

Lantas, bagaimana peluang Ogura, Aldeguer, dan Chantra pada musim pertamanya di MotoGP pada 2025 nanti? Seperti apa dukungan dan kondisi tim baru mereka, apakah memungkinkan untuk menorehkan prestasi seperti yang dilakukan Acosta, Quartararo, atau bahkan Binder dan Martin? 

Skor.id akan coba membahasnya secara detail dalam Skor Special edisi kali ini. (Skor Special adalah artikel yang akan memberikan perspektif berbeda setelah Skorer membacanya dan artikel ini bisa ditemukan dengan mencari #Skor Special atau masuk ke navigasi Skor Special pada homepage Skor.id.).

Baik Ogura, Aldeguer, maupun Chantra datang dari kultur sangat berbeda namun tak jauh berbeda jika menilik latar belakang ketiganya di Moto2 tahun lalu. 

boks skor special torehan rookie terbaik MotoGP - Dede S. Mauladi Skor.id.jpg
Hingga saat ini, belum ada pembalap debutan di era MotoGP yang mampu menyamai torehan Marc Marquez yang langsung juara dunia pada musim perdananya di kelas premier. (Dede S. Mauladi/Skor.id).

Ai Ogura - Trackhouse Racing

Langkah Ai Ogura ke MotoGP mirip Augusto Fernandez dan Pedro Acosta, promosi usai merebut gelar juara dunia Moto2. Namun jumlah total kemenangannya (6, semua dibuat di Moto2 dari 74 race antara 2021 sampai 2024) lebih sedikit dibanding Aldeguer.

Keputusan Tim Trackhouse Racing merekrut Ogura terbilang mengejutkan. Apa lagi, pembalap asal Jepang berusia 23 tahun itu sudah lama disebut akan turun di MotoGP

Sebelum dipinang Trackhouse, Ogura bisa dibilang sudah mendapatkan jaminan dari Honda dan Tim LCR untuk melanjutkan program yang tampaknya akan cocok dengannya, dalam hal ini terkait performa Honda RC213V yang kini sedikit lebih baik daripada calon tunggangan barunya di MotoGP 2025, Aprilia RS-GP.

Bos tim Trackhouse, Davide Brivio, menjelaskan bahwa mentalitas dan ketangguhan Ogura sebagai seorang pembalap sangat menarik perhatian tim asal Amerika Serikat ini, selain kecepatannya.

Sebagai juara dunia Moto2, Ogura akan menjadi acuan bagi para pembalap pemula tahun ini. Dalam hal perbandingan antartim, ia memiliki tolok ukur yang paling mudah.

Aprilia RS-GP mungkin saat ini bukan motor terkuat grid MotoGP. Namun, kans Ogura—pembalap Jepang pertama yang menjadi juara dunia dalam 15 tahun—untuk mencuat di MotoGP 2025 tetap sangat besar di tangan pemimpin tim seperti Brivio. 

Publik tentu masih ingat bagaimana Brivio mengubah Suzuki, salah satu pabrikan lemah di MotoGP, menjadi juara dunia pada 2020 lewat Joan Mir. Jauh sebelumnya, Brivio juga menjadi mastermind era kejayaan Yamaha bersama Valentino Rossi. 

Fermin Aldeguer - Gresini Racing

Jika menilik jumlah kemenangan yang direbut sebelum ke MotoGP, Fermin Aldeguer mengoleksi terbanyak, delapan, di antara ketiga rookie

Namun, Aldeguer bisa dibilang sebagai salah satu pembalap rookie yang paling menarik perhatian di tahun 2025. Rute perjalanannya menuju Kejuaraan Dunia Balap Motor tidak biasa, meskipun ia salah satu kekuatan dominan di seri CEV Stock600 pada tahun 2020 dan CEV Moto2 pada tahun 2021.

Aldeguer juga berkompetisi di MotoE pada tahun 2021 sebelum bergabung dengan Moto2 secara penuh pada tahun 2022. Tahun berikutnya, dengan sasis Boscoscuro, ia memenangi lima grand prix – termasuk empat balapan terakhir musim itu – untuk finis ketiga di klasemen. 

Ducati mendapatkan tanda tangannya sebelum musim 2024 dimulai, yang juga bagus karena performa Aldeguer sangat tidak konsisten. Meskipun masih ada tiga kemenangan, ia berakhir di urutan kelima dalam klasemen akhir Moto2 2024, dengan menggunakan sasis yang sama dengan yang digunakan Ogura (Boscoscuro) untuk memenangi gelar. 

Aldeguer juga sempat menghadapi ketidakpastian mengenai masa depannya. Menandatangani kontrak dengan pabrikan Ducati, Pramac Racing diharapkan menjadi tujuannya. Namun, Ducati lantas sepakat dengan manajemen Marc Marquez, yang membuat Pramac beralih ke Yamaha untuk tahun 2025. 

Ducati akhirnya menemukan tempat berlindung bagi Aldeguer di Gresini Racing, meskipun di MotoGP 2025 nanti ia akan turun dengan motor yang sudah berumur satu tahun, Ducati Desmosedici GP24. 

Patokan torehan rookie di Gresini untuk Aldeguer adalah Fabio Di Giannantonio, yang melakukan debut MotoGP bersama tim tersebut pada 2022. 

Musim pertama Di Giannantonio sangat sulit. Dia tidak mencetak poin hingga putaran ketujuh tahun ini di Prancis dan hanya mencatatkan satu kali masuk 10 besar, saat dia berada di urutan kedelapan di Jerman. 

Nasib Di Giannantonio berubah pada tahun 2023 ketika ia dipasangkan dengan kepala kru Frankie Carchedi dan kemudian memenangi balapan pertamanya di Qatar pada tahun itu.

Posisi Di Giannantonio memang digeser Marquez pada 2024. Namun ia beruntung karena Pertamina VR46 Racing Team menariknya seiring kepergian Luca Marini ke Tim Repsol Honda. Pembalap Italia ini kini akan memiliki motor pabrikan Ducati dengan VR46 untuk tahun 2025.

Saat debutnya di MotoGP pada 2022, Di Giannantonio hanya mampu merebut 22 poin. Tetapi Gresini Racing telah membuktikan dirinya sebagai tim yang memiliki suasana kekeluargaan kental dalam beberapa tahun terakhir. Skuad asal Italia itu juga tidak takut untuk mencoba cara apa pun yang diperlukan untuk membantu pembalapnya meningkatkan performa.

Apa yang dilakukan dan dialami Di Giannantonio di Gresini dipercaya juga dapat membantu mengurangi tekanan bagi Aldeguer jika ia mengalami musim pertama yang sulit dalam kontrak dua tahunnya.   

Somkiat Chantra – LCR Honda

Ketika Ogura menandatangani kontrak dengan Trackhouse untuk MotoGP musim 2025, sebagian besar orang memperkirakan bahwa hal ini akan menyelamatkan kursi Takaaki Nakagami di LCR untuk satu tahun ke depan.

Namun ternyata LCR dan Honda memiliki ide lain, dengan memilih Chantra. Dengan sisi garasi LCR yang didukung oleh Idemitsu yang disiapkan khusus untuk pembalap Asia, perekrutan Chantra mendapat dukungan dari negara yang sangat menggemari MotoGP, Thailand. 

Buriram akan menjadi tuan rumah balapan pembuka dalam dua tahun ke depan, sementara kejuaraan ini akan menggelar acara peluncuran resmi di Bangkok pada 9 Februari 2025 nanti. Di pasar yang sangat menguntungkan seperti Thailand, memiliki pembalap sekelas Chantra jelas menjadi keuntungan bagi Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP.

Chantra juga salah satu dari dua mantan pembalap Asia Talent Cup yang akan turun di tahun 2025, dengan Chantra menjadi juara di seri ini pada tahun 2016 di depan Ogura. Chantra merebut dua kemenangan di Moto2 untuk menepis tuduhan bahwa ia sekadar menjadi pembalap yang disewa hanya untuk representasi.

Dari ketiga rookie MotoGP di tahun 2025, Chantra bisa dibilang menghadapi tugas terberat. Ia akan mengendarai motor terburuk di grid dan mengikuti jejak rookie sebelumnya yang cukup solid untuk LCR, yaitu Nakagami. 

Pembalap Jepang itu adalah peraih poin yang konsisten pada 2018 ketika ia debut dan mengakhiri musim dengan 33 poin dan hasil terbaik keenam di GP Valencia yang basah dan liar. Nakagami, tentu saja, kemudian menjadi sosok yang berharga bagi Honda dalam hal pengembangan motor.

RELATED STORIES

Naik ke MotoGP dengan Trackhouse Racing, Ai Ogura Ingin Berstatus Juara Dunia Moto2

Naik ke MotoGP dengan Trackhouse Racing, Ai Ogura Ingin Berstatus Juara Dunia Moto2

Rider Jepang Ai Ogura akan meramaikan persaingan MotoGP mulai musim 2025 usai resmi dikontrak Trackhouse Racing Aprilia, Kamis (15/8/2024).

Gantikan Marc Marquez, Fermin Aldeguer Resmi Perkuat Gresini Racing Mulai MotoGP 2025

Gantikan Marc Marquez, Fermin Aldeguer Resmi Perkuat Gresini Racing Mulai MotoGP 2025

Talenta muda Spanyol Fermin Aldeguer dipastikan bakal membalap untuk Gresini Racing pada musim 2025 dan 2026.

Somkiat Chantra Ukir Sejarah bagi Thailand, Promosi ke MotoGP dengan LCR Honda

Somkiat Chantra jadi rider Asia Tenggara kedua yang berhasil tembus MotoGP setelah dipastikan bakal memperkuat LCR Honda pada 2025.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Prediksi dan Link Live Streaming Korea Selatan vs Indonesia di Piala Asia U-17 2025

Timnas U-17 Indonesia mengawali kiprah di Piala Asia U-17 2025 dengan bersua Korea Selatan U-17, Jumat (4/4/2025) malam WIB.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:05

Klub asal Filipina, Makati FC, yang diperkuat empat pemain Timnas putri Indonesia pada PFF Womens Football League 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

4 Pemain Timnas Putri Indonesia Gabung Klub Filipina di PFF Womens Football League 2025

Tiga pemain Timnas putri Indonesia bahkan langsung unjuk gigi bersama Makati FC di PFF Womens Football League 2025.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 14:04

Honor of Kings (Jovi Arnanda/Skor.id)

Esports

Aksi Mulia Komunitas Honor of Kings di Hari Raya

Honor of Kings mengajak komunitasnya untuk turut serta dalam program donasi yang digelar melalui acara Ramadhan Livestream Fest.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 14:03

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Yusuf/ Skor.id)

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Erick Thohir Tegaskan Terus Kejar 100 Besar

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons peningkatan peringkat Timnas Indonesia pada Ranking FIFA terbaru.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 11:44

ragnar oratmangoen timnas

National

Ragnar Oratmangoen Beri Bantuan untuk Anak-anak di Gaza Rayakan Lebaran Idulfitri 2025

Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, memberikan bantuan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan bermain.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 10:05

Arema FC.jpg

Liga 1

Arema FC Isyaratkan Bakal Ada Pemain Asing yang Didepak

Manajemen Arema FC sudah mulai membuat proyeksi tim untuk menatap musim depan.

Rais Adnan | 03 Apr, 07:55

ole romeny - timnas indonesia

AQUA X TIMNAS INDONESIA

AFC Pilih Gol Ole Romeny ke Gawang Bahrain Jadi yang Terbaik

Gol Ole Romeny ke gawang Bahrain terpilih sebagai gol terbaik pada matchday 7 & 8 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Rais Adnan | 03 Apr, 07:15

CdM Indonesia di Olimpiade 2024, Anindya Bakrie

National

Saham Pengusaha Indonesia Berkurang di Oxford United

Pengurangan saham itu memengaruhi wewenang untuk mengontrol kebijakan klub asal Inggris tersebut.

Rais Adnan | 03 Apr, 06:25

Alter Ego MDL dan MPL. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Esports

Tazz Isyaratkan Bakal Kembali ke MPL

Tazz musim ini tidak masuk dalam roster Alter Ego baik MPL maupun MDL.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 02:48

Cover Mobile Legends. (Hendy Andika/Skor.id).

Esports

Lima Hero Mobile Legends yang Bisa Counter Suyou

Suyou menjadi salah satu hero baru di Mobile Legends: Bang Bang namun langsung menjadi idola para pemain.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 02:34

Load More Articles