Makna di Balik Trofi-trofi Turnamen Tenis Grand Slam

Tri Cahyo Nugroho

Editor: Tri Cahyo Nugroho

Trofi-trofi turnamen tenis Grand Slam untuk nomor tunggal memiliki makna masing-masing. (Hendy AS/Skor.id)
Trofi-trofi turnamen tenis Grand Slam untuk nomor tunggal memiliki makna masing-masing. (Hendy AS/Skor.id)

SKOR.id – Bagi para pemain tenis profesional di seluruh dunia yang ingin dikenal sebagai salah satu talenta terhebat dalam olahraga ini, berkompetisi di Grand Slam saja sudah mimpi yang menjadi kenyataan, apalagi hingga memenangi gelar. 

Bukan berita baru bila empat turnamen Grand Slam hadir setiap tahun dengan hadiah uang tunai yang besar, belum lagi potensi besar dalam kesepakatan dan dukungan merek yang menguntungkan yang menyertai kesuksesan tersebut. 

Hadiah uang tunai yang dibagikan dalam kompetisi ini mungkin tampak berlebihan. Namun, kenyataannya tenis adalah olahraga bergengsi, kaya akan sejarah dan sudah lama dikaitkan dengan kemewahan. 

Sementara, jika para petenis di Australian Open (Australia Terbuka), French Open (Prancis Terbuka), Wimbledon, dan US Open (Amerika Serikat Terbuka), mengalami peningkatan saldo bank setiap kali mereka lolos ke babak berikutnya, memenangi gelar akan membawa hasil yang jauh lebih baik. 

Namun, meskipun dengan hadiah uang yang sangat besar, banyak juara tenis kelas dunia berpendapat bahwa yang sebenarnya mereka perjuangkan adalah trofi dan pengakuan, dan bukan uang sama sekali. 

Trofi, khususnya karena bersifat simbolis dari memenangkan gelar yang didambakan, adalah tujuan akhir bagi banyak pemain profesional. Meskipun tidak dapat disangkal bahwa hadiah uang tunai tentu saja merupakan bonus tambahan yang cukup bagus.

Trofi-trofi Grand Slam selalu menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar tenis – mereka yang menyukai artefak akan mendiskusikan desain dan keahlian uniknya. Sementara penggemar sejarah akan mendiskusikan asal usul trofi. 

Setiap turnamen Grand Slam menghadirkan trofi dengan makna uniknya masing-masing. Berikut arti dari trofi-trofi turnamen Grand Slam tenis dunia.

Australian Open 

Di Australian Open yang tahun ini sudah berlangsung pada 14-28 Januari lalu, dua trofi ikonik diperebutkan. Semua tahu, petenis tunggal putra asal Italia Jannik Sinner berhasil merebut Norman Brookes Challenge Cup selain hadiah uang fantastis, 2,08 juta dolar Amerika (sekira Rp32,42 miliar)! 

Di tunggal putri, Aryna Sabalenka berhasil merebut trofi Daphne Akhurst Memorial Cup keduanya secara beruntun. Petenis asal Belarus itu juga berhak atas hadiah uang yang lebih besar, yakni 3,15 juta dolar Amerika (Rp49,11 miliar).   

Kedua trofi tersebut diberi nama berdasarkan nama petenis Australia terkenal, yang telah tercatat dalam sejarah tenis berkat pencapaian dan kehidupan mereka yang luar biasa. 

Sir Norman Brookes adalah salah satu pemain tenis terhebat di negaranya dan pria non-Inggris pertama yang memenangi Wimbledon, serta menjadi presiden Asosiasi Tenis Lawn selama hampir 30 tahun. 

Daphne Akhurst adalah juara tunggal putri Australian Open lima kali ((1925, 1926, 1928, 1929, 1930), yang membuat tenis dapat diakses oleh wanita dengan cara yang belum pernah dilakukan oleh orang lain sebelumnya. 

Sedihnya, Akhurst meninggal dunia pada usia 29 tahun karena kehamilan ektopik, meninggalkan kariernya yang belum selesai dan sangat merugikan dunia tenis. Namun ia tetap dikenang selama bertahun-tahun dalam penghormatan bergengsi atas prestasinya. 

French Open

Tahun ini, lapangan tanah liat outdoor di kompleks Stade Roland Garros, Paris akan menjadi tuan rumah French Open pada 27 Mei sampai 3 Juni mendatang. Tahun ini, juara tunggal putra dan putri masing-masing akan pulang dengan membawa hadiah uang 2,3 juta euro (sekira Rp38,80 miliar).

Di Prancis Terbuka, pemenang tunggal putra dianugerahi trofi La Coupe des Mousquetaires (Piala Musketeers), yang dirancang oleh Mellerio dits Meller, salah satu rumah perhiasan tertua dan paling terkenal di dunia. 

Trofi tersebut merupakan penghormatan kepada empat petenis hebat Prancis (yang lalu dijuluki The Four Musketeers) – Rene Lacoste, Jacques Brugnon, Jean Borotra dan Henri Cochet – yang semuanya meraih prestasi mengesankan dalam olahraga tersebut dan dianggap sangat layak mendapat pengakuan.

Juara tunggal putri dianugerahi trofi Coupe Suzanne Lenglen, yang juga dirancang oleh Mellerio dits Meller. Trofi ini diberi nama setelah Suzanne Lenglen, juara French Open enam kali (tunggal dan ganda putri serta ganda campuran semuanya pada 1925 dan 1926) kali, yang memberikan dampak besar pada budaya tenis wanita di negara tersebut.

Wimbledon 

Kompleks All England Lawn Tennis and Croquet Club di London, Inggris, akan kembali menjadi tuan rumah Grand Slam Wimbledon tahun ini pada 1-8 Juli 2024 nanti. Tahun ini, kampiun tunggal putra dan putri masing-masing berhak mengantongi hadiah uang 2,35 juta poundsterling (sekira Rp46,23 miliar).

Wimbledon – yang selalu diadakan di lapangan rumput setiap musim panas di London – juga terkenal dengan piala-pialanya yang didambakan. Pemenang gelar tunggal putra akan mengangkat Gentlemen’s Singles Trophy yang dirancang dan dibuat oleh Elkington pada akhir abad ke-19. 

Meskipun tidak memiliki sejarah yang sama seperti beberapa trofi lain yang telah disebutkan di atas, piala ini tetap dipandang sebagai hadiah yang sangat berharga bagi para pemenang. Kemungkinan besar karena piala tersebut merupakan pencapaian dalam Grand Prix paling ikonik dibanding lainnya.  

Juara tunggal putri menerima trofi Venus Rosewater Dish, yang merupakan salinan artefak yang dipajang di museum Louvre di Paris, Prancis. Meskipun agak berbeda dengan trofi tenis yang biasa Anda lihat, trofi ini sangat dihargai oleh semua orang di dunia tenis, dan menonjol berkat bentuk dan tampilannya yang unik.

US Open 

USTA Billie Jean King National Tennis Center di Flushing Meadows–Corona Park di Queens, New York, Amerika Serikat, akan kembali menjadi tuan rumah US Open pada 26 Agustus sampai 2 September 2024.

Pemenang nomor tunggal – putra dan putri – US Open ini masing-masing akan mengantongi hadiah uang 3 juta dolar AS (Rp46,79 miliar).

Baik juara putra maupun putri di turnamen tunggal AS Terbuka diberikan piala berbahan perak yang dirancang oleh rumah perhiasan dan peralatan perak legendaris Tiffany & Co. 

Piala tersebut tidak disertai dengan cerita besar atau karakter simbolis apa pun. Kendati begitu, trofi-trofi itu sangat berharga bagi setiap pemenang. Lagi pula, tidak ada pencapaian yang lebih baik daripada memenangi gelar terhormat, apa pun trofi yang diterima pemain. 

RELATED STORIES

Australian Open 2024: Jannik Sinner Juara, Kalahkan Daniil Medvedev 5 Set

Australian Open 2024: Jannik Sinner Juara, Kalahkan Daniil Medvedev 5 Set

Petenis muda Italia Jannik Sinner membuat comeback fantastis untuk meredam Daniil Medvedev di final Australian Open 2024.

Australian Open 2024: Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Zheng Qinwen

Australian Open 2024: Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Zheng Qinwen

Petenis putri Aryna Sabalenka sukses menjadi juara Grand Slam Australian Open dua tahun beruntun.

Fakta Menarik di Balik Kemenangan Berturut-turut Iga Swiatek dalam French Open 2023

Petenis putri nomor satu dunia Iga Swiatek sukses mempertahankan gelar juara di turnamen Grand Slam French Open 2023.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Liga Inggris 2023-2024 dimulai sejak 11 Agustus 2023 lalu. (Zulhar Kurniawan/Skor.id).

Liga Inggris

Liga Inggris 2023-2024: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

Berikut ini klasemen Liga Inggris 2023-2024, jadwal dan hasil per pekan serta profil klub lengkap.

Irfan Sudrajat | 15 Apr, 09:24

Liga 1 2023-2024. (M. Yusuf/Skor.id)

Liga 1

Liga 1 2023-2024: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Liga 1 2023-2024 yang terus diperbarui seiring berjalannya kompetisi, plus profil tim peserta.

Taufani Rahmanda | 15 Apr, 08:23

pemain indonesia di eropa

National

Rapor Pemain Indonesia di Eropa: Performa Impresif Thom Haye dan Elkan Baggott

Berikut rapor pemain Indonesia yang berkiprah di kompetisi Eropa pada pekan kedua April 2024.

Rais Adnan | 15 Apr, 08:01

Rapor pemain Indonesia yang berkiprah di luar negeri, lebih tepatnya di kompetisi negara Asia. (Hendy AS/Skor.id)

National

Rapor Pemain Indonesia di Asia: Nurhidayat dan Justin Hubner Berperan Bawa Timnya Menang

Berikut rapor pemain Indonesia yang berkiprah di kompetisi Asia pada pekan kedua April 2024.

Rais Adnan | 15 Apr, 07:20

Cover Piala Asia U-23 2024. (Hendy Andika/Skor.id)

Liga TopSkor

Hadapi Qatar, Alumni Liga TopSkor Bermodalkan Statistik di Liga 1 2023-2024

Laga perdana Timnas U-23 Indonesia di Piala Asia U-23 2024 menghadapi tim tuan rumah Qatar.

Sumargo Pangestu | 15 Apr, 05:33

Pembalap Gresini Racing Marc Marquez

MotoGP

Masalah Rem Depan Gagalkan Marc Marquez Menang di MotoGP Amerika 2024

Bintang Gresini Racing Marc Marquez tiba-tiba terjatuh ketika tengah memimpin balapan MotoGP Amerika 2024 di COTA.

I Gede Ardy Estrada | 15 Apr, 02:43

Pelatih Aston Villa, Unai Emery. (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id).

Liga Inggris

Rekor Unai Emery di Stadion Emirates Lebih Baik daripada Mikel Arteta dan Arsene Wenger

Unai Emery mencetak rata-rata poin per laga lebih baik di Stadion Emirates daripada Mikel Arteta dan Arsene Wenger.

Tri Cahyo Nugroho | 14 Apr, 23:35

Nurhidayat - United City FC

National

Nurhidayat Raih Kemenangan Perdana bersama United City FC di Filipina

Bek asal Indonesia, Nurhidayat Haji Haris, meraih kemenangan perdananya di kasta elite Liga Filipina, Minggu (14/4/2024).

Teguh Kurniawan | 14 Apr, 20:01

Darwin Nunez, penyerang tengah Liverpool dan Timnas Uruguay. (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

Liga Inggris

Tingkat Konversi Peluang Besar Darwin Nunez Terburuk di Eropa

Di Liga Inggris musim ini, Darwin Nunez sudah 25 kali membuang peluang besar.

Tri Cahyo Nugroho | 14 Apr, 18:09

nathan tjoe-a-on timnas indonesia

Timnas Indonesia

Nathan Tjoe-A-On Dilepas Heerenveen, Susul Timnas U-23 Indonesia ke Qatar

Nathan Tjoe-A-On akhirnya mendapat izin dari SC Heerenveen untuk memperkuat Timnas U-23 Indonesia di Piala Asia U-23 2024.

Teguh Kurniawan | 14 Apr, 17:19

Load More Articles