SKOR.id – Pertamina Enduro VR46 Racing Team telah mempresentasikan pembalap serta livery motornya untuk MotoGP musim ini di Balai Kartini, Jakarta, Indonesia, Sabtu (25/1/2025) malam.
Mereka adalah tim kelima yang memperkenalkan rider dan tunggangannya ke publik jelang MotoGP 2025. Sebelumnya, Trackhouse Racing, Aprilia Racing, Gresini Racing, dan Ducati Lenovo Team sudah lebih dulu.
Namun, VR46 menjadi tim yang pertama melakukan peluncuran di Asia, tepatnya Indonesia. Bisa dipahami ini terkait kolaborasi mereka dengan sponsor utama, yakni Pertamina Enduro.
Menghadapi MotoGP 2025, Pertamina Enduro VR46 Racing Team punya line-up pembalap yang berbeda. Fabio Di Giannantonio tidak lagi berduet dengan Marco Bezzecchi.
Ia akan tandem dengan Franco Morbidelli, menggantikan Bezzecchi yang ke Aprilia. VR46 kini juga dapat satu motor model teranyar, Desmosedici GP25, setelah Ducati dan Pramac Racing tidak lagi bekerja sama.
Mesin 2025 nanti dialokasikan untuk Di Giannantonio, sedang Morbidelli bakal mengendarai motor model tahun lalu, Desmosedici GP24, yang sudah teruji sangat kompetitif.
Dan di Jakarta, Pertamina Enduro VR46 Racing Team secara resmi meluncurkan livery untuk musim ini, dengan fluo yang menjadi ciri khas tim milik legenda MotoGP Valentino Rossi tetap menjadi warna utama.
Warna kuning kehijauan itu dipadukan dengan aksen merah dan putih, yang merupakan warna kebesaran Indonesia, yang diwakili Pertamina, pada motor maupun seragam balap VR46.
Yang menarik, pada livery kali ini juga turun menampilkan angka ikonik Rossi, 46, di bagian tengah motor, bersanding dengan nomor 49 milik Di Giannantonio serta 21 kepunyaan Morbidelli.
The Doctor memang tidak bisa hadir langsung dalam presentasi tim di Jakarta. Namun, bos VR46 tersebut menyampaikan pesannya melalui rekaman video yang diputar saat peluncuran.
“Pada tahun 2025, ekspektasi sangat tinggi mengingat kami sekarang menjadi tim kedua Ducati, pabrikan dengan motor paling kompetitif. Kami memiliki dua pembalap Italia yang kuat,” ujar Rossi.
“Franco Morbidelli yang merupakan jebolan VR46 Academy. Sangat penting bagi kami memiliki pembalap dari akademi. Kemudian ada Fabio Di Giannantonio yang sangat mahir mengendarai Ducati. Target kami adalah naik podium sebanyak mungkin dan memenangi beberapa balapan.”
“Saya suka dengan livery baru. Tahun ini kami menambahkan elemen matahari, bulan, dan angka 46. Hal-hal ini membuat motor makin spesial. Kami sangat senang bekerja sama dengan Pertamina dan bangga meluncurkan tim di Jakarta, di mana ada banyak fans yang begitu antusias.”
Hal senada disampaikan Di Giannantino. Rider kelahiran Roma, Italia ini senang karena VR46 punya banyak penggemar di Indonesia. Ia pun siap untuk bersaing dan bekerja sama dengan Morbidelli.
“Luar biasa melihat begitu banyak penggemar yang bersorak untuk kami, dan memiliki banyak pendukung dari Indonesia adalah hal yang fantastis,” tutur Diggia.
“Livery baru kami sangat menakjubkan, detail-detail kecil tahun ini membuat perubahan besar. Saya punya rekan setim baru, Franky (Morbidelli)! Saya pikir saya bisa belajar banyak darinya. Dia sudah memenangi balapan dan pernah menjadi runner-up MotoGP.”
Sementara itu, Morbidelli sendiri bangga bisa memperkuat VR46 yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pembalap. Ia bertekad bekerja keras untuk memenuhi target di musim 2025.
“Warna-warnanya indah. Saya menyukai bayangan angka 46 di belakang nomor kami. Livery-nya benar-benar cantik. Ini tim baru bagi saya, tetapi saya sudah mengenal orang-orang di dalam tim,” ujarnya.
“Membalap untuk tim Valentino Rossi sungguh luar biasa. Atmosfer tim ini fantastis. Tentu masih banyak yang perlu saya pelajari. Kami punya paket motor hebat dan saya akan bekerja sama dengan Fabio untuk meraih hasil terbaik bagi tim,” pungkas Morbidelli.