Home > National

PSSI Jalin Kerja Sama dengan FFF, 20 Pemain Timnas Putri U-17 Indonesia Dikirim ke Prancis

PSSI resmi mengumumkan kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis untuk RI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di Jakarta pada Rabu (15/4/2026).
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Federasi Sepak Bola Indonesia atau PSSI. (Grafis: Skor.id)
Federasi Sepak Bola Indonesia atau PSSI. (Grafis: Skor.id)

SKOR.id - PSSI resmi menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Prancis untuk RI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk memperkuat sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan usia dini maupun Timnas putri U-17 Indonesia.

Sebagai penegasan komitmen dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional, PSSI melakukan kolaborasi strategis dalam program bertajuk Empowering the Next Generation of Eomen's Football - From Grassroots Development to Clairefontaine.

Program tersebut diperkenalkan secara resmi oleh PSSI, FFF, dan Kedutaan Besar Prancis untuk RI dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

"Kerja sama ini bagus buat kita (Indonesia), bahwa kita bisa developing pemain muda putri kita ke level yang lebih besar," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir.

Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Melalui program ini, PSSI bersama FFF melakukan pembinaan sepak bola usia dini di Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 400 pemain putri umur 7-12 tahun terlibat dalam Coaching Clinic - Grassroots Festival pada 11-12 April 2026.

Sebanyak 60 pelatih juga mengikuti program peningkatan kapasitas kepelatihan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari sejumlah pemain nasional seraya Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung Layvin Kurzawa.

Pada sisi pengembangan kepemimpinan, Garuda Academy Executive Programme: Women’s Football & Sports Management Workshop digelar 14 April 2026 serta diikuti oleh 35 peserta perempuan yang berasal dari berbagai latar belakang dalam ekosistem sepak bola dan futsal.

Pembelajaran ini diperkuat melalui implementasi nyata pada tahap lanjutan program, di mana sebanyak 20 pemain Timnas putri U-17 Indonesia bersama lima pelatih akan mengikuti pelatihan di INF Clairefontaine, Prancis, pada 3-9 Mei 2026.

“Nantinya di sana mereka akan melakukan latihan dan ada satu pertandingan uji coba,” kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bidang Sepak Bola Perempuan, Vivin Cahyani Sungkono.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas teknis, pemahaman taktis, serta penguatan aspek mental melalui metodologi pelatihan yang diterapkan oleh FFF.

Sekaligus memberikan paparan langsung terhadap sistem pembinaan sepak bola elite yang telah melahirkan pemain kelas dunia, sehingga para peserta diharapkan dapat membawa kembali pengetahuan dan praktik terbaik guna berkontribusi pada pengembangan sepak bola putri Indonesia di masa depan.

PSSI resmi mengumumkan kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis untuk RI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di Jakarta pada 15 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)
PSSI resmi mengumumkan kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis untuk RI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di Jakarta pada 15 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)

PSSI menilai bahwa pengembangan sepak bola putri membutuhkan ekosistem yang kuat, tidak hanya dari sisi pemain, tetapi juga pelatih, administrator, dan pemimpin olahraga.

Melalui kolaborasi ini, federasi berkomitmen untuk terus membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkembang dan berprestasi di dunia sepak bola.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyambut gembira kerja sama sebagai langkah luar biasa dari federasi sepak bola kedua negara untuk saling memperkaya pengetahuan dan pengalaman.

Ia mengatakan bahwa ke depan, kerja sama tersebut tidak hanya dijalankan untuk sepak bola namun juga terbuka cabang olahraga lain. "Ini baru langkah pertama, ke depannya kami akan meningkatkannya," katanya.

Sementara itu Head of International French Football Federation, Ludovic Debru, menilai kerja sama ini sebagai hal yang sangat menarik dan terbuka untuk kolaborasi internasional.

“Sangat menarik bagi kami untuk memahami bagaimana sepak bola dikelola di Indonesia. Begitu pula bagi Indonesia, hal yang menarik adalah berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan kami, dan idenya adalah untuk mendukung tujuan sepak bola wanita,” ucapnya.

× Image