Beberapa Tim Unggulan Tersingkir dari Perburuan Juara LTS Greater Jakarta 2026

SKOR.id - Kejutan terjadi, beberapa tim unggulan tersingkir lebih cepat dalam persaingan perebutan juara Liga TopSkor Greater Jakarta 2026.
Adapun, tim-tim yang dimaksud adalah ASIOP, Fifa Farmel, dan Forsgi, pada berbagai kategori usia.
ASIOP
ASIOP U-16 yang bersaing di tier LTS 1, tampil cukup meyakinkan pada putaran pertama, dengan finis di posisi ketiga melalui raihan 19 poin. Mereka lolos ke fase gugur sebagai juara Grup C di putaran kedua, lewat torehan 7 poin.
Namun, langkah tim asuhan coach Qodrat terhenti pada babak perempat final, lantaran takluk dari Binna Banua U-16 lewat drama adu penalti dengan skor akhir 5-7. Diketahui, ASIOP U-16 membidik juara di kompetisi Liga TopSkor U-16 LTS 1 musim ini.
ASIOP U-17 juga tersingkir dari perburuan juara Liga TopSkor Greater Jakarta 2026. Tim besutan coach Maulana alias Moong itu, kalah dari Nova Arianto U-17 dengan skor 1-2 pada babak 16 besar.
Padahal mereka tampil apik di putaran pertama dan putaran kedua. Faktanya, ASIOP U-17 lolos menuju fase gugur dengan predikat juara Grup F.
Fifa Farmel
Kejutan juga terjadi untuk Fifa Farmel. Dua tim unggulan mereka di Liga TopSkor musim ini terlempar dari persaingan.
Fifa Farmel U-13 gugur di babak perempatfinal. Mereka kalah dari Young Warrior U-13 dengan skor 2-3 dalam laga bertajuk Derby Tangsel (Tangerang Selatan).
Selain itu, langkah Fifa Farmel U-17 terhenti di babak 16 besar. Itu, karena mereka takluk dari Nawasena lewat adu penalti dengan skor akhir 3-4.
Sejatinya, pada laga tersebut Fifa Farmel diperkuat pemain-pemain Timnas U-17 Indonesia, seperti Fardan Ary, Miraj Rizky, dan Fariq Rizqi. Pada adu tendangan penalti, eksekusi Fardan Ary dan Usman Ismail tidak berbuah menjadi gol.
Forsgi
Tampil impresif di putaran pertama dan kedua ternyata tidak menjadi jaminan untuk bisa melangkah jauh di Liga TopSkor 2026.
Hal itu seperti yang dialami tim Forsgi U-16 dan Forsgi U-14. Diketahui kedua tim tersebut tampil memukau sebelum masuk fase gugur.
Forsgi U-16 tidak terkalahkan dalam pertarungan di putaran pertama (LTS 1) dan putaran kedua. Mereka nyaris meraih poin sempurna di putaran pertama. Bahkan Kaka Akhdan dan kawan-lawan, sukses melibas lawan-lawan mereka pada putaran kedua.
Namun, langkah Forsgi U-16 terhenti di babak perempatfinal, setelah kalah dari Fifa Farmel lewat drama adu penalti.
Sementara, Forsgi U-14 yang berkiprah di LTS 2 juga tampil garang. Poin sempurna mereka raih di putaran pertama, yakni 33. Mereka menang dalam 11 pertandingan secara beruntun.
Bahkan, di putaran kedua Forsgi U-14 juga mengamankan 9 poin. Artinya, seluruh pertandingan berakhir dengan kemenangan.
Sayangnya catatan sempurna itu tidak berakhir dengan selebrasi juara. Forsgi U-14 kalah dari Sparta 1979 U-14 dengan skor 1-3 pada babak 16 besar. Itu membuat mereka tersingkir dari persaingan juara Liga TopSkor Greater Jakarta tahun ini.
