Home > Liga Inggris

Pemain Manchester City Dicemooh Saat Buka Puasa, Pep Guardiola Lontarkan Pembelaan

Pemain Muslim Manchester City mendapat cemoohan ketika berbuka puasa di laga melawan Leeds United, Pep Guardiola buka suara.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Grafis: Skor.id)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Pertandingan antara Leeds United vs Manchester City pada pekan ke-28 Liga Inggris menjadi sorotan.

Momen buka puasa pemain Muslim di tengah pertandingan tersebut diwarnai cemoohan pendukung Leeds United.

Pertandingan sempat berhenti, guna memberikan kesempatan bagi pemain Muslim untuk berbuka puasa.

Manchester City punya tiga pemain Muslim di daftar starting line up, mereka adalah Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, dan Omar Marmoush.

Sementara satu pemain lain, Abdukodir Khusanov duduk di bangku cadangan.

Pertandingan Leeds United vs Manchester City dihentikan sementara pada menit ke-13 untuk momen buka puasa tersebut.

Layar besar di dalam stadion juga menampilkan pesan informasi mengenai alasan pertandingan untuk sementara terhenti.

"Karena pertandingan malam ini berlangsung di bulan suci Ramadan, pertandingan dihentikan sementara untuk memberi kesempatan kepada para pemain untuk berbuka puasa," bunyi pengumuman tersebut.

Dihentikannya pertandingan untuk memberi kesempatan berbuka puasa kepada pemain Muslim, telah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu.

Namun, pendukung Leeds United justru bereaksi dengan mencemooh momen tersebut, sorakan terdengar menggema di Elland Road.

Dilansir dari Sky Sports, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyayangkan kejadian tersebut.

Menghormati agama, kepercayaan, hingga keberagaman menurutnya adalah sebuah aturan.

"Ini dunia modern, kan? Kamu tahu apa yang terjadi di dunia hari ini, kan?," ujar Pep Guardiola.

"Hormati agama, hormati keberagaman. Itulah intinya. Itu aturannya, bukan kami yang mengatakan itu. Premier League-lah yang mengatakan untuk puasa, Anda bisa meluangkan satu atau dua menit dalam pertandingan untuk melakukannya, agar para pemain bisa melakukannya."

"Jadi, ya begitulah kenyataannya. Sayang sekali," kata Pep Guardiola menambahkan.

Asisten pelatih Leeds United, Edmund Riemer, mengaku dirinya fokus pada pertandingan di sepanjang laga.

Namun, ia mengungkpkan rasa kecewa kepada para pendukung yang melakukan cemoohan pada laga tersebut.

"Saya berfokus pada permainan," ujarnya seusai pertandingan.

"Kecewa dengan sebagian pendukung dan kami belajar dari itu," ujarnya menambahkan.

Badan amal, Kick It Out, yang telah berdiri sejak 1993, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kejadian tersebut.

"Sangat mengecewakan bahwa beberapa penggemar Leeds United mencemooh ketika para pemain Manchester City berbuka puasa selama babak pertama pertandingan di Elland Road malam ini," bunyi pernyataan Kick It Out.

"Hal ini diperparah oleh kenyataan bahwa penjelasan tersebut ditampilkan di layar besar di dalam stadion."

"Menghentikan sementara permainan untuk memberi kesempatan kepada pemain Muslim untuk berbuka puasa selama Ramadan telah menjadi protokol yang disepakati selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah bagian penting dan terlihat jelas dalam menjadikan permainan ini ramah bagi pemain dan komunitas Muslim," bunyi pernyataan berikutnya.

Sumber: Sky Sports

× Image