Jomplang, Perbandingan Gaji Lionel Messi di PSG dengan Prize Money Turnamen Bulu Tangkis Dunia

Doddy Wiratama

Editor:

  • Lionel Messi dikabarkan bakal mendapat gaji 40 juta euro atau sekitar 46,8 juta dolar AS per tahun dari PSG.
  • Gaji Lionel Messi itu jauh lebih banyak dibanding total prize money yang dikumpulkan para pebulu tangkis nomor satu dunia di sepanjang karier.
  • Gaji Lionel Messi selama setahun juga masih lebih banyak ketimbang total prize money turnamen BWF dalam tiga tahun terakhir.

SKOR.id - Kabar kepergian Lionel Messi dari Barcelona jadi salah satu isu panas yang diikuti oleh banyak pencinta olahraga dalam beberapa hari terakhir.

Setelah lebih dari 20 tahun memperkuat Barcelona, Lionel Messi akhirnya harus berpisah dengan tim sepak bola profesional pertamanya itu. 

Singkatnya, masalah finansial memaksa Barcelona mengencangkan ikat pinggang dan "menyehatkan" anggaran gaji pemain dengan merelakan Lionel Messi pergi.

Lionel Messi yang sudah berstatus free transfer sejak 1 Juli 2021 pun mengucapkan salam perpisahannya ke Blaugrana pada konpers yang digelar Minggu (8/8/2021).

Tak butuh waktu lama, pemain 34 tahun itu sudah mendapat tim baru untuk melanjutkan kariernya sebagai pemain sepak bola.

Pada Rabu (11/8/2021) dini hari WIB, Lionel Messi resmi diumumkan sebagai rekrutan terbaru Paris Saint-Germain (PSG).

Seperti diberitakan Skor.id sebelumnya, PSG mengikat La Pulga dengan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan setahun.

Dilansir dari Sportbible, Messi bakal mendapat gaji dari PSG sebesar 40 juta euro per tahun atau sekitar Rp674,4 miliar. Angka yang fantastis bukan?

Banyak perbandingan yang bisa dibuat untuk menggambarkan betapa besar gaji pemilik enam trofi Ballon d'Or itu.

Skor.id pun coba membandingkan besaran gaji Lionel Messi di PSG selama setahun dengan prize money yang ada dalam persaingan bulu tangkis dunia.

Jika dikonversi ke dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS), kapten Timnas Argentina ini bakal mendapat gaji sebesar 46,8 juta per tahun.

Uang itu ternyata masih lebih banyak dibanding akumulasi prize money alias uang hadiah turnamen yang dikumpulkan para pebulu tangkis peringkat satu dunia di sepanjang karier.

Berikut prize money yang telah dikumpulkan para pebulu tangkis peringkat satu dunia di sepanjang kariernya:

NAMA (NEGARA) SEKTOR PRIZE MONEY*
Kento Momota (Jepang) Tunggal Putra 1,25 juta
Tai Tzu Ying (Taiwan) Tunggal Putri 1,7 juta
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya (Indonesia) Ganda Putra 1,67 juta
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) Ganda Putri 996 ribu
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Cina) Ganda Campuran 1,68 juta

*) Dalam dolar Amerika Serikat

Jika dijumlahkan, para pebulu tangkis nomor satu dunia "baru" mengumpulkan 7,3 juta dolar AS di sepanjang karier atau kurang dari seperempat gaji setahun Messi di PSG.

Beralih ke perbandingan lain. Gaji setahun Lionel Messi di PSG juga lebih banyak ketimbang total prize money turnamen BWF yang digelar dalam tiga tahun terakhir.

Pada musim 2019, kalender BWF yang belum terdampak Covid-19 terdiri dari 200 turnamen tetapi tak semuanya menyediakan prize money.

Ada 120 turnamen pada musim 2021 yang menyiapkan hadiah uang dengan akumulasi 15,4 juta dolar AS.

Memasuki 2020, jumlah prize money yang disediakan menurun drastis karena pandemi Covid-19 banyak membatalkan agenda turnamen, baik kecil maupun besar.

Total ada 4,195 juta dolar AS yang disiapkan sepanjang musim dengan hadiah terbesar di All England 2020 dengan 1,1 juta dolar AS

Meski kondisi berangsur pulih, situasi pandemi Covid-19 masih memengaruhi bergulirnya kompetisi bulu tangkis dunia pada musim 2021.

Sejumlah turnamen berhasil digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tetapi masih banyak yang terpaksa batal karena terlalu berisiko.

Dari catatan Skor.id, BWF telah menggelar 26 turnamen sepanjang musim ini. Prize money yang telah dibagikan ke peserta pun mencapai 4,8 juta dolar AS.

Menurut rencana, BWF masih akan menggulirkan 80 turnamen di sisa musim kompetisi 2021 dengan total hadiah uang 5,99 juta dolar AS yang tersedia di sejumlah ajang.

Jika prize money musim 2019, 2020, dan 2021 (baik yang sudah digelar maupun belum) dijumlahkan, maka akan mencapai angka 30,385 juta AS.

Jumlah hadiah uang itu ternyata masih kalah banyak dibanding gaji setahun Lionel Messi di PSG yang mencapai 46,8 juta dolar AS per tahun.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olahraga Lainnya:

Rincian Gaji Mengerikan Lionel Messi di PSG Bocor

Update Kalender BWF: 3 Turnamen Batal, 2 Ajang di Malaysia Masih Dalam Daftar Tertunda

Source: bwfbadminton.comSportbible

RELATED STORIES

Mantan Tunggal Putra Nomor 1 Dunia Mundur dari Timnas Korea Selatan

Mantan Tunggal Putra Nomor 1 Dunia Mundur dari Timnas Korea Selatan

Son Wan-ho akan tetap melanjutkan karier di level domestik.

Kecewa, Anthony Ginting Sempat Ingin Menyendiri Usai Kalah di Semifinal Olimpiade Tokyo

Kecewa, Anthony Ginting Sempat Ingin Menyendiri Usai Kalah di Semifinal Olimpiade Tokyo

Anthony Sinisuka Ginting mengungkap betapa kecewanya ia usai kalah dari Chen Long di semifinal Olimpiade Tokyo.

Viktor Axelsen Sebut 3 Tunggal Putra yang Dijadikan Inspirasi, Ada Nama Lee Chong Wei

Ada tiga pemain yang menjadi inspirasi bagi juara Olimpiade Tokyo 2020, Viktor Axelsen.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Head-to-Head Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan: Pernah Kalah 0-9!

Pernah kalah 0-9, berikut ini adalah head-to-head Timnas U-17 Indonesia saat melawan Korea Selatan.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 02:37

Bukayo Saka mencetak gol setelah memanfaatkan assist Martin Odegaard. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id).

Liga Inggris

Prediksi dan Link Live Streaming Everton vs Arsenal di Liga Inggris 2024-2025

Berikut ini adalah prediksi pertandingan dan link live streaming Everton vs Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:32

AFC

World

Termasuk Indonesia, 5 Negara Asia dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Berikut ini adalah lima negara di Asia yang punya lonjakan Ranking FIFA tertinggi untuk ranking tanggal 3 April 2025.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:15

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Piala Asia U-17 2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Piala Asia U-17 2025, yang terus diperbarui seiring berjalannya turnamen.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:54

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Prediksi dan Link Live Streaming Korea Selatan vs Indonesia di Piala Asia U-17 2025

Timnas U-17 Indonesia mengawali kiprah di Piala Asia U-17 2025 dengan bersua Korea Selatan U-17, Jumat (4/4/2025) malam WIB.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:05

Klub asal Filipina, Makati FC, yang diperkuat empat pemain Timnas putri Indonesia pada PFF Womens Football League 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

4 Pemain Timnas Putri Indonesia Gabung Klub Filipina di PFF Womens Football League 2025

Tiga pemain Timnas putri Indonesia bahkan langsung unjuk gigi bersama Makati FC di PFF Womens Football League 2025.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 14:04

Honor of Kings (Jovi Arnanda/Skor.id)

Esports

Aksi Mulia Komunitas Honor of Kings di Hari Raya

Honor of Kings mengajak komunitasnya untuk turut serta dalam program donasi yang digelar melalui acara Ramadhan Livestream Fest.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 14:03

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Yusuf/ Skor.id)

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Erick Thohir Tegaskan Terus Kejar 100 Besar

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons peningkatan peringkat Timnas Indonesia pada Ranking FIFA terbaru.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 11:44

ragnar oratmangoen timnas

National

Ragnar Oratmangoen Beri Bantuan untuk Anak-anak di Gaza Rayakan Lebaran Idulfitri 2025

Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, memberikan bantuan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan bermain.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 10:05

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Liga 1 2024-2025. (Hendy Andika/Skor.id)

Liga 1

Liga 1 2024-2025: Tiga Tim Dipastikan Aman dari Degradasi

Liga 1 2024-2025 menyisakan tujuh pekan lagi, dan tiga tim sudah dipastikan tidak akan terdegradasi.

Rais Adnan | 03 Apr, 09:00

Load More Articles