Home > World

Dipecat setelah Menang 8-0, Filipe Luis Kini Bantu AS Monaco Bungkam PSG

Kiprah Filipe Luis, berawal dipecat setelah menang 8-0, kini pimpin AS Monaco kalahkan PSG di Liga Prancis.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Filipe Luis mulai bersinar bersama AS Monaco. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:
Filipe Luis mulai bersinar bersama AS Monaco. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Pelatih AS Monaco, Filipe Luis, kini mulai menebar ancaman di Eropa, khususnya di kompetisi Liga Prancs (Ligue 1).

Terbaru, Filipe Luis memimpin AS Monaco saat mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG), pada pertandingan ketiga Liga Prancis.

AS Monaco mencuri kemenangan 2-1 atas PSG di Stadion Parc des Princes, Sabtu (5/9/2026) pukul 02.05 dini hari WIB.

Sempat tertinggal 0-1 melalui Marquinhos (31'), AS Monaco membalas dua gol melalui Nazinho (58'), dan Idumbo (72').

Baca Juga: Rekor di Liga Champions Edisi Klub di Fase Liga atau Fase Grup

Baca Juga: FIFA Balik Serang UEFA, Tuduh Lakukan Kampanye Hitam terhadap Gianni Infantino

Berkat kemenangan ini, anak asuh Filipe Luis memimpin klasemen Liga Prancis 2026-2027 dengan poin sempurna, 9, dari tiga pertandingan.

Filipe Luis baru bergabung dengan AS Monaco sebagai pelatih, pada bulan Juli 2026 ini.

Pelatih asal Brasil itu menggantikan peran yang sebelumnya ditempati oleh Sebastien Pocognoli.

Sejauh ini, Filipe Luis membantu AS Monaco menang lima kali dalam lima laga beruntun di berbagai kompetisi.

Selain tiga pertandingan perdana di Liga Prancis (termasuk melawan PSG), AS Monaco juga menang dua kali di babak kualifikasi UEFA Conference League melawan Gronik Zabrze.

Sebelumnya, Filipe Luis sempat mencuri perhatian bersama Flamengo, salah satu klub raksasa Brasil.

Bersama Flamengo, karier Filipe Luis mulai menjadi perhatin, tak hanya soal prestasi tetapi juga kontroversi yang mengiringinya.

Meski bergelimang prestasi bersama Flamengo, Filipe Luis tak lepas dari pemecatan mendadak.

Pada Maret 2026, Filipe Luis dipecat dari posisinya sebagai pelatih Flamengo, meski timnya baru saja menang 8-0 atas Madureira.

Kemenangan 8-0 ini membuat Flamengo unggul agregat 11-0 atas Madureira di semifinal Campenotano Carioca.

Namun, kesuksesan ini tak menjamin nasibnya aman, berbagai masalah sebelumnya membuat Filipe dipecat.

Pada awal musim 2026, performa Flamengo sempat merosot, sehingga ekspektasi besar para pendukung tidak terpenuhi.

Ditambah lagi ada masalah yang melibatkannya dengan pihak manajemen klub, setelah ia melakukan pembicaraan dengan klub lain.

Filipe disebut melakukan negosiasi rahasia degan BluCo, konsorsium yang menjadi pemilik Chelsea dan Strasbourg, di tengah proses perpanjangan kontrak dengan Flamengo.

Negosiasi ini membuat manajemen Flamengo murka, sekaligus menjadi penyebab keretakan hubungan kedua belah pihak.

Sederet prestasi yang ia raih sebelumnya seakan tak berarti, sejak September 2024, dirinya telah mempersembahkan 7 trofi dalam 100 pertandingan.

Prestasi tersebut termasuk Copa Libertadores 2025, di mana ia mencatat sejarah sebagai orang kesembilan yang memenangkan ajang ini sebagai pemain dan pelatih.

Filipe Luis tidak asing dengan sepak bola Eropa, ia pernah membela Ajax, Real Madrid Castilla, Deportivo la Coruna, Atletico Madrid, hingga Chelsea.

Ia menutup kariernya sebagai pemain pada awal Januari 2024 di Flamengo, sebelum kemudian menjadi pelatih tersebut.

Sumber: Goal, Transfermarkt

× Image