Berlatih ke Prancis hingga Tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026, Garuda Pertiwi Apresiasi Dukungan Penuh PSSI

SKOR.id - Perjalanan para pemain muda Garuda Pertiwi beberapa bulan terakhir telah menjadi pengalaman berharga, terutama dalam proses membangun masa depan sepak bola putri Indonesia.
Mulai dari merasakan atmosfer pusat pelatihan sepak bola elite Prancis di National Football Centre Clairefontaine pada 3-9 Mei lalu, hingga mengikuti ajang internasional Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah, pertengahan Agustus.
Bagi para pemain, dua pengalaman tersebut memberi makna yang lebih besar dari sekadar agenda pertandingan.
Mereka kini mendapatkan ruang berkembang sebagai pesepak bola, sekaligus membuktikan bahwa sepak bola putri di tanah air makin mendapat perhatian.
Training camp di Clairefontaine, misalnya, memberikan kesempatan kepada para pemain untuk melihat secara langsung bagaimana pemain muda dipersiapkan dalam sistem pembinaan sepak bola Prancis.
Mereka belajar mengenai metode latihan, disiplin, pemahaman permainan, serta tuntutan yang harus dimiliki untuk bisa bersaing di level internasional.
Sementara, melalui Srikandi Merdeka Cup, para pemain Garuda Pertiwi mendapatkan kesempatan untuk menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam pertandingan nyata.
Menghadapi tim-tim dari berbagai negara menjadi ujian penting untuk mengukur kemampuan sekaligus mengetahui aspek permainan yang masih perlu dikembangkan.
Mendapat jalur yang jelas untuk mengembangkan potensi diri, dan diperkenalkan dengan standar, lawan, serta atmosfer sepak bola yang berbeda, membuat para pemain Timnas Putri U-17 Indonesia senang.
Mereka tak lupa memberikan apresiasi kepada PSSI, yang dinilai makin memberikan ruang dan perhatian terhadap pembinaan sepak bola putri, khususnya kelompok usia muda.
“Saya merasa sangat senang karena sepak bola perempuan sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Terima kasih untuk Bu Vivin (Cahyani) dan Pak Erick Thohir,” ujar kiper Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumy.
“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, Bu Vivin karena sudah memberikan kesempatan, khususnya kepada sepak bola putri Indonesia. Harapan selanjutnya semoga semakin banyak TC, kompetisi dan kesempatan internasional untuk sepak bola putri Indonesia,” winger belia, Shifana Nadhifa menambahkan.
Bagi gelandang Nafeeza Ayasha Nori, kesempatan menjalani training camp di Paris menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakan.
Dia merasa mendapatkan banyak pelajaran baru yang kemudian bisa dibawa ke dalam pengalaman bertanding bersama Garuda Pertiwi, termasuk di Srikandi Merdeka Cup 2026.
Sementara, duo kembar Jazlyn Kayla Firyal dan Jezlyn Kayla Azkha menilai pengalaman tampil dalam kompetisi internasional membuat para pemain merasa makin diperhatikan sekaligus termotivasi untuk berkembang.
Menurut mereka, ini bagian penting dari perjalanan para pemain muda untuk meningkatkan kemampuan sebelum suatu hari mengenakan seragam Timnas Putri Indonesia di level yang lebih tinggi.
“Sekali lagi, kami ingin berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan Bu Vivin serta PSSI yang sudah memberikan kami kesempatan di kompetisi Srikandi Cup," kata Jazlyn.
"Kami sebagai pesepak bola putri Indonesia pasti sangat senang karena semakin diberi kesempatan dan kami diperhatikan. Kami merasa diberikan kesempatan untuk berkembang," pungkasnya.
Seluruh pemain Timnas Putri U-17 Indonesia punya tekad yang sama untuk terus bekerja keras demi mengharumkan nama bangsa.
Mereka ingin membuktikan bahwa sepak bola putri tanah air mampu juga berbicara di panggung dunia.
Sumber: PSSI
