Home > Other Sports

Serapan Anggaran Sampai 90 Persen, Menpora Siapkan Blue Print Kepemudaan hingga 100 Tahun ke Depan

Hal itu Menpora sampaikan saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia atau Menpora RI. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id) Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia atau Menpora RI. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id) Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Menpora Erick Thohir mempersiapkan blue print kepemudaan nasional hingga 100 tahun kedepan.

Hal itu Menpora sampaikan saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

“Untuk kepemudaan, di pembicaraan awal dengan Komisi X sendiri, bagaimana kita harus mempersiapkan blue print kepemudaan. Kalau Bapak Ibu ingat , pertama kali saya sudah angkat isu itu. Dan Alhamdulillah dari beberapa diskusi dengan pakar yang kita bentuk, kita melihat tahun 2028 adalah peringatan 100 tahun sumpah pemuda, artinya 100 tahun ke depan apa benar strategi kepemudaan kita sama dengan 100 tahun yang lalu. Saya yakin sangat berbeda,” ujar Menpora Erick mengawali penjelasannya tentang memperjuangkan peningkatan kualitas pemuda Indonesia.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Kylian Mbappe Tak Berhenti Cetak Sejarah, Prancis Maju ke Semifinal

Kebutuhan menciptakan sosok pemuda yang bisa menjadi pemimpin bangsa di masa depan menjadi alasan utama dibutuhkannya blue print untuk menjadi pedoman penguatan karakter hingga 100 tahun ke depan, sekaligus untuk mengolah bonus demografi sebagai potensi kedigdayaan Indonesia.

“Di situlah kenapa sangat diperlukan blue print baru, apalagi dari data-data terbaru sekarang 23,8 persen dari populasi kita itu 64 juta pemuda, dan kalau kita lihat indeks kepemudaan terjadi stagnan atau lambat baseline mengenai kepemudaan. Tentu jangan sampai demografi yang seharusnya menjadi bonus bangsa agar menjadi lebih kuat ke depannya justru malah menjadi kontra produktif karena kita tidak menyiapkan kepemudaan yang kompetitif,” tambah Menpora Erick.

Komisi X DPR RI dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi terhadap capaian realisasi anggaran Kemenpora pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (APBN TA) 2025 atas pagu revisi sebesar 91,59 persen atau sebesar Rp 2.206.188.883.295 dari pagu sebesar Rp 2.408.834.380.000.

"Komisi X DPR RI mengapresiasi realisasi anggaran Kemenpora sebesar 91,59 persen. Selanjutnya Komisi X D DPR RI mengharapkan capaian realisasi tersebut dapat ditingkatkan pada TA 2026," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani saat memimpin Raker, di Ruang Sidang Komisi X Gedung Nusantara 1 Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

× Image