Home > Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Dibagi Dua oleh John Herdman, Egy Maulana Vikri Sambut Baik Ketatnya Persaingan

Egy Maulana Vikri hanya masuk Timnas Indonesia persiapan Piala AFF 2026, tidak dibawa untuk FIFA Matchday periode Juni 2026.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Egy Maulana Vikri dengan seragam Dewa United FC. (Grafis: Skor.id)
Egy Maulana Vikri dengan seragam Dewa United FC. (Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Penyerang Dewa United FC, Egy Maulana Vikri, menyambut baik ketatnya persaingan di skuad Timnas Indonesia, dengan banyaknya pemain yang ada.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diketahui “membagi” skuad Garuda untuk dua ajang berbeda yang dijalani dan tidak ada masalah soal sumber daya pemain.

Yakni ada skuad yang menjalani persiapan menuju ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, yang menjalani training center (TC) pertama pada 26-30 Mei 2026.

Kemudian terdapat skuad yang melakoni pemusatan latihan setelahnya, yaitu Timnas Indonesia yang disiapkan untuk menjalani agenda FIFA Matchday periode Juni 2026.

Baca Juga: Piala AFF U-19 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: 23 Pemain Timnas Indonesia buat FIFA Matchday Juni 2026, Mathew Baker Berpeluang Debut Senior

Skuad Garuda untuk ASEAN Championship 2026 diisi para pemain dari kompetisi domestik, lantaran turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender internasional FIFA.

Sedangkan untuk masuk Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026, para pemain di liga lokal harus bersaing dengan diaspora atau yang berkarier di luar negeri.

Bagi Egy Maulana Vikri, walaupun hanya masuk skuad Garuda persiapan Piala AFF 2026, tetap menyambut baik ketatnya persaingan pemain untuk membela negara.

Menurutnya, ketatnya persaingan untuk masuk Timnas Indonesia sangat bagus karena akan berujung pada penampilan terbaik yang bisa ditunjukkan di lapangan.

"Saya tidak masalah. Semakin ketat ya semakin bagus untuk Indonesia,” katanya usai mengikuti agenda promosi film Timnas Indonesia di Stadion ASIOP, Jakarta.

“Karena siapa pun itu, siapa pun pemainnya, mau bagaimana pun pemainnya, mau dari mana pun pemainnya, seketat itu ya sangat bagus," Egy melanjutkan.

Pemain berusia 25 tahun itu sudah memiliki 29 caps dengan catatan delapan gol dan tiga assist bersama timnas Indonesia, sejak debut Januari 2018 di era pelatih Luis Milla.

Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat jumpa media usai menghadiri acara coaching clinic menuju The Longest Wait di ASIOP Stadium, Jakarta, pada 2 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id) Sumber:
Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat jumpa media usai menghadiri acara coaching clinic menuju The Longest Wait di ASIOP Stadium, Jakarta, pada 2 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id) Sumber:

Namun usai pelatih asal Spanyol itu angkat kaki, ia keluar-masuk skuad Garuda dalam dua era kepelatihan setelahnya, yaitu saat dilatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Pada era John Herdman, Egy belum pernah menjalani laga untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya ia tak dipanggil pada Mei 2026 ketika Garuda tampil di FIFA Series 2026.

Saat itu ada dua pertandingan, lawan Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria. Begitu pula untuk dua duel terdekat menghadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026.

Namun pemain yang pernah berkarier di Polandia itu punya peluang dalam waktu dekat, sebab ASEAN Championship 2026 bakal berlangsung pada akhir Juli 2026.

"Lebih baik membuat pelatih pusing untuk membuat siapa yang terbaik (yang dipilih) untuk Indonesia menjadi lebih baik,” ucap Egy pada Selasa (2/6/2026).

“Dan jika persaingan ketat terus terjadi, insyaallah semoga bisa menjadi juara dan lolos ke Piala Dunia, serta di kompetisi Asia lancar semuanya," ia memungkasi.

× Image