Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Waspadai Ancaman Duo India di Partai Puncak

SKOR.id - Tujuh bulan menanti, tepatnya sejak pengujung Oktober 2025 di French Open, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjejak lagi di final BWF World Tour.
Kali ini, ganda putra Indonesia tersebut berhasil melaju ke partai puncak Singapore Open 2026.
Kepastiannya didapat usai menyingkirkan unggulan kelima asal Cina, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada duel semifinal di Singapore Indoor Stadium, Sabtu (30/5/2026).
Tak tanggung-tanggung, Fajar/Fikri menang telak 23-21, 21-4, dengan gim kedua merupakan salah satu performa paling dominan mereka sejak disatukan PBSI.
Pada satu titik, pasangan Indonesia ini bahkan mampu memimpin 12-0 sebelum duo Cina pecah telur.
"Perasaannya pasti senang, bersyukur, alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dengan sehat, dan juga kemenangan. Tadi, khususnya di gim pertama, tidak mudah, banyak kejar-mengejar poin. Mereka juga sama, bermain di depan net, mengadu di depan kuncinya. Jadi memang sedikit krusial di gim pertama ketika kami bisa memenangkan adu setting," kata Fajar.
"Mereka mempunyai tipe permainan yang komplit, dengan Wang Chang sebagai playmaker dan Liang Wei Keng sebagai eksekutor di belakang. Mereka sungguh luar biasa, tapi hari ini mereka terlihat kesulitan karena kondisi bola yang cukup kencang dan kondisi lapangan sangat berangin. Kami bisa lebih memanfaatkan situasi," tambahnya.
Fajar/Fikri kini selangkah lagi angkat trofi juara. Jika berhasil, itu akan menjadi gelar perdana tahun ini, dan secara keseluruhan titel kedua setelah China Open 2025.
Namun, mewujudkan hal itu takkan mudah. Pasangan elite lainnya sudah menanti di partai puncak.
Mereka adalah Satwikasairaj Rankireddy/Chirag Shetty, duo India yang berhasil menjungkalkan ganda nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, di semifinal.
Rankireddy/Shetty punya power luar biasa, jadi Fajar/Fikri harus selalu siap mengantisipasi pukulan-pukulan roket dari sang lawan.
Soal head to head pun ketat. Mereka sudah bertemu tiga kali sejak tahun lalu, dan Fajar/Fikri hanya unggul tipis 2-1.
Positifnya, pertemuan terakhir dimenangi ganda Indonesia, tepatnya di Malaysia Open 2026, Januari lalu. Itu menjadi modal bagus.
"Di final tidak akan mudah lawan Satwik/Chirag. Tadi pun kami berdua datang lebih awal ke arena untuk melihat permainan mereka melawan Kim/Seo, dan sangat luar biasa," kata Fikri.
"Tapi itu tidak membuat kami gentar, kami akan coba yang terbaik, semoga hasilnya maksimal," dia memungkasi.
Apabila menjadi juara di Singapore Open 2026, itu akan menjadi gelar BWF World Tour Super 750 perdana bagi Fajar/Fikri.
Sumbe: PBSI
