Home > Liga Italia

Rekap Liga Italia 2025-2026: Juara, Top Skor, Top Assist, Tiket Eropa, dan Degradasi

Berikut ini rekap semusim Liga Italia 2025-2026, dari juara, top skor dan assist, perolehan tiket Eropa hingga degradasi.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Rekap Liga Italia 2025-2026, dari juara, top skor, hingga catatan nirbobol. (Grafis: Skor.id) Sumber:
Rekap Liga Italia 2025-2026, dari juara, top skor, hingga catatan nirbobol. (Grafis: Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Mari kita rekap apa saja yang terjadi di kompetisi Liga Italia (Serie A) musim 2025-2026.

JUARA

Inter Milan berhasil keluar sebagai juara musim ini, sempat bersaing dengan Napoli dan AC Milan, I Nerazzurri menunjukkan performa lebih konsisten hingga akhir musim.

Total Inter Milan mengumpulkan 87 poin dalam 38 pertandingan, hasil dari 27 kemenangan, enam kali imbang, dan lima kekalahan.

Gelar ini menjadi yang ke-21 dalam sejarah penampilan Inter Milan di kasta tertinggi Liga Italia.

Sebelumnya, gelar Scudetto terakhir Inter Milan mereka raih pada musim 2023-2024 lalu.

Baca Juga: Emil Audero: Degradasi, tetapi Bisa Main di Liga Champions Musim Depan

Baca Juga: Rekap Liga Inggris 2025-2026: Juara, Top Skor, Top Assist, Tiket Eropa, dan Degradasi

Secara keseluruhan, Inter Milan menjadi tim dengan catatan gelar Liga Italia terbanyak kedua, setelah Juventus.

Juventus masih menjadi yang terbanyak dengan perolehan 36 gelar, tetapi terakhir kali meraihnya di musim 2019-2020.

TIKET EROPA

Inter Milan, Napoli, AS Roma, dan Como mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

AC Milan dan Juventus yang sempat bersaing di zona Liga Champions justru harus puas dengan bermain di Liga Europa musim depan.

Hasil buruk di pekan-pekan akhir membuat peringkat AC Milan dan Juventus merosot.

Pada pertandingan pekan terakhir, Como meraih kemenangan penting 4-1 atas Cremonese yang resmi terdegradasi, sedangkan AS Roma menang 2-0 atas Verona.

Di laga lain, AC Milan justru kalah 1-2 dari Cagliari di kandang, sedangkan Juventus hanya bermain imbang 2-2 melawan Torino.

Satu tiket lain di UEFA Conference League direngkuh Atalanta yang finis di peringkat ketujuh dengan 59 poin.

DEGRADASI

Cremonese yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, harus terdegradasi setelah kalah 1-4 dari Como. Ditambah di laga lain Lecce juga menang 1-0 atas Genoa.

Cremonese finis di peringkat ke-18 dengan 34 poin dari 38 pertandingan. Mereka terpaut selisih cukup jauh dari Verona yang mengoleksi 21 poin.

Sementara itu Pisa berada di posisi juru kunci setelah hanya mengumpulkan 18 poin.

Pisa juga menjadi tim dengan jumlah kemenangan paling sedikit (2), kekalahan terbanyak (24), serta kebobolan terbanyak (71).

TOP SKOR, ASSIST, DAN NIRBOBOL

Lautaro Martinez menjadi top skor Liga Italia musim ini, dengan catatan 17 gol untuk Inter Milan.

Total Lautaro Martinez mencatatkannya dalam 30 pertandingan, jumlah golnya mengungguli penyerang Como, Anastasios Douvikas (14 gol dalam 38 laga), dan penyerang AS Roma Donyell Malen (14 gol dalam 18 lagta).

Rekan setimnya di Inter Milan, Federico Dimarco, membuat catatan assist terbanyak dengan jumlah 18, unggul dua kali lipat dari pesaing terdekat.

Jesus Rodriguez (Como), Nicolo Barella (Inter Milan), dan Armand Lauriente (Sassuolo) masing-masing membuat sembilan assist.

Sementara itu penjaga gawang Como, Jean Butez, membuat catatan clean sheets terbanyak, yaitu 19 kali.

Jean Butez melakukannya dalam 38 pertandingan bersama Como, atau dengan persentase 50 persen.

Ia unggul dari penjaga gawang AS Roma, Mile Svilar yang membuat 18 clean sheets, serta penjaga gawang Inter Milan, Yann Sommer dengan catatan 16 clean sheets.

Sumber: Transfermarkt

× Image