Home > National

Buntut Ricuh Pasca Hadapi Ratchaburi di Stadion GBLA, Persib Dapat Sanksi Berat dari AFC

Persib Bandung dijatuhi sanksi oleh AFC akibat ricuh suporter pasca laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026, Februari lalu.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
AFC Champions League 2 2025-2026. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
AFC Champions League 2 2025-2026. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Persib Bandung akhirnya menerima sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Itu buntut ricuh suporter yang terjadi pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 kontra Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 18 Februari lalu.

Sebagai pengingat, kala itu Persib berhasil menang 1-0 atas sang wakil Thailand. Tapi mereka tetap gugur karena sebelumnya tumbang 0-3 di markas lawan.

Segelintir oknum suporter yang tak puas dengan keputusan wasit pada laga tersebut lantas menyerbu lapangan usai peluit panjang, menciptakan kericuhan.

Kini, Komite Disiplin dan Etik AFC sudah selesai melakukan investigasi terhadap insiden tersebut. Mereka merilis dokumen resmi soal pelanggaran dan hukuman yang bakal diterima Persib.

Ada tiga pelanggaran utama yang ditemukan AFC pada pertandingan Persib kontra Ratchaburi FC di Stadion GBLA, melibakan suporter hingga panpel.

Suporter Persib disebut membawa barang terlarang macam flare dan kembang api, melempar sejumlah benda yang dapat membahayakan, merusak properti stadion, melontarkan kata-kata tak pantas kepada lawan dan ofisial pertandingan, serta menerobos turun ke lapangan.

Sementara, panpel Persib dinilai gagal menjaga suasana kondusif sepanjang laga dan tak mampu mengamankan suporter.

Mereka juga disebut tak mampu men-steril-kan jalur evakuasi buat pemain dan ofisial setelah diblokir oleh suporter yang marah.

Berdasarkan pelanggaran-pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan denda sebesar 200 ribu dolar AS (sekitar Rp3,5 miliar) kepada Persib.

Selain itu, Maung Bandung juga diwajibkan melakoni dua laga kandang tanpa kehadiran penonton. Itu berlaku pada pertandingan mereka berikutnya di kancah Asia.

Namun, yang akan langsung diterapkan adalah laga pertama. Sementara, untuk hukuman laga kandang kedua, ada masa percobaan selama dua tahun.

Jika pada periode tersebut kembali terjadi pelanggaran serupa, laga tanpa penonton untuk kali kedua langsung aktif.

Mengingat Persib sedang memimpin Super League 2025-2026, hampir dipastikan mereka tampil lagi di kompetisi AFC musim depan.

Sanksi ini sudah pasti bakal mempengaruhi sepak terjang mereka di awal musim, di samping pukulan finansial.

Sumber: AFC

× Image