Home > Esports

CEO RRQ Sebut Timnya Tak Mungkin Ganti Pelatih

Banyak desakan dari para fans terutama untuk memecat pelatih RRQ Hoshi saat ini yakni Khezcute.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
RRQ Sumber:Grafis: Jovi Arnanda/SKOR.id
RRQ Sumber:Grafis: Jovi Arnanda/SKOR.id

SKOR.id - Performa RRQ Hoshi di ajang MPL ID Season 17 tengah menjadi sorotan tajam.

Tim berjuluk “Raja dari Segala Raja” tersebut belum juga meraih satu kemenangan pun.

Hasil ini tentu jauh dari ekspektasi para penggemar, mengingat reputasi besar RRQ sebagai salah satu tim tersukses di skena Mobile Legends Indonesia.

Meski belum mampu mencatatkan kemenangan, ada sedikit angin segar yang mulai terlihat. Pada pekan ketiga dan keempat, RRQ Hoshi menunjukkan perkembangan dari segi permainan.

Mereka tidak lagi kalah tanpa perlawanan seperti di dua pekan awal, melainkan sudah mampu memberikan tekanan dan bahkan mencuri poin dari lawan. Perubahan ini menjadi indikasi bahwa proses adaptasi tim masih terus berjalan.

Situasi ini pun turut mendapatkan perhatian langsung dari CEO RRQ, Andrian Pauline. Dalam pernyataannya, Pak AP menanggapi berbagai kritik yang datang dari fans, termasuk tuntutan untuk mengganti pelatih Khezcute. Namun, ia dengan tegas menolak opsi tersebut dalam waktu dekat.

Menurut Pak AP, keputusan untuk mempertahankan Khezcute bukan tanpa alasan. Ia menilai sang pelatih telah memberikan kontribusi besar sejak bergabung dengan tim. Di tengah kondisi RRQ yang sempat tidak stabil, Khezcute berhasil membawa tim lolos ke turnamen internasional bergengsi seperti EWC dan M-Series. Hal ini menjadi bukti bahwa kapasitasnya sebagai pelatih tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Ganti pelatih? Ya begini guys, saya sama Khezcute (saya) jujur saja ya. Saya sama Khezcute itu punya hubungan yang bagus, begitu. Khezcute datang dan saya respect dia. Waktu dia datang tim kita juga tidak lagi bagus-bagus banget, bukan? Dan dia, berhasil kasih kita (lolos) EWC, dia berhasil kasih kita (lolos) M6. Meskipun ya, terakhir (kita) tidak lolos playoff,” ucap Pak AP.

Lebih lanjut, Pak AP juga menekankan bahwa performa buruk RRQ Hoshi saat ini bukan semata-mata kesalahan pelatih. Ia melihat adanya faktor lain, terutama dari sisi performa pemain yang dinilai belum maksimal. Karena itu, ia menilai solusi terbaik adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh, bukan mencari kambing hitam.

Pendekatan ini mencerminkan filosofi manajemen RRQ yang mengedepankan proses dan kebersamaan. Alih-alih mengambil keputusan instan, Pak AP memilih untuk memberikan waktu dan kepercayaan kepada tim untuk bangkit. Ia percaya bahwa masalah yang ada harus diselesaikan bersama, baik oleh pelatih maupun para pemain.

Dengan sisa musim yang masih panjang, peluang RRQ Hoshi untuk bangkit sebenarnya belum sepenuhnya tertutup. Konsistensi perbaikan performa akan menjadi kunci utama jika mereka ingin kembali bersaing dan mengamankan tempat di babak playoff. Kini, publik hanya tinggal menunggu apakah RRQ mampu membalikkan keadaan atau justru semakin terpuruk di MPL ID S17.

× Image