Home > National

David Nascimento Resmi Ditunjuk sebagai Kepala Akademi PSSI dan Pelatih Garuda United, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Berikut profil dan rekam jejak dari David Nascimento yang ditunjuk sebagai Kepala Akademi PSSI dan Pelatih Garuda United.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
David Nascimento, Head of Academy PSSI dan Pelatih Garuda United. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
David Nascimento, Head of Academy PSSI dan Pelatih Garuda United. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - PSSI akhirnya mengumumkan siapa yang menduduki jabatan Head of Academy (Kepala Akademi). Adalah pelatih berkebangsaan Portugal David de Sousa Nascimento yang dipastikan menempati posisi tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, melalui akun Instagramnya, Kamis (16/4/2026) malam WIB. Dalam unggahannya tersebut, Alexander Zwiers juga mengungkapkan David Nascimento tidak hanya menjadi Kepala Akademi PSSI.

“Sambutan hangat untuk David Nascimento sebagai Kepala Akademi PSSI dan Pelatih Garuda United (angkatan kelahiran, red.) 2010,” tulis Zwiers, dalam unggahannya tersebut.

Lantas seperti apa sosok dari David Nascimento? Berikut ulasan profil dan rekam jejaknya:

David Nascimento merupakan pria kelahiran Sao Vicente, Tanjung Verde, 16 Maret 1966. Namun dia juga memiliki paspor Portugal. Sebelum meniti karier kepelatihan, ia merupakan seorang bek tangguh yang mencatatkan lebih dari 500 pertandingan profesional sepanjang kariernya.

Nascimento mengawali karier profesionalnya sejak usia 17 tahun di Portugal bersama Vitória de Setúbal. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Vitória de Guimarães sebelum merantau ke Belanda.

Kariernya di Negeri Kincir Angin dimulai saat bergabung dengan RKC Waalwijk pada musim 1991-1992. Setelah itu, ia memperkuat Roda JC dan sempat mendapat panggilan ke Tim Nasional Portugal. Meski tidak ada caps yang dicatatkannya.

Puncak kariernya sebagai pemain terjadi saat membela FC Utrecht selama empat musim (1994-1998), di mana ia berkembang menjadi pemain kunci. Ia kemudian kembali ke RKC dan dipercaya sebagai kapten tim, sebelum menutup karier bersama RBC Roosendaal dan Sparta Rotterdam.

Nascimento memutuskan pensiun pada usia 38 tahun, menutup perjalanan panjangnya sebagai pemain dengan lebih dari 500 penampilan resmi.

Usai gantung sepatu, Nascimento langsung terjun ke dunia kepelatihan dengan menangani tim U-15 Sparta Rotterdam pada musim 2004–2005. Bersama tim muda tersebut, ia sukses menjuarai Nike Tournament dan menghadapi klub-klub elite Eropa seperti Sporting CP, Manchester United, dan Juventus.

Kariernya kemudian menanjak cepat. Ia sempat dipercaya menangani tim utama Sparta Rotterdam dan sukses membawa klub tersebut promosi ke Eredivisie. Pengalamannya semakin kaya saat menjadi bagian dari staf pelatih di AZ di bawah arahan Louis van Gaal.

Nascimento juga pernah melatih tim U-18 FC Utrecht yang finis sebagai runner-up kompetisi nasional, serta menjadi asisten pelatih tim utama hingga 2008. Pada 2009, ia resmi mengantongi lisensi kepelatihan tertinggi, UEFA Pro License.

Perjalanan Nascimento tidak hanya terbatas di Eropa. Ia juga mengembangkan karier di berbagai negara, termasuk Afrika dan Amerika Utara.

Ia pernah menjabat sebagai Head of Youth Development di klub Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns, serta menjadi asisten pelatih di klub Meksiko, Guadalajara, mendampingi John van ‘t Schip.

Selain itu, ia juga sempat menangani Tim Nasional Malta U-19 sebelum akhirnya dipercaya menjadi pelatih kepala FC Eindhoven pada 2018.

Pada Oktober 2021, Nascimento ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Putri Yordania, menambah pengalaman internasionalnya dalam menangani sepak bola wanita. Pada masa ini lah dia pernah bekerja sama dengan Alexander Zwiers, yang ketika itu masih menjabat sebagai Direktur Teknik Yordania.

Terakhir, ia sempat menjabat sebagai pelatih kepala FC Den Bosch mulai Juli 2024, sebelum kini dipercaya mengemban peran baru di Indonesia.

Selain sebagai pelatih, Nascimento juga memiliki pengalaman di level manajerial. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Teknik klub asal Siprus, APOEL, pada 2014.

Pengalaman ini menjadi nilai tambah penting dalam perannya sebagai Head of Academy PSSI dan pelatih Garuda United, yang menuntut tidak hanya kemampuan melatih, tetapi juga merancang sistem pembinaan jangka panjang.

Dengan latar belakang sebagai pemain berpengalaman, pelatih berlisensi UEFA Pro, serta rekam jejak internasional yang luas, kehadiran David Nascimento diharapkan mampu membawa standar baru dalam pengembangan akademi sepak bola Indonesia.

Perannya akan krusial dalam mencetak generasi pemain muda berkualitas, sekaligus menjadi fondasi penting menuju target besar sepak bola Indonesia di masa depan.

Sumber: Instagram Alexander Zwiers dan Wikipedia

× Image