Home > National

Enam Klub Tertarik Ikut, Uji Coba Liga Putri Direncanakan Bergulir Oktober 2026

PSSI akhirnya membuka kembali harapan bakal digulirkannya Liga Putri pada tahun ini.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi sepak bola wanita Indonesia. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id) 
Ilustrasi sepak bola wanita Indonesia. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - PSSI akhirnya membuka kembali harapan bakal digulirkannya Liga Putri. Seperti diketahui, terakhir kali Liga Putri diselenggarakan adalah pada 2019 yang bertajuk Liga 1 Putri. Ketika itu, yang menjadi juara adalah Persib Putri.

Itu menjadi yang pertama kali digelar dan hingga saat ini belum digulirkan kembali oleh PSSI. Tapi, harapan untuk bergulirnya kompetisi sepak bola putri di Indonesia kembali diapungkan pada tahun ini. Setidaknya, hal itu yang diungkapkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“Ya mudah-mudahan nanti Liga (I.League) juga akan segera mengumumkan kalau ada nanti Liga Putri di bulan Oktober sebagai uji coba, tapi biar Liga yang bicara, karena itu payungnya di sana,” kata Erick Thohir kepada wartawan, di sela-sela acara diskusi yang digelar PSSI Pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurut Erick, sebelumnya PSSI sempat merencanakan Liga Putri digelar lebih cepat, yakni pada April atau Mei. Namun, sejumlah pertimbangan, termasuk kesiapan klub, membuat rencana tersebut disesuaikan.

“Dari Liga, kemarin responsnya sudah ada enam klub yang tertarik untuk partisipasi di Liga Putri sebagai percobaan pada bulan Oktober. Kalau tidak salah begitu,” ungkapnya.

Erick menegaskan bahwa pembentukan Liga Putri tidak bisa dilepaskan dari upaya pembinaan yang saat ini terus berjalan. Ia menyebut, keberadaan talenta muda menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola wanita Indonesia.

“Kalau dibilang Timnas Putri senior kita itu usianya cukup senior, saya rasa banyak sekali pemain-pemain muda yang usianya 17 (tahun) masih mengikuti Timnas Putri senior. Ya itu memang tadi (pencarian) talenta yang kita lakukan hari ini,”

“Terima kasih dengan dukungan perusahaan swasta yang sudah menghasilkan 40.000 pemain putri. Nah sekarang Timnasnya agak konsisten,” jelas lelaki yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga RI itu.

Selain kompetisi domestik, PSSI juga terus mendorong peningkatan kualitas melalui program internasional. Salah satunya adalah kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis untuk Timnas Putri U-17.

“Timnas Putri yang ke Prancis dengan program bersama Federasi Prancis itu next goal, itu memang untuk Timnas Putri yang U-17. Supaya mereka punya kesempatan membuka wawasan, mental, bisa berlatih dengan pelatih Tim Nasional dari Prancis, selama seminggu,” ungkapnya.

Dalam program tersebut, para pemain akan menjalani intensitas latihan tinggi.

“Jadi ada enam kali latihan sekali tanding, saya rasa bagus pengalaman itu buat Timnas Putri,” tambahnya.

Erick menilai kerja sama internasional seperti ini penting sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan pembelajaran dari negara lain.

“Dan banyak sekali program-program diplomasi olahraga yang kami akan dorong dengan berbagai federasi. Kalau kemarin kami sudah dengan KNVB sama Jepang, sekarang juga ada tawaran yang kemarin dari Prancis yang kami langsung sambut.”

“Ya ini bagian kami juga benchmarking dan meningkatkan kualitas program yang PSSI punya dengan negara-negara lain,” tegas eks Presiden Klub Inter Milan itu.

Rencana uji coba Liga Putri pada Oktober 2026 menjadi sinyal serius PSSI dalam membangun ekosistem sepak bola putri yang lebih kompetitif. Jika terealisasi, kompetisi ini bukan hanya menjadi panggung bagi talenta muda, tetapi juga fondasi penting bagi masa depan Timnas Putri Indonesia di level internasional.

× Image