Home > Badminton

Dipercaya Jadi Kapten, Fajar Alfian dan Putri KW Ungkap Misi bersama Tim Thomas-Uber Indonesia

Fajar Alfian dan Putri Kusuma Wardani siap memimpin tim bulu tangkis Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian. Sumber:Grafis Skor.id
Pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian. Sumber:Grafis Skor.id

SKOR.id - Tim bulu tangkis Indonesia siap berjuang di Thomas dan Uber Cup 2026, duo kapten sudah ditetapkan.

Mereka adalah Fajar Alfian untuk Tim Thomas dan Putri Kusuma Wardani buat Tim Uber.

Dua pemain senior ini diberi kepercayaan memimpin pasukan Merah Putih di kejuaraan beregu putra dan putri elite dunia tersebut.

Bagi Fajar, ini bukan peran baru. Edisi sebelumnya, Thomas Cup 2024, dia juga mengemban tugas sebagai kapten tim putra Indonesia.

Dia berharap, pengalaman tersebut bisa membawa pengaruh positif buat rekan-rekannya.

"Jadi kapten tentu sebuah kebanggaan ya, dipercaya sama tim. Dan ini bukan pertama kali juga saya dipercaya menjadi kapten, dua tahun lalu sudah terjadi," kata Fajar Alfian usai pelepasan tim di Pelatnas Cipayung, Rabu (15/4/2026).

"Semoga pengalaman saya sudah lima kali ikut Thomas Cup bisa menambah semangat buat teman-teman dan bisa menularkan aura positif," tambahnya.

Tim Thomas Indonesia tergabung di Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair. Bukan lawan-lawan yang bisa diremehkan, terutama dua nama pertama.

Thailand punya Kunlavut Vitidsarn, tunggal putra nomor satu dunia. Sedangkan Prancis diperkuat dua bersaudara, Toma Junior Popov dan Christo Popov, yang sama baiknya di sektor tunggal maupun ganda.

Fajar mengakui bahwa Tim Thomas Indonesia harus berjuang maksimal jika ingin lolos.

"Pasti tidak ada yang mudah ya. Prancis kemarin juara di Eropa, mereka punya tunggal yang bagus dan bisa rangkap juga. Thailand juga punya punya tunggal nomor satu dunia. Jadi, kami dari awal harus bisamenyesuaikan diri dan terus jaga semangat," ujarnya.

Namun, rekam jejak Indonesia di tiga edisi terakhir Thomas Cup cukup memuaskan. Mereka selalu menjejak ke final dan juara pada 2020.

Fajar bertekad mempertahankan tren positif tersebut, bahkan kalau bisa kembali merebut gelar.

"Semoga kami konsisten terus maju ke babak final, bisa menambah percaya diri buat tim. Semoga dengan pengalaman juara 2021, Thomas Cup bisa balik lagi ke Indonesia," dia memungkasi.

Kapten Tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian (kiri), dan kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani (kanan), bersama Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, saat pelepasan tim Thomas dan Uber Cup 2026, 15 April 2026. (Teguh Kurniawan/Skor.id)
Kapten Tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian (kiri), dan kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani (kanan), bersama Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, saat pelepasan tim Thomas dan Uber Cup 2026, 15 April 2026. (Teguh Kurniawan/Skor.id)

Lesatan Putri

Sementara, kisah Putri Kusuma Wardani tak kalah inspiratif. Tak masuk skuad dua tahun lalu, pebulu tangkis kelahiran Tangerang itu sekarang langsung didapuk sebagai kapten Tim Uber Indonesia.

Ini buah kerja kerasnya hingga mampu menjadi tunggal putri nomor satu Indonesia.

"Pastinya kebanggaan buat saya bisa ditunjuk sebagai kapten, dipercaya oleh tim dan teman-teman semua," kata Putri.

"Awalnya voting yang terpilih (Siti) Fadia (Silva Ramadhanti). Tapi karena tim putra Fajar yang jadi kapten, pemain ganda, tim putrinya dipilih dari sektor tunggal," lanjutnya.

Putri Kusuma Wardani akan memimpin Tim Uber Indonesia mengarungi Grup C, di mana ada Taiwan, Kanada, dan Australia menjadi lawan.

Dia yakin, dengan komposisi saat ini, mereka bisa lolos dan setidaknya melaju hingga semifinal.

"Kalau tidak salah (Indonesia) bisa sampai final, dan sekarang ada beberapa pemain juga yang sempat turun dua tahun lalu. Itu bisa menambah motivasi bagi yang lain agar minimal bisa sampai semifinal tahun ini," ujarnya.

"Persaingan grup menurut saya cukup ketat, ada Kanada, Taiwan, dan Australia. Khususnya di tunggal putri, bagi saya Kanada dan Taiwan adalah lawan yang cukup bagus. Tapi saya tetap positif dan yakin bahwa saya dan teman-teman bisa," dia memungkasi.

× Image