Home > Esports

Honor of Kings World Cup di EWC 2026 Bakal Satukan HOK dan AOV

KWC 2026 akan menyatukan dua ekosistem MOBA raksasa, yakni Honor of Kings dan Arena of Valor (AoV) dalam satu panggung kompetitif global.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Ilustrasi game Honor of Kings. Sumber:(Grafis: Jovi Arnanda/Skor.id)
Ilustrasi game Honor of Kings. Sumber:(Grafis: Jovi Arnanda/Skor.id)

SKOR.id - Turnamen Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 resmi menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian Esports World Cup 2026 yang akan digelar di Riyadh mulai 30 Juli hingga 8 Agustus 2026. Ajang ini menghadirkan gebrakan besar di scene esports mobile melalui implementasi format lintas judul (cross-title) yang pertama kalinya menyatukan dua ekosistem MOBA raksasa, yakni Honor of Kings dan Arena of Valor (AoV) dalam satu panggung kompetitif global.

Inovasi ini memungkinkan hero dari AoV hadir dalam patch khusus turnamen, menciptakan dinamika permainan yang benar-benar baru. Tidak hanya sekadar memperkaya variasi strategi, integrasi ini juga menjadi simbol penyatuan komunitas pemain dari berbagai belahan dunia. Dengan basis gabungan lebih dari 260 juta pengguna aktif bulanan pada 2025, langkah ini dinilai sebagai evolusi besar dalam perkembangan esports mobile.

Dari sisi kompetisi, KWC 2026 menghadirkan total 20 tim terbaik dunia yang akan memperebutkan prize pool sebesar USD 3 juta. Seluruh tim merupakan perwakilan dari liga regional yang telah membuktikan performa mereka sepanjang musim. Distribusi slot menunjukkan ekspansi global yang semakin merata, dengan kehadiran tim dari Asia Tenggara, India, hingga Amerika Selatan.

Indonesia menjadi salah satu wilayah dengan representasi terbesar melalui Indonesia Kings Laga (IKL) yang mengirimkan tiga tim. Sementara itu, Filipina dan Malaysia juga mendapatkan alokasi serupa, menegaskan dominasi Asia Tenggara dalam ekosistem Honor of Kings. Di sisi lain, kehadiran tim undangan dari liga AoV seperti Thailand, Vietnam, serta Taiwan–Hong Kong–Makau menambah warna tersendiri dalam persaingan.

Secara format, turnamen ini dibagi menjadi tiga fase utama: Play-In Stage, Group Stage, dan Playoffs. Babak Play-In akan mempertemukan delapan tim dalam sistem double elimination Best of 3 dengan Global Ban & Pick. Selanjutnya, 16 tim akan bertarung di Group Stage sebelum delapan tim terbaik melaju ke Playoffs dengan format single elimination dan pertandingan Best of 7.

Yang membuat KWC 2026 semakin menarik adalah penggunaan sistem Global Ban & Pick serta mode Ultimate Battle di fase akhir. Hal ini menuntut tim untuk memiliki kedalaman strategi dan fleksibilitas tinggi, terutama dengan hadirnya kombinasi hero dari dua game berbeda.

Dengan skala kompetisi yang semakin besar dan inovasi format yang berani, KWC 2026 tidak hanya menjadi turnamen bergengsi, tetapi juga berpotensi menetapkan standar baru bagi industri esports mobile. Integrasi lintas judul ini bisa menjadi awal dari era baru, di mana batas antar game mulai melebur demi menghadirkan pengalaman kompetitif yang lebih luas dan menarik.

× Image