New Porsche 911 Dakar Meluncur: Mobil Sport Off-Road dengan DNA Juara

Kunta Bayu Waskita

Editor:

  • Ground clearance meningkat 80 milimeter dengan sasis lift-function.
  • Porsche 911 Dakar merupakan mobil langka yang diproduksi terbatas 2.500 unit.
  • Secara opsional tersedia Rallye Design Package untuk menggambarkan tampilan mobil pemenang Rally Paris-Dakar 1984.

SKOR.id – Porsche menggelar peluncuran World Premiere (perdana dunia) yang luar biasa dalam pameran Los Angeles Auto Show, 19-28 November 2022.

Kendaraan yang diluncurkan itu adalah Porsche 911 Dakar baru, yang saat melaju dalam medan off-road diklaim sama nyamannya seperti di jalan raya.

Model eksklusif, diproduksi terbatas 2.500 unit, ini tidak hanya menunjukkan bahwa hampir tidak ada batasan untuk konsep Porsche 911.

Model ini juga merupakan persembahan atas kemenangan pertama secara keseluruhan oleh Porsche dalam reli Paris-Dakar 1984.

Kemenangan penting ini juga menandai kehadiran model penggerak all-wheel drive (AWD) pada Porsche 911.

Inilah alasan Porsche 911 Dakar baru juga ditawarkan dengan Rallye Design Package opsional, yang mengingatkan pada mobil juara yang ikonik itu.

Detail mencolok pertama dari Porsche 911 Dakar adalah ground clearance-nya, yang 50 milimeter lebih tinggi daripada Porsche 911 Carrera dengan suspensi sport.

Sistem lift standar dapat menaikkan ujung depan dan belakang setinggi 30 milimeter. Ground clearance dan sudut kemiringannya menyaingi SUV konvensional.

Sistem lift tidak hanya digunakan untuk melintasi rintangan secara perlahan, tetapi merupakan bagian tidak terpisahkan dari sasis yang dipasang ulang.

Pengaturan high level tersedia untuk perjalanan off-road yang ambisius dengan kecepatan hingga 170 km/jam. Di atas kecepatan itu, mobil otomatis turun kembali ke level normal.

Ban Pirelli Scorpion All Terrain Plus dikembangkan khusus (berukuran 245/45 ZR 19 di depan dan 295/40 ZR 20 di belakang) melengkapi atribut mobil sporty off-road ini.

Dengan pola tapak chunky sedalam sembilan milimeter, dinding samping yang diperkuat, dan benang yang terdiri dari dua carcass plies.

Semua ini menjadikan ban Porsche 911 Dakar ideal bahkan untuk medan yang menantang.

Ban Pirelli P Zero musim panas dan musim dingin tersedia sebagai opsi, dan juga dengan dua carcass plies.

Sedangkan ban all-terrain (untuk semua medan) hadir sebagai standar dan menawarkan dinamika mobil sport di jalan juga.

Memiliki kekuatan untuk semua permukaan

Mesin tiga liter biturbo enam silinder dengan tenaga 480 PS (353 kW) dan torsi 570 Newton meter memberikan performa superior dengan suara mesin boxer yang memikat.

Mobil sport baru ini mampu berlari hingga 100 km/jam dalam 3,4 detik dengan kecepatan tertinggi dibatasi hingga 240 km/jam.

Sebagai standar, mesin dilengkapi dengan PDK delapan kecepatan dan all-wheel drive (AWD) Porsche.

Perlengkapan standar juga mencakup rear-axle steering, dudukan mesin dari Porsche 911 GT3, dan stabilisasi anti-roll PDCC.

Interaksi semua komponen menghasilkan Porsche 911 Dakar sama dinamisnya saat melaju di atas pasir maupun permukaan lepas seperti di Sirkuit Nurburgring Nordschleife.

Performa off-road yang maksimal juga dipastikan dengan dua mode berkendara baru, yang dapat dipilih menggunakan sakelar putar pada kemudi.

Mode Rallye sangat ideal untuk permukaan yang longgar dan tidak rata serta fitur all-wheel drive yang berfokus pada roda belakang.

Dalam mode off-road, high clearance diaktifkan secara otomatis. Mode ini dirancang untuk traksi maksimum dpada medan yang sulit dan di atas pasir.

Kedua mode berkendara baru ini juga menampilkan Rallye Launch Control baru.

Yang memungkinkan akselerasi mengesankan pada permukaan longgar dan memungkinkan roda selip sekitar 20 persen.

Opsi rak atap atau tenda atap serta kronograf Porsche Design

Fitur karakteristik tambahan dari 911 Dakar termasuk spoiler belakang ringan yang baru dikembangkan terbuat dari CFRP.

Serta, tutup kompartemen bagasi depan CFRP dengan outlet udara mencolok yang diambil dari Porsche 911 GT3.

Ada juga detail standar off-road seperti towing lugs aluminium merah di depan dan belakang, wheel wells dan kusen roda yang lebar.

Serta elemen pelindung stainless steel pada kusen depan, belakang, dan samping.

Ventilasi udara samping di ujung depan yang didesain ulang juga terlindungi dari ancaman batu yang beterbangan dengan kisi-kisi stainless steel.

Atap Porsche 911 Dakar menampilkan stopkontak 12 volt yang terlihat untuk lampu depan pada opsi rak atap.

Dengan kapasitas 42 kilogram, rak ini dapat menampung peralatan reli seperti tabung bahan bakar dan air, sekop lipat, dan papan traksi dengan tanpa masalah.

Tenda atap juga tersedia untuk 911 Dakar. Pada interior, Porsche 911 Dakar menonjolkan ambisi sporty-nya dengan jok standar full bucket dan penghilangan jok belakang.

Kaca ringan dan baterai ringan makin mengurangi bobot, memungkinkan Porsche 911 Dakar berbobot 1.605 kg, hanya 10 kg lebih berat daripada 911 Carrera 4 GTS dengan PDK.

Fitur yang menentukan interior Dakar adalah permukaan Race-Tex standar dengan jahitan dekoratif dalam warna Shade Green.

Fitur ini juga tersedia secara eksklusif sebagai lapisan luar atau logam metalik untuk Porsche 911 Dakar.

Paket Rallye Sport menyediakan roll-over bar, sabuk pengaman enam titik, dan pemadam api yang opsional.

Rallye Design Package dengan gaya yang menggambarkan mobil pemenang Paris-Dakar Rally tahun 1984.

Inti opsi Rallye Design Package dari Porsche Exclusive Manufaktur adalah lapisan cat dua warna dalam warna Putih/Enzian Biru Metalik.

Ini adalah pertama kalinya Porsche menerapkan kombinasi cat dua warna dan lapisan dekoratif dalam produksi seri.

Pada bagian samping kendaraan, pelanggan dapat memilih nomor balapan individu antara 0 hingga 999.

Porsche 911 Dakar Rallye Design Package yang tampilannya didasarkan pada kendaraan juara Paris-Dakar Rally 1984, juga menampilkan tulisan "Roughroads" pada pintunya.

Terdapat pula garis reli berwarna merah dan emas. Istilah Roughroads adalah trademark yang terdaftar.

Serta, mencerminkan konsep Porsche 911 Dakar dan kesesuaiannya untuk berkendara off-road.

Pelek bercat putih dan setrip lampu belakang merah, kontras dengan kendaraan standar, melengkapi tampilan yang khas.

Beberapa hal menarik lebih lanjut yang dapat ditemukan pada interior adalah Extended Race-Tex dengan lapisan kulit serta sabuk pengaman dengan aksen Sharkblue.

Porsche Design Chronograph

Pelanggan Porsche 911 Dakar dapat memesan secara eksklusif Porsche Design Chronograph 1-911 Dakar atau Chronograph 1-911 Dakar Rallye Design Edition.

Untuk pertama kalinya, housing terbuat dari karbida titanium ringan dan tahan gores.

Uji Konsumsi Bahan Bakar Porsche 911 Dakar

NEDC: Kombinasi konsumsi bahan bakar: 10,5 l/100 km; Gabungan emisi CO2: 239 g/km.

WLTP: Kombinasi konsumsi bahan bakar: 11,3 l/100 km; Gabungan emisi CO2: 256 g/km.

Berita Otomotif Lainnya:

Porsche Indonesia Buka Lokasi Porsche Destination Charging pertama di Bandung

40 tahun Grup C, Para Pembalap Legendaris Porsche Reuni di Leipzig

Porsche dan Audi Akan Gabung F1 di 2026

Source: Porsche

RELATED STORIES

Kesan Partisipan KTT G20 Usai Menggunakan Wuling Air EV

Kesan Partisipan KTT G20 Usai Menggunakan Wuling Air EV

Wuling Motors juga ikut berpartisipasi sebagai official car partner dengan menghadirkan 300 kendaraan listriknya, Wuling Air ev, selama KTT G20.

Tips Berkendara Aman Saat Wisata ke Alam Terbuka, 'Healing' Makin Asyik

Tips Berkendara Aman Saat Wisata ke Alam Terbuka, 'Healing' Makin Asyik

Pengendara harus melalui medan jalanan yang ekstrem, berkelok, tanjakan curam, dan badan jalan sempit. Hal ini tentunya membutuhkan dukungan kendaraan mumpuni dan kemampuan mengemudi yang andal.

Reli Dakar 2023: Juara Kategori Motor Mundur di Etape 1

Sam Sunderland terpaksa mengubur impian mempertahankan gelar pada Reli Dakar 2023 usai terjatuh di Etape 1.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Apriyani Rahayu

Badminton

Alasan Apriyani Rahayu dan Verrell Yustin Mulia Debut dengan Pasangan Baru di Taipei Open 2025

Apriyani Rahayu bakal dipasangkan dengan Febi Setianingrum, sedangkan Verrell diduetkan dengan Lisa Ayu Kusumawati.

Rais Adnan | 04 Apr, 10:11

Liga 4 Nasional atau Liga 4 putaran nasional. (Deni Sulaeman/Skor.id)

National

Update Daftar Tim yang Lolos Putaran Nasional Liga 4 2024-2025

Daftar tim yang lolos ke putaran nasional Liga 4 2024-2025 dari babak regional, diperbaharui seiring jalannya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 09:32

Striker asal Montenegro, Boris Kopitovic menjadi bagian dari Bali United di paruh musim Liga 1 2024-2025 setelah punya catatan cemerlang bersama Tampines Rovers di Singapura, Januari 2025. (Foto: Bali United/Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

Liga 1

Rapor Apik 4 Pemain Asing Debutan Liga 1 yang Direkrut Pertengahan Musim

Ada empat pemain asing debutan yang direkrut para pertengahan musim langsung memberikan dampak bagi klubnya.

Rais Adnan | 04 Apr, 09:21

Maarten Paes sebagai kiper Timnas Indonesia. (Jovi Arnanda/Skor.id)

Timnas Indonesia

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero di Timnas Indonesia

Maarten Paes memberikan komentar bijak soal persaingan dengan Emil Audero untuk menjadi kiper utama Timnas Indonesia.

Rais Adnan | 04 Apr, 08:18

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Piala Asia U-17 2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Piala Asia U-17 2025, yang terus diperbarui seiring berjalannya turnamen.

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 07:34

Yu-Gi-Oh Master Duel (Konami)

Esports

Rayakan 80 Juta Download, Yu-Gi-Oh Master Duel Bagi-bagi Gems

Untuk merayakan pencapaian ini, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL menawarkan total 1.000 Gems gratis.

Gangga Basudewa | 04 Apr, 07:31

Nintendo Switch 2. (Nintendo)

Esports

Nintendo Resmi Umumkan Jadwal Rilis Switch 2

Konsol ini akan meluncur pada 5 Juni 2025 dengan dua edisi berbeda yang bisa dipilih oleh para penggemar.

Gangga Basudewa | 04 Apr, 07:25

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Head-to-Head Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan: Pernah Kalah 0-9!

Pernah kalah 0-9, berikut ini adalah head-to-head Timnas U-17 Indonesia saat melawan Korea Selatan.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 02:37

Bukayo Saka mencetak gol setelah memanfaatkan assist Martin Odegaard. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id).

Liga Inggris

Prediksi dan Link Live Streaming Everton vs Arsenal di Liga Inggris 2024-2025

Berikut ini adalah prediksi pertandingan dan link live streaming Everton vs Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:32

AFC

World

Termasuk Indonesia, 5 Negara Asia dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Berikut ini adalah lima negara di Asia yang punya lonjakan Ranking FIFA tertinggi untuk ranking tanggal 3 April 2025.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:15

Load More Articles