Dari Tom Phillis sampai Jaume Masia, Enam Dekade Honda Turun di Kejuaraan Dunia Balap Motor untuk Sabet 800 Kemenangan

Tri Cahyo Nugroho

Editor:

  • Kali pertama turun di Isle of Man TT 1959, Honda sudah 800 kali memenangi lomba di Kejuaraan Dunia Balap Motor.
  • Jaume Masia menjadi pembalap Honda ke-100 yang mampu naik podium utama, saat menguasai lomba kelas Moto3 GP Aragon, sepekan lalu.
  • Bos Honda mengucapkan terima kasih atas dukungan penggemar.

SKOR.id - Turun mengendarai Honda NSF250RW, Jauma Masia berhasil memenangi kelas Moto3 GP Teruel 2020 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (25/10/2020) siang.

Kemenangan di putaran 12 Moto3 itu tak hanya mendongkrak posisi klasemen Jaume Masia dari ke-6 menjadi ke-4. Podium utama pembalap Spanyol dari Tim Leopard Racing itu pun menjadi kemenangan ke-800 bagi Honda sepanjang turun di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Honda kali pertama menurunkan motor untuk balapan di Isle of Man TT pada 1959. Setahun kemudian, 1960, Honda melakukan debut di Kejuaraan Dunia Balap Motor dengan turun di kelas 125 cc dan 250 cc.

Namun begitu, Honda baru mampu merebut kemenangan lomba pertamanya saat Tom Phillis naik podium utama kelas 125 cc di GP Spanyol 1961, putaran pertama saat itu.

Sejak saat itu, Honda berhasil merebut total 800 kemenangan dari tujuh kelas yang pernah dan masih diikuti, lewat 100 pembalap berbeda.

Jaume Masia sendiri menjadi pembalap Honda ke-100 yang mampu memenangi lomba saat ia menguasai GP Aragon yang juga digelar di Sirkuit MotorLand, 18 Oktober 2020 lalu.

Jumlah kemenangan Honda ini mengacu catatan dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM). Jumlah kemenangan di Moto2 antara 2010-2018 tidak dihitung karena semua peserta saat itu menggunakan mesin pasokan Honda.

Kemenangan di Moto3 pada 2012 juga tidak dihitung sebagai kemenangan Honda. Pasalnya, mereka saat itu terdaftar sebagai konstruktor dengan nama FTR Honda dengan mesin NSF250R.

Pada 1954, pendiri Honda, Soichiro Honda, menegaskan akan turun di ajang balap motor tertinggi di dunia saat itu, Isle of Man TT, dengan tujuan mewujudkan impian menjadi pabrikan terbaik di dunia.

Lima tahun berselang, Honda menjadi pabrikan asal Jepang pertama yang berlomba di Isle of Man TT. Pada 1960, Honda memulai petualangan mereka di Kejuaraan Dunia Balap Motor dengan turun di kelas 125 cc dan 250 cc.

Barulah pada 1961, Tom Phillis naik podium utama lomba pertama musim tersebut, GP Spanyol, untuk memberikan kemenangan pertama Honda di kejuaraan dunia.

Setelah itu, Honda juga turun di kelas 50 cc dan 350 cc pada 1962. Lantas, pada 1966, Honda menjuarai semua lima kelas di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Pada akhir musim 1967, Honda menghentikan semua aktifitas balap dan baru kembali 11 tahun kemudian. Saat itu, Honda sudah mengoleksi 138 kemenangan dari semua kelas.

Honda kembali ke Kejuaraan Dunia Balap Motor pada 1979 dengan turun di kelas utama, 500 cc (sejak 2002 menjadi MotoGP dengan mesin 4-tak 1.000 cc).

Tiga tahun kemudian, 1982, pembalap muda asal Amerika Serikat (AS), Freddie Spencer, memenangi lomba putaran 7 di Belgia di atas Honda NS500. Itulah kemenangan pertama Honda sejak kembali ke kejuaraan dunia.

Honda kemudian juga turun di kelas 125 cc dan 250 cc. Alhasil, Honda merebut kemenangan ke-500 pada 2001, saat Valentino Rossi memenangi lomba pembuka kelas 500 cc, GP Jepang.

Pada 2015, Marc Marquez dengan Honda RC213V memberikan kemenangan ke-700 bagi Honda setelah menjadi yang tercepat di lomba putaran 10, GP Indianapolis.

"Saya bangga atas keberhasilan Honda merebut kemenangan ke-800 di Kejuaraan Dunia Balap Motor. Saya berterima kasih kepada penggemar di seluruh dunia yang tidak lelah mendukung kami di trek," ucap Takahiro Hachigo, Presiden dan CEO Honda Motor Co., Ltd.

"Terima kasih juga untuk mereka yang telah melewati rintangan tak terhitung yang kami hadapi sejak 1959 hingga mampu berada di posisi seperti saat ini."

Selama enam dekade turun di Kejuaraan Dunia Balap Motor, Honda menjadi pabrikan tersukses dengan total 71 gelar juara dunia: 25 MotoGP/500 cc, 6 350 cc, 19 Moto2/250 cc, 19 Moto3/125 cc, dan 2 80 cc/50 cc.

Milestone Honda Menembus 800 Kemenangan di Kejuaraan Dunia Balap Motor

1959 - Pabrikan Jepang pertama yang turun di Isle of Man TT
1960 - Honda ikut Kejuaraan Dunia Balap Motor di kelas 125 cc dan 250 cc
1961 - Kemenangan pertama: Tom Phills, kelas 125 cc GP Spanyol
1961 - Honda juara dunia pembalap dan pabrikan di kelas 125 cc dan 250 cc
1962 - Honda turun di kelas 50 cc dan 350 cc
1966 - Kemenangan ke-100: Luigi Taveri, kelas 50 cc GP Belanda
1966 - Honda turun di kelas 500 cc dan menyapu bersih semua kelas juara dunia musim itu
1967 - Honda mundur dari Kejuaraan Dunia Balap Motor (138 kemenangan)
1979 - Balik ke kejuaraan dunia usai 11 tahun (GP Inggris, kelas 500 cc, NR500)
1982 - Freddie Spencer memenangi GP Belgia, kemenangan pertama Honda sejak kembali
1983 - Freddie Spencer memberikan gelar pertama untuk Honda di kelas 500 cc
1983 - Honda menjuarai pabrikan untuk kali pertama dalam 16 tahun
1985 - Honda kembali ke kelas 250 cc dengan RS250RW
1985 - Freddie Spencer menjadi pembalap pertama yang menjuarai kelas 250 cc dan 500 cc
1987 - Honda kembali ke kelas 125 cc dengan RS125R
1988 - Kemenangan ke-200: Jim Filice memenangi kelas 250 cc di GP AS
1992 - Kemenangan ke-300: Alex Criville memenangi kelas 500 cc GP Belanda
1994 - Mick Doohan menjuarai kelas 500 cc dan berlanjut hingga 1998 (5 kali beruntun)
1996 - Kemenangan ke-400: Haruchika Aoki, kelas 125 cc di GP Brasil
2001 - Kemenangan ke-500: Valentino Rossi, kelas 500 cc di GP Jepang
2002 - Kelas 500 cc digantikan MotoGP (mesin 4-tak 990 cc), Honda turun dengan RC211V
2002 - Valentino Rossi menjadi juara musim perdana MotoGP
2005 - Kemenangan ke-600: Dani Pedrosa, kelas 250 cc di GP Australia
2010 - Kelas 250 cc digantikan Moto2 (4-tak 600 cc satu pemasok mesin)
2010 - Honda memasok tunggal mesin untuk kelas Moto2 sampai 2018
2012 - Kelas 125 cc digantikan Moto3 (4-tak 250 cc), Honda turun dengan NSF250R
2015 - Kemenangan ke-700: Marc Marquez, kelas MotoGP di GP Indianapolis
2020 - Kemenangan ke-800: Jaume Masia, kelas Moto3 di GP Teruel

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita MotoGP Lainnya:

Valentino Rossi Tercoret, MotoGP 2020 Dipastikan Melahirkan Juara Dunia Baru

Kunci Sukses Franco Morbidelli Memenangi MotoGP Teruel 2020

Update Klasemen MotoGP 2020: Joan Mir Perlebar Jarak dengan Fabio Quartararo

 

 

 

Source: Honda Racing CorporationGlobal Honda

RELATED STORIES

Apes Terus, Valentino Rossi Bikin Lelucon soal Nasibnya di MotoGP 2020

Apes Terus, Valentino Rossi Bikin Lelucon soal Nasibnya di MotoGP 2020

Valentino Rossi mengaku hanya tertawa ketika motornya macet di lap kelima MotoGP Eropa hari Minggu (8/11/2020).

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

rafa struick - brisbane roar

National

Dari Timnas Indonesia ke Brisbane Roar, Rafael Struick Lanjutkan Catatan Tidak Baik

Penyerang Timnas Indonesia yang berkarier di Australia, Rafael Struick, belakangan terpinggirkan saat membela negara dan klub.

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 12:36

Timnas futsal putri Indonesia. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Futsal

Update Ranking Futsal FIFA: Timnas Futsal Indonesia Putra dan Putri Sama Naik 7 Peringkat

FIFA telah merilis daftar peringkat terbaru untuk tim nasional futsal putra dan putri pada Jumat (4/4/2025).

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 11:13

Cover artikel Formula 1 2023

Formula 1

FIA Bahas Potensi Kembalinya Mesin V10 di F1, Pertemuan Digelar di Bahrain

FIA membuka kemungkinan kembalinya mesin V10 dalam ajang Formula 1.

Rais Adnan | 04 Apr, 11:07

Apriyani Rahayu

Badminton

Alasan Apriyani Rahayu dan Verrell Yustin Mulia Debut dengan Pasangan Baru di Taipei Open 2025

Apriyani Rahayu bakal dipasangkan dengan Febi Setianingrum, sedangkan Verrell diduetkan dengan Lisa Ayu Kusumawati.

Rais Adnan | 04 Apr, 10:11

Liga 4 Nasional atau Liga 4 putaran nasional. (Deni Sulaeman/Skor.id)

National

Update Daftar Tim yang Lolos Putaran Nasional Liga 4 2024-2025

Daftar tim yang lolos ke putaran nasional Liga 4 2024-2025 dari babak regional, diperbaharui seiring jalannya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 09:32

Striker asal Montenegro, Boris Kopitovic menjadi bagian dari Bali United di paruh musim Liga 1 2024-2025 setelah punya catatan cemerlang bersama Tampines Rovers di Singapura, Januari 2025. (Foto: Bali United/Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

Liga 1

Rapor Apik 4 Pemain Asing Debutan Liga 1 yang Direkrut Pertengahan Musim

Ada empat pemain asing debutan yang direkrut para pertengahan musim langsung memberikan dampak bagi klubnya.

Rais Adnan | 04 Apr, 09:21

Maarten Paes sebagai kiper Timnas Indonesia. (Jovi Arnanda/Skor.id)

Timnas Indonesia

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero di Timnas Indonesia

Maarten Paes memberikan komentar bijak soal persaingan dengan Emil Audero untuk menjadi kiper utama Timnas Indonesia.

Rais Adnan | 04 Apr, 08:18

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Piala Asia U-17 2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Piala Asia U-17 2025, yang terus diperbarui seiring berjalannya turnamen.

Taufani Rahmanda | 04 Apr, 07:34

Yu-Gi-Oh Master Duel (Konami)

Esports

Rayakan 80 Juta Download, Yu-Gi-Oh Master Duel Bagi-bagi Gems

Untuk merayakan pencapaian ini, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL menawarkan total 1.000 Gems gratis.

Gangga Basudewa | 04 Apr, 07:31

Nintendo Switch 2. (Nintendo)

Esports

Nintendo Resmi Umumkan Jadwal Rilis Switch 2

Konsol ini akan meluncur pada 5 Juni 2025 dengan dua edisi berbeda yang bisa dipilih oleh para penggemar.

Gangga Basudewa | 04 Apr, 07:25

Load More Articles