Home > Super League

Kondisi Rumput JIS Bikin Rizky Ridho Capek Mental

Kapten tim Persija, Rizky Ridho, kembali menyindir kondisi rumput JIS usai timnya menaklukkan Persebaya.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)
Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)

SKOR.id – Kemenangan Persija Jakarta atas Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League 2026-2027 ternyata tidak sepenuhnya membuat Rizky Ridho puas. Kapten Macan Kemayoran itu justru melontarkan sindiran keras terhadap kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Persija berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Persebaya dengan skor tipis 1-0, Sabtu (7/11/2026) malam WIB. Gol Ivan Mamut pada menit ke-89 menjadi penentu kemenangan tim ibu kota sekaligus mengantarkan mereka kembali ke puncak klasemen sementara.

Namun, di balik hasil positif tersebut, Ridho mengaku pertandingan berlangsung sulit. Bek berusia 24 tahun itu menilai kondisi rumput JIS jauh dari ideal dan menghambat kedua tim untuk mengembangkan permainan.

Bahkan, pemain yang juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia tersebut menyampaikan kekecewaannya dengan nada menyindir ketika ditanya mengenai jalannya pertandingan.

Baca Juga: Ungkapan Kekecewaan Bernardo Tavares Usai Persebaya Kalah dari Persija

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

“Yang bisa saya jelaskan, hari ini kita beruntung menang lagi di lapangan yang sangat-sangat bagus. Saya tidak tahu apa yang direnovasi,” ujar Ridho dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ridho mengaku persoalan lapangan bukan hanya menguras tenaga para pemain, tetapi juga memengaruhi kondisi mental mereka selama bertanding.

“Sekali lagi, saya capek juga mentalnya, bukan hanya capek bertanding. Lapangannya susah sekali. Sumpah ini, saya harus sumpah,” jelasnya.

Persija harus bekerja keras sepanjang pertandingan sebelum akhirnya Ivan Mamut memecah kebuntuan menjelang akhir laga.

Menurut Ridho, kondisi permukaan lapangan yang tidak merata membuat para pemain kesulitan menjalankan permainan sesuai harapan. Situasi tersebut juga membuat Persija dan Persebaya sama-sama tidak bisa tampil maksimal.

“Tidak tahu bagaimana lagi, mau dihaluskan seperti apa, ya kita juga tidak tahu. Masa ada permukaan lapangan satu di sini, satu di sini. Lalu, kita dituntut untuk bermain bagus,” ucap Ridho.

Ia pun menilai kemenangan Persija tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan tim memanfaatkan kesempatan pada menit-menit akhir. Jika gagal mencetak gol, bukan tidak mungkin Macan Kemayoran kembali menjadi sasaran kritik.

“Ya, beruntung pada akhirnya Ivan Mamut bisa mencetak gol. Kalau tidak, ya kita lagi yang dihujat, kan? Padahal, sebagai bentuk respek saja, dengan kondisi seperti ini lawan juga pasti akan kesusahan menghadapi kita.”

“Kami kesusahan, lawan kesusahan, tetapi kami harus menang di kandang,” jelas eks bek Persebaya itu.

Meski menyampaikan kritik terhadap kondisi JIS, Ridho tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang berhasil mengamankan kemenangan di kandang sendiri.

Baginya, tiga poin dari pertandingan melawan Persebaya menjadi hasil penting, terlebih Persija harus melewati pertandingan yang tidak mudah dengan kondisi lapangan seperti itu.

“Sekali lagi, terima kasih kepada teman-teman pemain yang sudah mau menampilkan yang terbaik dan tidak mau kalah di kandang,” ungkap Ridho.

“Ya, sekali lagi, mau bersyukur atau bagaimana, ini juga susah. Lapangannya ‘bagus’ banget. Terima kasih,” pungkasnya.

Kemenangan atas Persebaya membuat Persija kini mengoleksi 21 poin dan kembali memimpin klasemen sementara Super League 2026-2027. Mereka kini unggul satu poin dari Dewa United yang ada di posisi kedua.

× Image