Anomali Lazio: Diboikot Fans, Justru Kuasai Liga Italia

SKOR.id - Lazio mengamali anomali saat mereka bisa menguasai Liga Italia, padahal sedang diboikot fans sendiri.
Lazio menang besar 3-0 di kandang Juventus pada laga giornata ketujuh Liga Italia, Senin (19/10/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat Lazio kini mengoleksi 19 poin dari tujuh laga, meraih enam menang dan sekali imbang, tanpa pernah kalah.
Catatan poin mereka sama dengan Inter Milan di puncak, dengan Lazio ada di posisi kedua klasemen karena kalah selisih gol.
Baca Juga: Liga Italia 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Puncaki Klasemen Liga Italia, Apa yang Bisa Diperbaiki Inter Milan?
Sepanjang sejarah, ini adalah catatan terbaik Lazio dalam tujuh laga awal.
Catatan poin ini bahkan lebih baik dibanding catatan poin tujuh laga perdana mereka saat kali terakhir juara Liga Italia pada 1999-2000.
"Kami tak boleh melihat tabel klasemen saat ini. Kami akan merayakan kemenangan ini, tetapi kemudian harus kembali bekerja jelang lawan Parma. Kami tak biasa ada di papan atas, dan mungkin kami belum siap, tetapi jika kami fokus per pertandingan, kami bisa mengejutkan banyak orang," ujar sang pelatih, Gennaro Gattuso.
Apa yang dilakukan Gattuso bersama Lazio memang bisa dibilang keajaiban.
Mereka hampir tak bisa menambah kekuatan di pasar transfer karena dana terbatas, dan sudah langsung tersingkir dini di Coppa Italia.
Hal ini pula yang membuat pemandangan di kandang Juventus jadi unik.
Usai laga, para pemain Lazio merayakan kemenangan bersama fans mereka yang memadati tribun suporter tandang.
Hal ini tak bisa mereka lakukan di kandang musim ini.
Fans ultras dan fans biasa sedang memboikot laga kandang Lazio musim ini.
Sejak awal musim, Lazio rata-rata hanya punya 9.000 penonton dalam laga kandang mereka, tetapi saat tandang, tribun selalu penuh sesak.
Boikot ini sudah dilakukan sejak akhir musim lalu.
Boikot ini adalah bentuk protes fans kepada sang pemilik, Claudio Lotito.
Berkurangnya pemasukan dari tiket kandang diharapkan fans bisa memaksa Lotito menjual klub ke pemilik baru yang lebih ambisius.
Mereka ingin Lazio bersaing di papan atas klasemen Liga Italia.
Meski begitu, kini tanpa pemilik baru atau belanja banyak di pasar transfer, Gattuso mampu membawa Lazio bersaing di papan atas Serie A.
Sumber: Football Italia, Google, Opta
