Home > World

Inter Milan Sudah Kalah 7 Kali dalam 8 Laga Terakhir di Liga Champions

Inter Milan sudah mengalami 7 kekalahan dari 8 pertandingan terakhir mereka di ajang Liga Champions.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Inter Milan kalah tujuh kali dalam delapan laga terakhir di Liga Champions. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Inter Milan kalah tujuh kali dalam delapan laga terakhir di Liga Champions. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Inter Milan dipermalukan di kandang oleh Club Brugge pada pertandingan kedua di fase liga, ajang Liga Champions 2026-2027.

Tampil di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, Inter Milan mengalami kekalahan 3-4 dari Club Brugge.

Gawang I Nerazzurri jebol di menit ke-30, setelah Nicolo Tresoldi sukses mengeksekusi tendangan penalti, tetapi Lautaro Martinez mampu menyamakan kedudukan di menit ke-44.

Nicolo Tresoldi kembali membuat gawang Inter Milan bergetar pada menit ke-63, usai bekerja sama dengan Carlos Borges.

Baca Juga: Calvin Verdonk Catat Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions

Baca Juga: Liga Champions 2026-2027: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

Pada menit ke-74, Nicolo Tresoldi mencatatkan hat-trick, setelah mencetak gol ketiganya yang membuat Club Brugge unggul 3-1.

Lautaro Martinez sempat memmbuat kedudukan menjadi 2-3 pada menit ke-81, tetapi gol Romeo Vermant (87'), kembali membuat Club Brugge menjauh.

Gol Ange Yoan Bonny di menit 90'+3 tak dapat mengubah keadaan, Inter Milan kalah 3-4 dari Club Brugge di Liga Champions.

Ini menjadi kekalahan kedua Inter Milan di Liga Champiins untuk musim ini, sebelumnya mereka ditekuk Real Madrid 1-2.

Namun, jika dilihat lebih ke belakang, ini adalah kekalahan ketujuh Inter Milan, dari delapan penampilan terakhir mereka di ajang ini.

Catatan ini dimulai setelah I Nerazzurri gagal meneruskan catatan positif di fase liga Liga Champions musim lalu.

Sebenarnya, Inter Milan sempat meraih empat kemenangan beruntun musim lalu, mereka menang 2-0 atas Ajax, 3-0 atas Slavia Praha, 4-0 atas Union SG, dan 2-1 atas Kairat Almaty.

Namun, rentetan hasil buruk gagal dihindari, saat Inter Milan bertemu tim-tim dengan kualitas lebih baik.

Inter Milan kemudian kalah 1-2 dari Atletico Madrid, lalu takluk 0-1 dari Liverpool dan 1-3 dari Arsenal saat tampil di kandang.

Pada pertandingan terakhir fase grup, semua tampak membaik ketika Inter Milan menang 2-0 atas Borussia Dortmund.

Kejutan terjadi di babak playoff fase gugur, Inter Milan kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di leg pertama.

Harapan membalikkan keadaan di kandang justru kembali berbuah kekalahan 1-2 dari Bodo/Glimt yang tampil mengesankan musim lalu.

Ditambah hasil melawan Real Madrid dan Club Brugge, skuad asuhan Cristian Chivu sudah kalah tujuh kali dalam delapan laga di Liga Champions.

Catatan buruk ini mencoreng wajah Inter Milan di kompetisi Eropa.

Namun, mereka masih punya kesempatan memperbaikinya di sisa pertandingan Liga Champions.

Sumber: Transfermarkt

× Image