Calvin Verdonk Catat Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions

SKOR.id - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mencatat sejarah di Liga Champions,
Berkat penampilannya pada pertandingan Arsenal vs Lille, Calvin Verdonk resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Champions.
Pada pertandingan ini, Calvin Verdonk mendapat kesempatan bermain mulai menit ke-78.
Ia masuk menggantikan Romain Perraud yang turun sebagai starter di posisi bek kiri.
Baca Juga: Liga Champions 2026-2027: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Puji Erick Thohir, Presiden FIFA Belum Bisa Lupakan Kemenangan Timnas Indonesia
Namun, pada pertandingan ini, Calvin Verdonk tak dapat berbuat banyak untuk membantu Lille yang telah tertinggal 0-3 dari Arsenal.
Hasilnya selama 12 menit bermain, bek kiri Timnas Indonesia itu berhasil membantu timnya tak kebobolan lebih banyak.
Arsenal yang tampil di kandang baru mampu membobol gawang Lille di menit ke-64, melalui Jurrien Timber yang bekerja sama dengan Noni Madueke.
Skuad asuhan Mikel Arteta kembali menambah gol melalui Eberechi Eze di menit ke-67, usai menuntaskan umpan Bukayo Saka.
Gol pamungkas kemenangan Arsenal tercipta pada menit ke-71, saat Bukayo Saka menyempurnakan umpan dari Kai Havertz.
Arsenal pun menang 3-0 sekaligus memastikan kemenangan kedua di ajang Liga Champions musim ini.
Lille menjadi tim Prancis kedelapan yang dikalahkan Arsenal di Liga Champions, selain Auxere, Lens, Marseille, Monaco, Montpellier, dan PSG.
Hanya Barcelona (9) dan Real Madrid (10) melawan tim Jerman, serta catatan Arsenal melawan tim Spanyol (10), yang memiliki jumlah lebih banyak di kompetisi ini.
Bagi Lille, ini menjadi kekalahan kedua di ajang Liga Champions muisim ini.
Pada pertandingan pertama, Lille mengalami kekalahan 2-3 dari Real Betis saat tampil di kandang.
Namun, kala itu Calvin Verdonk hanya duduk di bangku cadangan, dan harus sabar menunggu untuk mencatatkan sejarah.
Laga ini juga menjadi reuni bagi rekan Calvin Verdonk, Olivier Giroud, yang pernah menjadi andalan Arsenal di masa lalu.
Sumber: Opta
