Home > Timnas Indonesia

Erick Thohir Petakan Kebutuhan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga mengomentari status Timnas Indonesia yang memulai dari putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Skor.id)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Skor.id)

SKOR.id - PSSI bersama Badan Tim Nasional (BTN) dan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah bersiap untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Menuju Piala Dunia 2030, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mulai memetakan kebutuhan pemain untuk skuad Garuda.

Bersama dengan BTN dan John Herdman, PSSI hendak memperkuat komposisi pemain agar memudahkan langkah tim lolos ke putaran final Piala Dunia 2030.

Erick Thohir menginginkan Timnas Indonesia memiliki tiga lapis pemain yang masing-masing terdiri dari 11, atau setidaknya dua kelompok pemain dengan kualitas yang mirip.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

“Seperti yang pernah saya sampaikan sekitar dua tahun lalu, kita harus memiliki tiga tim yang masing-masing terdiri dari 11 pemain, atau setidaknya dua kelompok berisi 11 pemain dengan kualitas yang relatif setara,” katanya, Selasa (13/10/2026).

Dari hasil pemetaan awal, posisi penjaga gawang dinilai sudah mumpuni dengan dua opsi kiper utama. Sektor bek tengah pun dianggap cukup, meski berpeluang ditambah satu amunisi baru.

Sementara itu bek kiri dianggap memiliki opsi melimpah. Masalah utama justru ada di bek kanan yang stoknya terbatas akibat badai cedera. Tambahan amunisi juga diperlukan untuk lini tengah, penyerang, hingga sektor sayap.

“Di lini tengah, mungkin ada tiga pemain yang konsisten, tetapi kita masih membutuhkan dua pemain lagi. Belum lagi kebutuhan di posisi penyerang dan sayap,” ujar Erick Thohir.

Ia pun lantas membandingkan kedalaman skuad Timnas Indonesia dengan Jepang yang memiliki sekitar 100 pemain di Eropa, termasuk belasan di Liga Inggris. Hal itu yang membuat Samurai Biru tak pusing saat diterpa cedera.

Menpora RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, pada 13 Oktober 2026. (Taufani Rahmanda/Skor.id)
Menpora RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, pada 13 Oktober 2026. (Taufani Rahmanda/Skor.id)

Oleh sebab itu, PSSI menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemain yang merumput di luar negeri dan di kompetisi domestik. Pemetaan ini akan terus dievaluasi bersama John Herdman dan BTN.

Di sisi lain, Timnas Indonesia yang kini berada di peringkat ke-21 Asia, berpeluang langsung lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia tanpa perlu melewati putaran pertama.

Garuda diproyeksikan mengisi Pot 3 bersama Timnas Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, dan India. Jika mengacu format lama, Indonesia tidak akan berada satu grup dengan negara-negara di pot yang sama.

“Kalau memang aturannya seperti itu, kita harus mengikutinya. Tentu maunya langsung masuk putaran keempat, tetapi kita tidak mendapatkan kesempatan itu. Kebijakan FIFA dan AFC harus kita ikuti,” ujar Erick Thohir.

“Karena persaingan menuju Piala Dunia sudah dimulai pada September tahun depan, kita harus mempersiapkannya sejak dini,” lelaki yang juga Menpora RI itu menegaskan.

Pengundian putaran pertama dan kedua dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026, sedangkan pertandingan putaran kedua akan digelar September 2027 hingga Maret 2028.

Kendati demikian, seluruh format, pembagian pot, dan jadwal pertandingan resmi Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia masih menunggu konfirmasi dari AFC.

× Image