Menpora Erick Thohir Serahkan Langsung Trofi ke Marco Bezzecchi di MotoGP Mandalika

SKOR.id - MotoGP Mandalika 2026 resmi berakhir dengan Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang balapan utama.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Erick Thohir, hadir langsung untuk menyerahkan trofi kepada pembalap asal Italia itu.
Momen penyerahan trofi tersebut turut menjadi sorotan media internasional. Sky Sport mengunggah foto Erick Thohir saat menyerahkan trofi kepada Bezzecchi melalui media sosial.
Dalam unggahannya, media olahraga tersebut memperkenalkan Erick sebagai Menpora Indonesia sekaligus mantan Presiden Inter Milan.
Kehadiran Erick Thohir menambah perhatian terhadap penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: RRQ Hoshi Terancam Gagal Playoff Lagi, Ini Skenario yang Bisa Selamatkan Sang Raja
Ajang balap motor kelas dunia ini kembali menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya dalam kalender olahraga internasional.
Bezzecchi pun menutup akhir pekan balapan dengan hasil maksimal setelah berhasil mengamankan kemenangan pada balapan utama. Podium tertinggi di Mandalika menjadi pencapaian penting bagi pembalap yang bersaing di kelas utama MotoGP tersebut.
Selain kemenangan Bezzecchi, perhatian publik Indonesia juga tertuju pada penampilan dua pembalap Tanah Air yang berlaga di kelas Moto2 dan Moto3, yakni Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama.
Veda Ega menjadi pembalap Indonesia dengan hasil paling menonjol pada seri Mandalika 2026. Pembalap muda tersebut mengawali balapan Moto3 dari posisi ketujuh. Ia kemudian mampu mempertahankan daya saingnya sepanjang perlombaan hingga menyelesaikan balapan di posisi keenam.
Hasil tersebut membuat Veda berhak mendapatkan tambahan 10 poin dalam klasemen Moto3. Tambahan angka ini menjadi modal penting bagi pembalap Indonesia itu untuk melanjutkan persaingan pada seri-seri berikutnya.
Finis keenam juga memperlihatkan kemampuan Veda untuk bersaing dengan para pembalap internasional di kelas Moto3. Tampil di hadapan publik sendiri memberikan kesempatan baginya untuk menunjukkan potensi sekaligus membuktikan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level dunia.
Sementara itu, hasil berbeda didapatkan Mario Suryo Aji yang tampil di kelas Moto2. Mario memulai balapan dari posisi ke-23 dan harus berjuang dari barisan belakang untuk memperbaiki posisinya.
Namun, pembalap Indonesia tersebut akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-20.
