Home > Timnas Indonesia

Erick Thohir: Lawan Malaysia, Timnas Indonesia Harus Percaya Kekuatan Sendiri

Ketum PSSI, Erick Thohir, menegaskan laga melawan Malaysia bukan bicara sekadar mencari tiga poin.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia tidak gentar menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, skuad Garuda harus menghormati kekuatan lawan, tetapi tetap memiliki keyakinan terhadap kemampuan sendiri.

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB. Laga ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan dalam rangkaian edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Erick melihat duel Indonesia dan Malaysia memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya sekadar memperebutkan tiga poin.

“Indonesia melawan Malaysia tentu menjadi pertandingan yang sangat menarik. Ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga pertandingan dengan sejarah rivalitas yang panjang. Kedua tim sama-sama menang pada pertandingan pertama, jadi saya yakin pertandingan akan berlangsung sangat kompetitif,” ujar Erick Thohir.

Baca Juga: Antusiasme Makin Tinggi, 56 Ribu Tiket Laga Timnas Indonesia vs Malaysia Terjual

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengawali perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif. Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh dengan skor 3-0.

Malaysia bahkan langsung mendapat sorotan setelah pemain naturalisasi asal Brasil, Bergson da Silva, mencetak gol pada laga debutnya. Selain Bergson, Malaysia juga memiliki dua pemain naturalisasi baru lainnya, yakni Manuel Hidalgo dan Brad Tapp.

Erick menyadari kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Malaysia memiliki tambahan kekuatan. Namun, ia menegaskan hal itu tidak boleh membuat pemain Indonesia kehilangan kepercayaan diri.

“Malaysia datang dengan skuad yang kuat. Mereka juga membawa pemain-pemain naturalisasi yang baru dan langsung memberikan tambahan kualitas. Kita harus menghormati kekuatan Malaysia, tetapi pada saat yang sama kita harus percaya dengan kekuatan tim kita sendiri,” kata Erick.

Erick meminta para pemain Timnas Indonesia menjaga konsentrasi, disiplin, serta menunjukkan semangat juang sejak menit pertama. Ia menilai kunci menghadapi laga dengan rivalitas tinggi bukan hanya kemampuan individu, tetapi juga kekompakan seluruh tim.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bermain sebagai satu tim. Kita sudah memulai turnamen dengan baik, tetapi perjalanan masih panjang. Malaysia adalah tantangan berikutnya dan kita harus memberikan yang terbaik di lapangan,” ujarnya.

Erick juga mengajak masyarakat Indonesia memenuhi SUGBK dan memberikan dukungan positif kepada skuad Garuda.

“Ini saatnya kita bersama-sama memberikan energi positif kepada Timnas. Dukungan suporter sangat penting. Kita ingin SUGBK menjadi rumah yang memberikan semangat kepada para pemain untuk berjuang maksimal,” tutur Erick.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 tidak sekadar menjadi turnamen regional biasa. Erick menilai kompetisi perdana ini memiliki gengsi tinggi, terlebih FIFA memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraannya.

“FIFA ASEAN Cup adalah turnamen yang bergengsi. Kita bisa melihat langsung bagaimana FIFA memberikan perhatian besar terhadap FIFA ASEAN Cup. Sekretaris Jenderal FIFA hadir pada pembukaan di Jakarta, dan pada pertandingan final nanti Presiden FIFA juga akan hadir menyaksikan langsung partai puncak,” jelasnya.

Sumber: PSSI

× Image