Menpora Minta Tidak Ada Spekulasi dan Hormati Proses Hukum CAS untuk Rizki Juniansyah

SKOR.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir angkat bicara terkait absennya atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Rizki dipastikan tidak dapat tampil setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak permohonan untuk mencabut provisional suspension yang dijatuhkan International Weightlifting Federation (IWF).
Menpora Erick menegaskan pemerintah menghormati keputusan CAS sekaligus proses hukum yang masih berlangsung. Ia meminta seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai perkara Rizki karena pemeriksaan pokok perkara belum selesai.
“Saya sudah mendapatkan laporan mengenai perkembangan kasus yang dialami Rizki Juniansyah. Kita tentu menyayangkan Rizki tidak bisa bertanding di Asian Games kali ini,” ujar Erick.
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap
Erick menegaskan perkara yang dihadapi Rizki bukan berkaitan dengan penggunaan substansi terlarang, melainkan persoalan pelaporan kehadiran atau whereabouts.
“Perlu digarisbawahi bahwa sangkaan terhadap Rizki bukan soal penggunaan substansi terlarang, tapi soal pelaporan kehadiran atau whereabouts. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan di CAS dan tidak berspekulasi mendahului keputusan akhir dari proses tersebut,” katanya.
Kemenpora, lanjut Erick, akan terus berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) untuk mengawal proses yang sedang dijalani Rizki.
Pemerintah juga memastikan atlet peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut mendapatkan pendampingan dan dukungan selama proses hukum berlangsung.
“Kemenpora terus berkoordinasi dengan KOI dan PABSI untuk mengawal bersama proses kasus ini. Kita ingin memastikan Rizki mendapatkan pendampingan yang maksimal dan dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Erick.
Absennya Rizki menjadi kehilangan bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Atlet kelahiran Serang tersebut merupakan salah satu andalan Indonesia setelah mencatat prestasi besar dengan meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Meski demikian, Erick meminta Rizki tetap menjaga semangat dan fokus menghadapi proses yang sedang berjalan.
“Tentu kita semua kecewa karena Rizki tidak bisa tampil di Asian Games. Dia adalah atlet yang sudah memberikan prestasi besar untuk Indonesia. Tetapi perjuangan seorang atlet tidak berhenti hanya karena satu kompetisi,” ujar Erick.
Ia berharap proses di CAS dapat berjalan dengan baik sehingga Rizki bisa segera kembali fokus pada kariernya sebagai atlet.
“Kita berharap proses ini bisa berjalan dengan baik. Kami ingin Rizki tetap memiliki masa depan yang panjang sebagai atlet dan terus bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih,” pungkasnya.
