Dejan/Felisha Resmi Jadi Pasangan Baru, Debut di Denmark Open 2026

SKOR.id - PP PBSI kembali melakukan perombakan di sektor ganda campuran. Tiga pasangan baru terlahir di Pelatnas Cipayung.
Mereka adalah Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, serta M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil.
Sedikit mengejutkan, terutama Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu yang sebenarnya belum lama dijajal.
Bahkan, Dejan/Apri baru-baru ini mampu menggondol gelar juara Pontianak International Challenge 2026.
Adapun Felisha dan Indah memang sedang lowong setelah pasangan mereka masing-masing diduga terlibat skandal pengaturan skor, yakni Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana.
Baca Juga: Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Joaquin/Fadia Jadi Pasangan Anyar
Baca Juga: Nama Pasangan Ganda Campuran Dejan/Felisha Muncul di Denmark Open 2026
Indah sempat dicoba dengan Bagas pada Pontianak International Challenge 2026, tapi gugur di perempat final.
Sementara, Nawaf merupakan talenta muda berusia 20 tahun yang punya pengalaman di ganda campuran maupun ganda putra.
"Sekarang kami sedang mencari format terbaik untuk sektor ganda campuran. Oleh karena itu, beberapa kombinasi pasangan seperti Dejan/Felisha, Bagas/Apriyani, dan Nawaf/Indah akan kami coba," kata pelatih kepala ganda campuran utama Pelatnas PBSI, Nova Widianto.
"Mereka akan bermain di beberapa turnamen untuk melihat bagaimana hasilnya, termasuk chemistry, komunikasi, pola permainan, dan konsistensi mereka di lapangan. Dari situ nanti akan kami evaluasi," tambahnya.
Lebih lanjut, Nova tak menggaransi tiga pasangan ini akan dipertahankan secara permanen. Itu semua tergantung performa di turnamen yang diikuti.
Dejan/Felisha rencananya akan debut di Denmark Open 2026, 13-18 Oktober mendatang, bersamaan dengan Nawaf/Indah yang turun di Malaysia Super 100 2026.
Sedangkan Bagas/Apri menjadi yang pertama tampil, tepatnya di Indonesia International Challenge 2026 di Surabaya, 22-27 September.
"Kami memang ingin melihat dulu prosesnya, jadi belum bisa langsung menilai pasangan mana yang paling ideal. Semua akan kami berikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka," ujar Nova.
"Ini juga menjadi bagian dari program jangka panjang menuju Road to Olympic. Mudah-mudahan dari proses ini kami bisa mendapatkan format pasangan yang paling tepat dan kompetitif untuk ke depannya," dia memungkasi.
Sumber: PBSI
