Home > Liga Inggris

Cara Man United Bersaing dengan Rival yang Lebih Kaya

Punya banyak rival yang lebih kaya, ada cara tersendiri yang dilakukan Manchester United untuk bersaing.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Punya banyak rival yang lebih kaya, ada cara tersendiri yang dilakukan Manchester United untuk bersaing versi Michael Carrick. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Punya banyak rival yang lebih kaya, ada cara tersendiri yang dilakukan Manchester United untuk bersaing versi Michael Carrick. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Ada cara yang dilakukan Manchester United untuk bersaing dengan rival yang lebih kaya.

Total, Setan Merah mengeluarkan dana 148 juta poundsterling untuk membeli pemain baru musim ini.

Jumlah ini jauh di bawah Chelsea dan Tottenham Hotspur yang mengeluarkan dana lebih dari 300 juta pounds, ataupun 458 juta pounds yang dikeluarkan Manchester City.

Liverpool contoh lain, The Reds pekan ini menurunkan tiga pemain berharga lebih dari 100 juta pounds: Alexander Isak, Bradley Barcola, dan Florian Wirtz.

Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Baca Juga: Hitung-Hitungan Peluang Indonesia Lolos Piala Asia U-20 2027

Sedangkan transfer termahal Man United musim panas ini adalah Carlos Baleba dari Brighton yang "hanya" seharga 70 juta pounds.

Mahar ini bahkan lebih rendah 19 juta pounds dari harga saat Man United membeli Paul Pogba satu dekade lalu.

Hutang dan rencana pembangunan stadion baru menjadi beberapa hal yang membuat Setan Merah tak bisa jor-joran di pasar transfer.

Selain Baleba, transfer Man United musim panas ini termasuk mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea dan Ypuri Tielemans dari Aston Villa.

Meski tak bisa belanja banyak dan besar, pelatih Michael Carrick tak patah arang.

Ia yakin bahwa uang bukan jawaban untuk membentuk tim kuat dan yakin Setan Merah masih bisa bersaing.

"Saya merasa kami pasti bisa. Tantangannya adalah menemukan paduan yang pas, keseimbangan, dan persatuan bersama," ujar Carrick.

"Uang memang kadang menjadi faktor besar, tetapi tak selalu menjadi jawaban."

Carrick bukan hanya omong semata.

Musim lalu ia membawa Setan Merah menang 12 kali dalam 17 laga ia memimpin, dan berakhir di posisi ketiga.

"Di klub ini, Anda harus berjuang untuk meraih kemenangan. Itulah posisi yang ingin kami capai, dan kami ingin berusaha mewujudkannya secara konsisten," ujar Carrick.

"Saya tidak suka terus menoleh ke belakang, tetapi para pemain tahu apa yang diperlukan untuk mencatatkan rentetan hasil positif seperti musim lalu. Memang benar, hal itu terjadi hanya di satu kompetisi saja dan kami bermain di banyak kompetisi musim ini, namun kami sudah memperkuat skuad, jadi kami optimistis dengan apa yang bisa kami capai."

Sumber: BBC, Wikipedia, Google

× Image