Home > Liga Italia

Satu Penyesalan Chivu usai Inter Milan Menang Tipis vs Cagliari

Usai Inter Milan menang tipis lawan Cagliari di Liga Italia, Cristian Chivu ungkap satu penyesalan.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Usai Inter Milan menang tipis lawan Cagliari di Liga Italia, Cristian Chivu ungkap satu penyesalan. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Usai Inter Milan menang tipis lawan Cagliari di Liga Italia, Cristian Chivu ungkap satu penyesalan. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Ada satu penyesalan dalam dada Cristian Chivu usai Inter Milan menang lawan Cagliari.

Inter Milan menang 1-0 lawan Cagliari pada laga giornata kedua Liga Italia 2026-2027, Senin (31/8/2026) dini hari WIB.

Meski menang dan sapu bersih dalam dua laga awal, ada penyesalan yang tersisa dalam dada sang pelatih, Cristian Chivu.

Sepanjang laga, Inter Milan melepaskan 31 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.

Baca Juga: Bukan dari Malaysia, Mengapa Ada Tim Sabah di Liga Champions Musim Ini?

Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Hanya saja, Inter hanya mampu mencetak satu gol sepanjang pertandingan, membuat Cagliari berpeluang menyamakan kedudukan sampai akhir laga.

"Ini adalah laga klasik yang mana jika Anda tak mengunci kemenangan, Anda bisa mendapatkan masalah," ujar Chivu.

"Kami menjadi tak terorganisir dan terbuka pada babak kedua, kami panik. Kami membuat banyak peluang, jadi jika ada penyesalan, itu adalah kami tak bisa mencetak lebih banyak gol dari peluang yang ada."

Pada laga ini, Inter butuh tendangan jarak jauh Hakan Calhanoglu untuk mencetak gol pada menit kesembilan.

Ini adalah gol dari luar kotak penalti ke-15 sejak Calhanoglu bergabung dengan Inter Milan pada 2021.

Dalam periode waktu yang sama, catatan gol luar kotak penalti ini hanya kalah dari Harry Kane (16 gol) dan Kylian Mbappe (22).

Kemenangan ini juga membawa catatan positif untuk Chivu.

Ia kini mencatat 32 kemenangan dalam 53 laga Liga Italia.

Persentase kemenangan 60,4 persen adalah yang tertinggi ketiga untuk pelatih yang punya minimal 50 laga di Serie A.

Ia hanya kalah dari Antonio Conte (66,3 persen) dan Leonardo (60,7 persen) dalam sejarah Liga Italia.

Sumber: Football Italia, Opta, Google

× Image