Asian Games 2026: Pelari Maraton Putri Tercepat Indonesia Ingin Tingkatkan Rekor

SKOR.id - Atlet lari maraton putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, bertekad meningkatkan rekor waktu sekaligus prestasinya pada Asian Games 2026 di Jepang.
Odekta Naibaho akan menjadi wakil Indonesia pada maraton putri di Aichi-Nagoya 2026. Ajang yang berlangsung 19 September hingga 4 Oktober itu pun tak ingin disia-siakan.
Pelari berusia 34 tahun itu ingin menjadi ajang twrsebut sebagai wadah untuk terus memperbaiki catatan waktu yang sudah dimiliki, sekaligus meningkatkan prestasinya.
"Tentu, sebagai seorang atlet itu ada ambisi, egonya itu selalu ada. Pasti ada," kata Odekta Naibaho usai jumpa pers Pertamina Eco RunFest 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026) sore.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Sebagai informasi, Odekta sebelumnya berhasil memecahkan rekor nasional maraton putri Indonesia pada ajang Gold Coast Marathon 2025 Queensland, Australia.
Yakni dengan mencatatkan waktu 2 jam 31 menit 34 detik, melampaui catatan yang dipegang Triyaningsih dengan waktu 2 jam 31 menit 39 detik dan telah bertahan sekitar 14–15 tahun.
Rekor waktu yang ditorehkan pelari asal Sumatera Utara itu juga lebih baik dibandingkan pencapaiannya pada Asian Games 2022 di Cina.
Ketika mewakili Merah Putih di Hangzhou, Odekta mencatatkan waktu 2 jam 37 menit 51 detik dan finis di peringkat ke-10, yang sejatinya merupakan pencapaian yang cukup baik.
Dengan peningkatan performa tersebut, Odekta kini bertekad kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memperbaiki catatan waktu ketika dipercaya mewakili Indonesia pada Asian Games 2026.
Mengenai target peringkat, ia mengaku ingin memperbaiki posisi dibanding edisi sebelumnya. Juga menjadikan ajang nanti sebagai kesempatan menguji sejauh mana perkembangan performanya setelah berhasil memecahkan rekor nasional.
"Namanya kita ingin berlomba, kan harus ada yang terbaik ya. Tapi apa pun hasilnya di sana nanti, setidaknya kita tunjukkan dulu, berlomba dulu. Hanya Tuhan yang tahu hasilnya," kata Odekta.
Ia menambahkan, sejauh ini persiapan melalui pemusatan latihan nasional Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menuju Asian Games 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.
Odekta bersama tim masih terus melakukan pematangan latihan, termasuk menjaga konsistensi performa dan mengukur kemampuan melalui sejumlah perlombaan.
Berbagai ajang lari yang diikuti seperti Maybank Marathon 2026 di Bali, lalu Pertamina Eco RunFest 2026 yang akan datang, menurutnya, merupakan bagian dari program pelatihan untuk mematangkan persiapan menghadapi Asian Games 2026.
"Event-event seperti ini sebenarnya untuk mengingatkan kami. Jadi kayak memancing emosional kita, apakah kita masih ada rasa kompetitif atau tidak, atau pace kita sudah masuk ke kompetisi atau tidak," ucapnya.
Terakhir, Odekta berharap rangkaian persiapan dan perlombaan tersebut dapat membantunya mencapai kondisi terbaik sebelum tampil di Jepang nanti.
