Home > Liga TopSkor

Harapan Putri Irfan Bachdim dari GIC hingga Tembus Timnas Indonesia

Jejak legenda sepak bola Indonesia, Irfan Bachdim, berpotensi berlanjut melalui putri sulungnya, Kiyomi Sue Bachdim.
Image
nizar galang Editor : Nizar Galang
Garuda International Cup (GIC) 2026. (Zulhar Eko Kurniawan/Skor id) Sumber:
Garuda International Cup (GIC) 2026. (Zulhar Eko Kurniawan/Skor id) Sumber:

SKOR.id – Jejak legenda sepak bola Indonesia, Irfan Bachdim, berpotensi berlanjut melalui putri sulungnya, Kiyomi Sue Bachdim.

Di usia 14 tahun, Kiyomi Sue Bachdim mulai serius mengembangkan kemampuan dan mengejar karier sebagai pesepak bola putri.

Saat ini, Kiyomi sedang memperkuat akademi Bali United dan tampil di ajang Garuda International Cup (GIC) 2026.

"Saya dulu sering melihat ayah bermain di stadion. Menurut saya, dia bermain sangat keren," kata Kiyomi di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026).

Pengalaman menyaksikan sang ayah bermain kemudian membuat Kiyomi tertarik merasakan langsung atmosfer pertandingan dari dalam lapangan.

Ia mulai bermain sepak bola di sekolah sebelum akhirnya bergabung dengan SSB Bali Bulldogs dan melanjutkan perjalanan ke akademi Bali United.

"Saya terus bermain sepak bola, kemudian saya bergabung dengan sebuah klub dan setelah itu pindah ke akademi Bali United," ujarnya.

Kiyomi juga mengaku senang selama menekuni sepak bola mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Irfan dan Jennifer Bachdim.

"Orang tua saya sangat suportif dan mereka melakukan segalanya untuk saya. Jadi saya sangat bersyukur memiliki mereka," tutur Kiyomi.

Putri sulung Irfan Bachdim, Kiyomi Sue Bachdim membela Akademi Bali United di GIC 2026. (Nizar Galang/Skor.id)
Putri sulung Irfan Bachdim, Kiyomi Sue Bachdim membela Akademi Bali United di GIC 2026. (Nizar Galang/Skor.id)

Dukungan Irfan dan Jennifer juga dirasakan Kiyomi ketika menjalani pertandingan. Keduanya disebut kerap hadir langsung di pinggir lapangan untuk memberikan dukungan, baik ketika Kiyomi bermain di Bali maupun saat tampil di Jakarta.

Namun, pada GIC 2026 kali ini, Kiyomi harus tampil tanpa kehadiran langsung sang ayah. Irfan Bachdim sedang menjalani agenda lain, tetapi dukungan untuk sang putri tetap diberikan dari rumah.

"Mereka sering bersorak menyemangati saya dari pinggir lapangan. Hal itu sangat membantu saya sebagai pemain," kata Kiyomi.

Sebagai informasi pada GIC 2026, Kiyomi menjadi bagian dari akademi Bali United yang tampil di kategori putri.

Bali United tergabung di Grup B bersama ASIOP Biru, Cipta Cendikia FA, dan Tajimalela FA.

Turnamen yang berlangsung di ASIOP Training Ground dan AYO Arena, Sentul, Jawa Barat, pada 19-23 Agustus 2026 tersebut menjadi kesempatan bagi Kiyomi untuk menambah pengalaman sekaligus mengasah kemampuannya menghadapi berbagai lawan.

"Saya rasa mengikuti turnamen di berbagai kota sangat penting untuk pengalaman saya. Seperti di turnamen ini saya sangat menikmatinya. Ini menjadi salah satu turnamen yang terbaik yang pernah saya ikuti," ungkapnya.

Selain itu, Kiyomi juga mengaku ingin mengikuti jejak ayahnya yang bisa membela Timnas Indonesia.

"Saya pasti senang jika nanti bisa membela Timnas Putri Indonesia. Karena saya pasti akan merasakan level permainan sepak bola yang berbeda," pungkasnya.

× Image