Home > Liga TopSkor

GIC 2026 Jadi Ajang Mengasah Skill dan Mental Pemain Timnas U-17 Indonesia

Garuda International Cup (GIC) U-17 2026 menjadi salah satu ajang penting bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan.
Image
nizar galang Editor : Nizar Galang
Garuda International Cup (GIC) 2026. (Zulhar Eko Kurniawan/Skor id) Sumber:
Garuda International Cup (GIC) 2026. (Zulhar Eko Kurniawan/Skor id) Sumber:

SKOR.id - Garuda International Cup (GIC) U-17 2026 menjadi salah satu ajang penting bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mental bertanding menghadapi kompetisi dengan level persaingan yang lebih tinggi.

Hal tersebut dirasakan oleh empat pemain Timnas U-17 Indonesia yang memperkuat Farmel pada GIC U-17 2026, yakni Miraj Rizky Sulaeman, Fardan Ary Setyawan, Fardan Farras Prawita, dan Fariq Rizqi.

Pada laga perdana Grup C GIC U-17 2026, Farmel langsung menunjukkan performa impresif. Mereka sukses mengalahkan wakil Singapura, Woodlands Warriors, dengan skor telak 9-0 di Lapangan ATG, Sentul, Bogor, Rabu (19/8/2026).

Kehadiran sejumlah pemain Timnas U-17 Indonesia membuat GIC 2026 menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.

Miraj Rizky Sulaeman menilai GIC 2026 memiliki peran penting dalam persiapan tim menghadapi musim kompetisi mendatang, khususnya Elite Pro Championship.

"Ya tentunya turnamen GIC ini memang penting buat kami, terutama ini juga menjadi bagian persiapan preseason untuk kami mengukur kemampuan jelang berlaga di Elite Pro Championship nanti," ujar Miraj.

Empat pemain timnas U-17 Indonesia yang membela Farmel di GIC 2026 yakni Farmal yakni Fardan Ary, Miraj Rizky, Fariq Rizky, dan Fardan Farras. (Nizar Galang/Skor.id)
Empat pemain timnas U-17 Indonesia yang membela Farmel di GIC 2026 yakni Farmal yakni Fardan Ary, Miraj Rizky, Fariq Rizky, dan Fardan Farras. (Nizar Galang/Skor.id)

Selain menjadi ajang pemanasan sebelum kompetisi, Miraj berharap adanya kompetisi sepak bola usia muda yang berjenjang dan kompetitif di Indonesia.

"Saya juga berharap PSSI bisa memberikan turnamen atau kompetisi yang berjenjang untuk para pemain muda dan juga kompetitif tentunya dari usia bawah hingga mengantar kami ke jenjang senior nanti," katanya.

Sementara itu, Fardan Ary Setyawan menyoroti kehadiran tim-tim mancanegara di GIC 2026. Menurutnya, menghadapi lawan dari luar Indonesia memberikan pengalaman berbeda bagi para pemain muda.

"Terlebih di GIC ini banyak lawan-lawan dari luar negeri juga, artinya kami pastinya mendapat pengalaman dari tim-tim yang di luar nasional ini," ujar Fardan.

Dengan persaingan yang melibatkan tim-tim dari berbagai negara, GIC 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga sarana bagi para pemain muda Indonesia untuk meningkatkan kualitas teknik, pengalaman, dan mental bertanding.

Bagi para pemain yang tengah dipersiapkan menuju level profesional maupun tim nasional, pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda menjadi modal penting untuk perkembangan karier ke depan.

× Image