Arsenal Juara Community Shield 2026, Awal Era Man City Tanpa Pep Guardiola Suram

SKOR.id - Arsenal mengawali musim 2026-2027 dengan cemerlang, pasukan Mikel Arteta sukses merengkuh trofi Community Shield.
Menghadapi Manchester City di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, Minggu (16/8/2026), sang juara Liga Inggris menang telak 3-0.
The Gunners bahkan sudah unggul ketika laga baru berjalan 23 detik, tepatnya saat Riccardo Calafiori lolos dari kawalan lini belakang City berkat umpan cerdik Myles Lewis-Skelly.
Dingin bagaikan seorang striker, fullback asal Italia itu tanpa kesulitan menaklukkan kiper The Cityzens, Gianluigi Donnarumma.
Itu merupakan salah satu gol tercepat dalam sejarah Community Shield.
Faktanya, Calafiori adalah pemain pertama yang mampu merobek jala lawan pada menit pertama Community Shield sejak Bobby Owen melakukannya buat Man City pada edisi 1968.
Gol cepat menandai awal dominasi Arsenal pada laga ini, dan menit ke-28, keunggulan mereka bertambah.
Adalah Kai Havertz yang menjebol gawang Donnarumma lewat tandukan jarak dekat, menyambut umpan sundulan Christos Tzolis.
Penyerang internasional Jerman itu menegaskan performa impresifnya setiap kali berhadapan dengan City, yakni tujuh keterlibatan (empat gol, tiga assist) dalam 16 pertemuan.
Tak ada tim lain yang lebih menderita saat bertemu Havertz daripada The Cityzens.
Keberingasan Arsenal tak berhenti di sana. Sesaat usai jeda, tepatnya menit ke-48, gol ketiga lahir dari kaki sang kapten Martin Odegaard.
Menerima sodoran Tzolis, gelandang asal Norwegia itu dengan cerdik melewati satu pemain sebelum mempermalukan Donnarumma lewat gerakan tipu.
Odegaard memang tampil luar biasa pada pertandingan ini. Selain menyumbang gol, dia juga memimpin statistik umpan sukses (55), dribel sukses (3), dan memenangi penguasaan bola (9) di antara semua pemain Arsenal.
Pujian juga layak diberikan kepada Christos Tzolis. Pada penampilan debutnya di laga resmi, eks winger Club Brugge itu langsung menyumbang dua assist vital.
Performa ini menyandingkan namanya dengan legenda sepak bola Inggris, David Beckham, sebagai pemain yang mampu membukukan dua atau lebih assist dalam laga Community Shield.
Beckham melakukan itu saat membawa Manchester United menang 4-0 atas Newcastle United pada edisi 1996.
Man United masih tercatat sebagai pengoleksi gelar terbanyak Community Shield dengan total 21, tapi kini Arsenal kian mendekat lewat raihan ke-18 sepanjang sejarah.
Man City suram
Sebaliknya, buat Manchester City kekalahan telak ini menyalakan alarm dini di era kepelatihan Enzo Maresca.
Mereka sejatinya mampu juga membuat beberapa peluang berbahaya, tapi secara keseluruhan permainan Erling Haaland dan kawan-kawan tidak mengesankan.
Faktanya, Haaland sama sekali tak berkutik di area Arsenal, hanya mencatat tujuh sentuhan sebelum diganti pada menit ke-53.
Namun, sulit menyalahkan Haaland ketika lini tengah The Cityzens sama sekali tak jalan. Rekrutan anyar Elliott Anderson tak padu dengan Mateo Kovacic, Phil Foden juga kehilangan kreativitas.
Di belakang, duo Josko Gvardiol dan Ruben Dias terlalu gampang ditembus, sedangkan Donnarumma menampilkan salah satu aksi terburuk dalam kariernya.
Enzo Maresca masuk ke dalam buku sejarah Man City sebagai pelatih dengan kekalahan terbesar dalam laga debutnya, menyamai margin +3 yang diderita Harry Newbould saat City asuhannya kalah 1-4 dari Arsenal pada 1906.
Tak heran jika para penggemar City langsung menyuarakan kerinduan terhadap Pep Guardiola ketika peluit panjang berbunyi di Cardiff, pelatih tersukses The Cityzens sepanjang masa yang cabut akhir musim lalu.
Namun, ini baru awal. Enzo Maresca masih punya banyak waktu untuk membenahi semua kekurangan yang terlihat dalam skuadnya.
Bagaimanapun, Manchester City tetap memiliki materi dengan kualitas melimpah, tinggal menemukan formula terbaik.
