Home > Other Sports

Islam Makhachev Pertajam Rekor Kemenangannya di UFC

Hasil menghadapi Machado Garry ini sekaligus memperpanjang catatan kemenangannya menjadi 17 pertandingan beruntun di UFC.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Islam Makhachev (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:
Islam Makhachev (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Islam Makhachev kembali menunjukkan dominasinya di Ultimate Fighting Championship (UFC). Petarung asal Rusia itu sukses mempertahankan gelar juara kelas welter UFC setelah mengalahkan Ian Machado Garry dalam duel utama UFC 330 di Philadelphia, Sabtu malam waktu setempat.

Makhachev meraih kemenangan melalui unanimous decision. Ketiga juri memberikan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 untuk petarung berusia 34 tahun tersebut. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kemenangannya menjadi 17 pertandingan beruntun di UFC.

Pencapaian tersebut membuat Makhachev mencatatkan namanya seorang diri dalam sejarah UFC. Ia kini melewati rekor 16 kemenangan beruntun milik legenda UFC sekaligus Hall of Famer, Anderson Silva, yang sebelumnya menjadi pemegang rekor tersebut sejak 2006 hingga 2013.

Dalam pertarungan selama lima ronde atau 25 menit, Makhachev tampil sebagai pengendali pertandingan. Ia mampu menentukan tempo pertarungan melalui kombinasi chain wrestling, kontrol atas yang rapat, serta kemampuan striking yang semakin berkembang.

Baca Juga: Kapan MPL Indonesia Season 18 Dimulai?

Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Makhachev beberapa kali berhasil membawa Garry ke posisi bawah dan mempertahankan kontrol dalam waktu lama. Ia juga tidak hanya mengandalkan kemampuan gulat. Pada ronde kedua, Makhachev melancarkan head kick keras yang memberikan kerusakan cukup signifikan kepada lawannya.

Di sisi lain, Garry menunjukkan pertahanan yang disiplin. Petarung asal Irlandia tersebut mampu melakukan sejumlah defensive scramble untuk keluar dari situasi berbahaya di matras. Namun, upayanya belum cukup untuk mengimbangi dominasi Makhachev dan meyakinkan para juri.

Garry sebenarnya memiliki misi besar dalam pertarungan tersebut. Ia berambisi menjadi petarung Irlandia kedua yang berhasil menjadi juara UFC secara undisputed. Sayangnya, ambisi tersebut harus tertunda setelah Makhachev tampil konsisten sepanjang lima ronde.

Usai pertarungan, Garry memberikan penghormatan kepada sang juara. Ia mengakui Makhachev memang layak memenangkan pertarungan dan tidak memiliki alasan untuk menyalahkan hasil keputusan juri.

“Tidak ada apa-apa selain rasa hormat untuk Islam. Dia menang. Saya tidak punya keluhan dan tidak ada alasan,” ujar Garry di dalam Octagon.

Sementara itu, Makhachev mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah, terutama ketika pertarungan memasuki ronde-ronde kejuaraan.

“Selalu sulit,” kata Makhachev mengenai pertarungan panjang menghadapi Garry.

Dengan kemenangan ini, rekor profesional Makhachev meningkat menjadi 29-1. Selain mempertahankan sabuk juara kelas welter, ia juga semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah UFC.

× Image