Penentuan Jadwal Persija vs Persib Tiru Sistem di Liga Inggris dan Jepang

SKOR.id - Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, meniru sistem yang digunakan di Liga Inggris dan Jepang, Premier League dan J League, dalam menyusun jadwal Super League 2026-2027.
Sebelumnya I.League sudah memastikan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia musim baru tersebut dimulai pada 4 September 2026. Draf jadwal pertandingannya pun sudah disusun dan disebarkan ke klub.
Sorotan utama langsung mengarah ke duel klasik yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Persib Bandung, sebab sudah terjadi di awal musim, yakni dalam pekan kedua pada 12 September 2026 sore.
Saat ditanya terkait getolnya pertandingan yang kerap dijuluki El Clasico-nya Indonesia itu, Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, pun memaparkan soal sistem yang dipakai pihaknya dalam menyusun jadwal laga.
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Piala Presiden 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen
“Semua penjadwalan yang kami lakukan per hari ini basisnya menggunakan sistem yang baru tahun ini kami terapkan,” katanya usai konferensi pers perihan Indonesia Women’s League pada Selasa (11/8/2026).
“Sistem tersebut digunakan oleh Premier League, J League, serta klub-klub atau kompetisi besar di luar negeri. Jadi, semua keinginan dari klub sudah bisa diakomodasi melalui sistem tersebut.”
“Artinya, klub memberikan permintaan atau feedback melalui sistem yang sudah kami perkenalkan sejak tiga bulan lalu. Misalnya, ada klub yang meminta pertandingan kandangnya digelar bertepatan dengan hari ulang tahun klub.”
“Itu semua bisa terakomodasi dengan agenda atau kalender yang sudah kita tetapkan. Dari kalender tersebut, klub sudah memasukkan beberapa poin untuk memberikan tempat khusus bagi mereka. Itu yang pertama,” Ferry Paulus memaparkan.
Lebih lanjut ia menjelaskan untuk yang kedua, klub juga menginginkan pertandingan kandang tertentu yang berpotensi mendatangkan pemasukan besar. Itu juga dimasukan ke sistem.
“Dari analisis tersebut, secara sistem, sistem ini bisa mengakomodasi lebih dari ratusan ribu permintaan dari klub-klub tadi,” Ferry Paulus menambahkan penjelasannya kepada awak media di Jakarta.
“Setelah semuanya terakomodasi, baru kami bagikan jadwal tersebut secara merata kepada klub-klub. Kemudian, klub-klub masih melakukan beberapa koreksi. Yang utama, kami secara khusus mengakomodasi Persib Bandung dan Borneo FC.”
“Karena keduanya memiliki agenda kompetisi AFC. Ada AFC dan ACL, tidak dengan League Cup. Jadi, itu kami akomodasi supaya kebutuhan istirahat mereka juga bisa terpenuhi.”
“Kemudian, jadwal dari AFC sendiri juga baru datang belakangan ini. Sehingga, kami akomodasi dan melakukan asistensi serta komunikasi dengan klub-klub terkait,” ia memungkasi.
