Home > Esports

Bursa Transfer Makin Panaskan FFWS SEA Fall 2026

EVOS Divine menjadi salah satu tim yang melakukan perombakan. Tim berjuluk Macan Putih itu memasuki FFWS SEA 2026 Fall tanpa Rasyah dan Rey.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
FFWS SEA Fall 2026. (Garena) Sumber:
FFWS SEA Fall 2026. (Garena) Sumber:

SKOR.id - Persaingan menuju Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall tidak hanya menarik perhatian melalui kekuatan masing-masing tim, tetapi juga bursa perpindahan pemain yang berlangsung menjelang kompetisi. Sejumlah tim melakukan perubahan roster demi meningkatkan peluang bersaing di level Asia Tenggara.

EVOS Divine menjadi salah satu tim yang melakukan perombakan. Tim berjuluk Macan Putih itu memasuki FFWS SEA 2026 Fall tanpa Rasyah dan Rey. Keduanya memilih untuk beristirahat setelah menjalani perjalanan panjang bersama EVOS, termasuk tampil di Esports World Cup (EWC) 2026: Free Fire di Paris.

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan, EVOS Divine mendatangkan FaizMKS. Pemain tersebut sebelumnya sempat menunjukkan performa menjanjikan bersama Bigetron by Vitality dan terakhir memperkuat Pandora Stars di FFNS 2026 Fall. Selain FaizMKS, EVOS juga merekrut IKAL dengan status pemain pinjaman dari Dewa United Horus.

Perubahan roster juga dilakukan ONIC. Setelah Adam dan Xyro berstatus nonaktif, ONIC memutuskan membawa kembali Geday ke dalam susunan pemain utama. Tidak berhenti di situ, tim tersebut membuat langkah besar dengan merekrut pemain asal Thailand, Rattapoom Sunthalunai atau yang lebih dikenal sebagai POOM.

POOM sebelumnya menggunakan nama ONEMORE dan memiliki pengalaman panjang bersama Team Falcons. Ia juga telah mengoleksi sejumlah gelar bergengsi, termasuk trofi FFWS SEA dan EWC: Free Fire. Kehadirannya mencatat sejarah tersendiri karena ONIC menjadi tim Indonesia pertama yang memasukkan pemain Thailand ke dalam roster kompetitif mereka.

Sementara itu, Bigetron by Vitality, MBR Omega, dan RRQ Kazu memilih pendekatan berbeda. Ketiga tim tersebut mempertahankan roster dari musim sebelumnya. Keputusan ini memberikan keuntungan dari sisi chemistry dan pemahaman strategi yang sudah terbentuk. Konsistensi roster diharapkan membantu mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat sepanjang musim.

Pemain Indonesia Merambah Tim Malaysia

Pergerakan pemain Indonesia juga terjadi di luar negeri. Juann, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain komunitas paling bersinar di Free Fire Nusantara Series (FFNS), kini mendapat kesempatan tampil di FFWS SEA 2026 Fall bersama Team VAMOS dari Malaysia.

Juann akan bermain bersama Azriel, pemain Indonesia yang sebelumnya pernah memperkuat RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality. Dengan bergabungnya Juann, terdapat empat pemain Indonesia yang akan membela tim Malaysia di FFWS SEA 2026 Fall.

Selain Juann dan Azriel di Team VAMOS, terdapat Viruzz yang memperkuat Maqna Esports Club serta RYUU bersama Esports Putrajaya. Kehadiran keempat pemain tersebut menjadi bukti bahwa talenta Free Fire Indonesia terus memiliki daya saing dan mendapat kepercayaan untuk berkompetisi di panggung Asia Tenggara.

Dengan berbagai perubahan roster tersebut, FFWS SEA 2026 Fall dipastikan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Strategi, chemistry, dan kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting bagi setiap tim untuk merebut posisi terbaik dan mengamankan tiket menuju FFWS Global Finals 2026.

× Image