PSSI Dukung Khiev Sameth Kembali Jadi Presiden AFF

SKOR.id – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan dukungan penuh kepada Mayor Jenderal Khiev Sameth untuk kembali memimpin Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) periode 2026-2031.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Selasa (4/8/2026). PSSI menilai keberlanjutan kepemimpinan Khiev Sameth penting untuk menjaga momentum perkembangan sepak bola Asia Tenggara yang dalam beberapa tahun terakhir semakin diperhitungkan di level internasional.
Khiev Sameth telah memimpin AFF sejak 2019. Pada November 2022, pria asal Kamboja itu kembali terpilih sebagai Presiden AFF untuk periode kedua hingga 2026.
Di mata PSSI, kepemimpinan Khiev Sameth selama ini turut mendorong AFF menjadi organisasi yang mampu memperkuat kerja sama antarnegara sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Piala Presiden 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen
“Di bawah kepemimpinan Presiden AFF, Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara. AFF berkomitmen besar dalam memperkuat kolaborasi antar asosiasi anggota serta meningkatkan kualitas kompetisi di kawasan kita,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dukungan PSSI terhadap Khiev Sameth juga tidak terlepas dari hubungan dan kolaborasi yang semakin erat antara PSSI dengan AFF.
Erick menyebut transformasi sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah mendapatkan kepercayaan dari AFF. Salah satu indikatornya terlihat dari banyaknya turnamen AFF yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah.
“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia, seperti ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025,” tambah Erick Thohir.
Bagi PSSI, keberlanjutan kepemimpinan di AFF menjadi penting untuk menjaga kesinambungan berbagai program yang telah berjalan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi sepak bola Asia Tenggara untuk berkembang.
Terlebih, kawasan ASEAN kini mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari federasi sepak bola dunia, FIFA.
Erick Thohir: Asia Tenggara Sedang Bangun Kompetisi Level Dunia
Erick Thohir menilai Asia Tenggara tengah berada dalam fase penting. Sejumlah agenda sepak bola internasional yang dipercayakan FIFA kepada negara-negara di kawasan tersebut menjadi bukti bahwa ASEAN semakin mendapat tempat di peta sepak bola dunia.
Karena itu, menurut Erick, stabilitas kepemimpinan AFF dibutuhkan untuk menghadapi agenda besar yang akan datang.
“Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia. FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026,” tegas Erick.
Rangkaian agenda tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Asia Tenggara sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola.
Di tengah momentum tersebut, PSSI ingin memastikan kerja sama dengan AFF dan asosiasi sepak bola anggota lainnya terus berjalan secara konsisten.
Dukungan kepada Khiev Sameth untuk periode 2026-2031 pun menjadi bagian dari upaya PSSI menjaga kesinambungan visi dalam membangun sepak bola ASEAN yang semakin profesional, kompetitif, dan mampu bersaing di level dunia.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” tutup Erick Thohir.
