Home > National

Erick Thohir Ungkap Pendapatan Liga dan PSSI, Lebih dari Rp700 Miliar

Ketum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pendapatan per musim dari kompetisi Super League dan Championship serta PSSI pada tahun ini.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI/Grafis Yusuf/Skor.id)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI/Grafis Yusuf/Skor.id)

SKOR.id - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pendapatan dari kompetisi maupun PSSI sepanjang tahun ini. Hal itu diungkapkannya usai Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dalam paparannya, Erick mengungkapkan bahwa pendapatan dari Liga maupun PSSI meningkat pesat, yang masing-masingnya lebih dari Rp700 miliar.

“Kalau kita lihat, pendapatan liga per musim sekarang sudah mencapai Rp705 miliar. Ini perkembangan yang sangat baik. Klub-klub Liga 1 (Super League) maupun Liga 2 (Championship) kini mendapatkan pemasukan yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu. Silakan nanti dicek sendiri, bandingkan pendapatan klub dari liga tiga tahun lalu dengan sekarang,” kata Erick kepada media usai kongres.

“Di sisi lain, PSSI juga bersyukur karena pendapatan organisasi tahun ini, berdasarkan hasil audit, mencapai sekitar Rp722 miliar. Persepsinya jangan sampai keliru. Bukan berarti kami tidak membutuhkan dukungan pemerintah. Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah tetap akan mendukung dari sisi fasilitas. Namun, kami bangga karena dari total Rp722 miliar tersebut, hanya sekitar Rp63 miliar yang berasal dari APBN. Sisanya merupakan hasil kerja keras PSSI melalui sponsor, merchandise, penjualan tiket, dan hak siar televisi. Artinya, PSSI sudah cukup mandiri sebagai organisasi olahraga,” tegasnya.

Baca Juga: Kongres Biasa PSSI 2026 Resmi Digelar, Presiden Prabowo Tegaskan Lagi Mimpi ke Piala Dunia 2030

Baca Juga: Resmi: PSSI Gelar Kongres Pemilihan pada Juli 2027

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan PSSI Pusat nantinya akan memberikan hak penyelenggaraan kompetisi kepada Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Misalnya kejuaraan antarkabupaten, antarkota, atau antardaerah akan dikelola oleh Asprov bersama pemerintah daerah. Dengan demikian, piramida pembinaan akan terbentuk Timnas, liga, dan Asprov yang kuat dalam menjalankan pembinaan.

“Karena itu, kami berharap ke depan Asprov PSSI dipimpin oleh orang-orang yang memang mencintai sepak bola, memiliki waktu untuk mengurus sepak bola, dan mampu mencari pendanaan bagi sepak bola di daerah,” jelas Erick.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil Kongres Biasa PSSI 2026, untuk pemilihan pengurus baru Asprov PSSI di seluruh daerah akan digelar pada periode Oktober-November 2026. Selanjutnya, PSSI Pusat baru akan menggelar pemilihan pengurus baru periode 2027-2031 pada Juli 2027.

“Dengan begitu, program antara PSSI Pusat dan Asprov dapat berjalan secara berkesinambungan,” pungkasnya.

× Image