John Herdman Tegaskan Kesiapan Timnas Indonesia, Tak Khawatir Permainan Keras Vietnam

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan kesiapan pasukannya jelang laga krusial versus Vietnam di fase grup Piala AFF 2026.
Berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam, duel ini bisa menentukan nasib kedua tim menuju babak selanjutnya.
Skuad Garuda saat ini ada di peringkat kedua Grup A, mengoleksi enam poin hasil dua kemenangan dalam dua laga.
Namun, jika kalah dari Vietnam, Rizky Ridho dan kawan-kawan bakal tercecer ke peringkat ketiga, dan harus menghadapi Singapura pada laga pamungkas.
Sementara, Vietnam sekarang menempati peringkat ketiga, baru punya empat poin dari dua pertandingan. Apabila gagal lagi memetik poin penuh, jalan mereka menuju fase gugur bakal makin terjal.
Oleh karena itu, kedua tim dipastikan bakal tampil habis-habisan memburu tiga poin.
"Besok adalah ujian yang sulit. Namun, kami bersemangat karena inilah tujuan tampil di turnamen. Menghadapi menghadapi tim-tim terbaik saat semuanya sangat menentukan," kata John Herdman.
"Bagi kami, laga ini menjadi kesempatan besar untuk mengambil alih kendali grup. Dan buat Vietnam, mereka harus menang atau imbang demi menjaga peluang. Jadi banyak hal dipertaruhkan, ini akan sangat menarik buat fans, apalagi pemain," tambahnya.
Namun, mengalahkan Vietnam tentu bukan pekerjaan mudah. Tim asuhan Kim Sang-sik tersebut tetap salah satu rival terkuat di Asia Tenggara, punya kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Tambahan lagi, mereka juga kerap memainkan aspek psikologis lewat permainan keras dan trik-trik provokatif guna memancing emosi skuad Indonesia.
John Herdman sadar hal itu, tapi dia lebih memilih fokus terhadap kekuatan tim sendiri dan memaksimalkan potensi yang ada.
Sejauh ini, Rizky Ridho dan kawan-kawan sudah melewati berbagai tantangan dari Kamboja hingga Timor Leste, Vietnam bakal menjadi kesempatan baru untuk terus bertumbuh.
"Laga pertama kami dihadapkan dengan ekspektasi besar di kandang, sementara laga kedua adalah laga tandang yang menyulitkan. Tak ada penonton, lawan main 10 pemain sejak awal. Semua itu adalah pengalaman penting buat perkembangan tim, saya harap Vietnam juga memberi pengalaman berbeda," kata sang pelatih.
"Apapun itu, kami akan makin kuat. Kami harus fokus dengan identitas sendiri, sesuatu yang bisa kami kontrol. Apa yang akan dilakukan Vietnam di luar kendali kami, yang terpenting adalah menampilkan performa yang bisa dibanggakan."
"Kami menempuh 19,5 jam perjalanan dan sekarang sudah kembali ke Jakarta. Kami siap melakoni laga selanjutnya, kesempatan tumbuh bersama dan meraih lebih banyak poin. Saya rasa fans, pemain, dan staf bangga dengan apa yang kami capai sejauh ini - delapan gol, satu kebobolan, dan enam poin," pungkasnya.
