FIFA Berikan Klarifikasi soal FFE setelah Dikritik hingga Diancam Boikot UEFA

SKOR.id - FIFA memberikan klarifikasi terkait polemik rencana naiknya dana pengembangan yang mereka usulkan. FIFA membentuk FFE untuk mengonsolidasikan aktivitas komersial, hak siar, sponsor, hingga operasional turnamen.
Kritikan tajam mengarah kepada FIFA, seperti halnya dari Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa, UEFA, yang menyebut induk sepak bola dunia itu menjual sepak bola.
Bahkan 55 Anggota asosiasi UEFA telah menentang keras, karena menilai Piala Dunia tak boleh dijadikan investasi swasta.
FIFA pun memberikan klarifikasi terkait polemik ini dan mengaku menghormati pendapat dan kekhawatiran yang disampaikan di depan umum.
Baca Juga: UEFA Tolak Proposal FIFA dan Ancam Boikot, Apa Saja Hal yang Akan Terjadi?
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga Italia 2026-2027
Selain itu, FIFA menyebutkan pihaknya menerima konsultasi yang terbuka dan demokratis terkait masalah ini.
Menurut mereka, pemberitaan dari media yang keliru mengganggu proses konsultasi yang direncanakan.
FFE yang diusulkan adalah untuk memastikan Asosiasi Angggota FIFA memiliki kesempatan atas peluang komersial di negara mereka.
FIFA juga menegaskan, tidak ada yang menjual sepak bola, karena mereka tak pernah mempertimbangkan itu.
"Proses konsultasi yang kami rencanakan terganggu oleh pemberitaan media yang tidak benar. Kami akan melanjutkan proses konsultasi ini untuk memastikan bahwa setiap Asosiasi Anggota (MA) memiliki kemampuan untuk menyampaikan pendapatnya berdasarkan fakta," bunyi pernyataan FIFA.
"FFE diusulkan semata-mata untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA (MA) memiliki kesempatan untuk mengambil kepemilikan yang berarti atas peluang komersial sepak bola di negara masing-masing, dan bahwa hal ini tidak mengorbankan semangat atau tata kelola FIFA atau sepak bola itu sendiri."
"Tidak ada yang menjual sepak bola. Ini bukanlah sesuatu yang akan pernah dipertimbangkan FIFA," bunyi pernyataan FIFA berikutnya.
Melalui klarifikasi ini, FIFA menegaskan bahwa semua aktivitas komersial mereka tidak akan berubah tanpa dukungan mayoritas anggota asosiasi.
FIFA menyampaikan poin-poin dari proposal tersebut:
- FFE akan memindahkan aktivitas komersial dan operasional FIFA ke dalam organisasi anak perusahaan yang akan dimiliki dan dikendalikan FIFA secara permanen.
- Nilai komersial yang dihasilkan akan dibagi di antara semua 211 anggota asosiasi, memungkinkan setiap MA untuk melakukan investasi yang berarti dalam sepak bola di negara masing-masing.
- Berdasarkan proposal tersebut, setiap anggota asosiasi akan menerima dana Pengembangan FIFA Forward sebesar 20 juta dolar AS selama empat tahun ke depan (2027-2030), terlepas dari dukungan individunya.
- Pendanaan tambahan ini akan berasal dari pendapatan tambahan yang dihasilkan oleh FFE melalui pengelolaan operasi komersial FIFA yang lebih efektif, untuk kepentingan semua anggota asosiasi.
- Program FIFA Fast Forward adalah pendanaan pengembangan satu kali sebesar tambahan 20 juta dolar AS per anggota asosiasi, partisipasi akan sepenuhnya sukarela bagi semua anggota asosiasi jika proposal FFE dilanjutkan – dan akan dibiayai oleh investasi eksternal tanpa menyerahkan kendali atau mengubah struktur tata kelola FIFA dengan cara apa pun.
- Tanpa dukungan mayoritas anggota asosiasi, aktivitas komersial FIFA akan tetap tidak berubah. FFE tidak akan didirikan.
Komponen ini mewakili titik awal proses konsultasi dan terbuka untuk diskusi sebagai bagian proses tersebut.
Prinsip ini mendasari proposal FFE, pendanaan pengembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, penentuan nasib sepenuhnya melalui proses demokrasi seluruh anggota asosiasi.
Sumber: FIFA
