UEFA Tolak Proposal FIFA dan Ancam Boikot, Apa Saja Hal yang Akan Terjadi?

SKOR.id - Setelah UEFA menolak proposal FIFA dan mengancam akan memboikot Piala Dunia, apa yang akan terjadi sekarang?
Dalam rapat darurat yang dilaksanakan secara daring, UEFA dan seluruh 55 negara anggota setuju untuk menolak proposal FIFA.
Proposal ini berkaitan dengan FIFA yang ingin menjual saham anak perusahaan yang akan ditunjuk untuk mengurusi Piala Dunia dan seluruh kompetisi besar FIFA.
Bahkan jika proposal ini disahkan oleh negara anggota FIFA yang lain, UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia dan seluruh kompetisi di bawah FIFA.
Baca Juga: MSC 2026: Hasil, Jadwal, dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Boikot ini termasuk Piala Dunia antarklub, hingga Piala Dunia Wanita, dan akan aktif jika proposal diresmikan.
Proposal ini perlu persetujuan lebih dari setengah anggota FIFA yang kini berjumlah 211 negara.
Selain UEFA, kini Concacaf juga menolak proposal tersebut bersama 41 anggotanya.
Artinya, sudah ada 96 negara yang menolak, dengan 106 anggota diperlukan untuk memenangi voting.
Negara anggota akan mendapat 40 juta dolar AS andai mau setuju dengan proposal ini, dengan 20 juta dolar AS akan cari pada awal tahun 2027.
FIFA memberi batas hingga 19 September untuk negara anggota menyutujui program ini.
Apa yang akan terjadi sekarang?
FIFA belum merespons soal hal ini, tetapi sebelumnya Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa ini hanyalah sebuah tawaran, bukan keharusan.
Andai negara menolak proposal ini, mereka akan mendapat dana yang jauh lebih kecil.
Masalahnya, bahkan para Wakil Presiden FIFA juga tak ada yang tahu menahu soal proposal ini.
Begitu juga para negara anggota dan konfederasi yang sebelumnya mendukung Infantino, mulai dari AFC hingga Concacaf.
Kompetisi FIFA selanjutnya adalah Piala Dunia Wanita U-20 yang dihelat di Polandia pada 5 September.
Artinya, kompetisi digelar sebelum tenggat waktu dari FIFA pada 19 September.
Dalam teorinya, jika proposal disetujui dan ada boikot dari UEFA dan negara lain, akan ada negara-negara yang mengundurkan diri di tengah-tengah babak perempat final.
Setelah itu, ada Play-off Piala Dunia Wanita di bulan Oktober yang berlangsung setelah tenggat waktu dan sudah diketahui apakah proposal disetujui atau tidak.
Lebih jauh, tak ada yang tahu bagaimana nasib Infantino ke depan dengan kini banyak negara mulai kecewa dengan kepemimpinannya.
Sebelumnya, Infantino tampak akan kembali terpilih sebagai Presiden FIFA tanpa perlawanan.
Sumber: BBC
