Home > World

Ribut dengan Leandro Paredes, Gavi Tak Mau Perpanjang Masalah

Gavi tak mau memperpanjang masalah setelah terlibat keributan dengan Leandro Paredes di final Piala Dunia 2026.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Gavi tak mau memperpanjang masalah dengan Leandro Paredes. (Grafis: Skor.id) Sumber:
Gavi tak mau memperpanjang masalah dengan Leandro Paredes. (Grafis: Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Keributan yang terjadi di final Piala Dunia 2026 antara pemain Spanyol dan Argentina masih menjadi pembahasan.

Salah satu pemain yang terlibat dalam keributan setelah pertandingan berakhir adalah gelandang Barcelona, Gavi.

Keributan bermula saat gelandang Spanyol, Rodri, tampak berlari dari bangku pemain ke arah rekan setimnya.

Namun, ketika melewati Nahuel Molina, pemain Argentina tersebut tampak memberikan pukulan ke arah Rodri.

Baca Juga: FIFA Berencana Selidiki Keributan Pemain di Final Piala Dunia 2026

Baca Juga: Lionel Messi Buka Suara setelah Kekalahan dari Spanyol, Bangga Pencapaian Argentina

Rodri langsung bereaksi dan berbalik arah menuju Molina, hal ini memicu keributan lainnya.

Eric Garcia mencoba membantu rekan setimnya, tetapi pada momen itulah ia mendapat dorongan dari Leandro Paredes.

Gavi yang coba membantu, di saat itu datang Thiago Almada yang juga menengahi. Namun, gerakan dorongan dari Paredes membuat Gavi terbanting ke lapangan.

Ini menjadi salah satu momen menegangkan setelah pertandingan final Piala Dunia 2026 berakhir.

Bahkan Roberto Ayala yang merupakan staf kepelatihan Timnas Argentina bahkan terlibat keributan dengan Dani Olmo.

Mengenai masalah yang terjadi di lapangan, Gavi tak ingin memperpanjang hal tersebut.

Gavi bahkan tidak menginginkan Leandro Paredes mendapat hukuman, meski dirinya telah dibanting di lapangan.

Ia paham situasi seperti itu tidak layak, dan bukan contoh yang baik untuk dilihat anak-anak.

Namun, menurutnya situasi yang dialami para pesepak bola di lapangan bisa berbeda.

"Tidak, sungguh? Saya rasa dia tidak seharusnya diskors (Leandro Paredes)," ujar Gavi.

"Saya mengerti bahwa ini bukan citra yang baik untuk anak-anak, tetapi sepak bola juga memiliki sisi yang lebih fisik dan lebih agresif."

"Hal yang logis seharusnya adalah mengusirnya keluar lapangan selama pertandingan berlangsung, dan selesai," ujar Gavi menambahkan.

Meski begitu, Leandro Paredes masih bisa mendapat hukuman dari FIFA, karena keributan ini masih diselidiki.

Begitu juga dengan Nahuel Molina yang diketahui memukul Rodri setelah pertandingan berakhir.

Sumber: Marca

× Image