Mengapa Banyak Negara di Piala AFF 2026 Tak Main di Stadion Utama Mereka?

SKOR.id - Mengapa banyak negara di Piala AFF 2026 yang tak main di stadion utama mereka?
Piala AFF 2026 masih akan menggunakan format sebelumnya.
Di babak grup, tim akan bermain masing-masing empat kali, dua kali tandang dan dua kali kandang.
Turnamen kemudian dilanjutkan ke babak semifinal dan final dengan sistem kandang tandang tanpa memakai aturan gol tandang.
Baca Juga: 10 Gol Kylian Mbappe dan 3 Top Skor Piala Dunia dengan 2 Digit Gol
Baca Juga: Juara 3, Pencapaian Terbaik Inggris Selain saat Juara di Kandang Sendiri
Beberapa negara seperti biasa memakai stadion utama mereka untuk melakoni laga tandang.
Kamboja bermain di Morodok Techo National Stadium (60.000 penonton), sedangkan Thailand di Rajamangala Stadium (51.560).
Begitu pula Myanmar di Thuwunna Stadium (50.000), Laos di New Laos National Stadium (20.000), serta Vietnam di My Dinh National Stadium (40.192).
Akan tetapi, ada beberapa negara yang tak bisa main di stadion utama dan terbesar mereka.
Malaysia harus bermain di Kuala Lumpur Stadium yang berkapasitas hanya 18.000 penonton.
Bukit Jalil National stadium yang biasanya jadi kandang sedang menjalani renovasi untuk SEA Games 2027.
Begitupun Singapura yang harus main di Jalan Besar Stadium (6.500) karena National Stadium akan digunakan untuk parade hari kemerdekaan.
Filipina harus main di New Clark City Athletic Stadium (20.000) karena Rizal Memorial stadium sedang direnovasi.
Timor Leste main di Thailand di Chonburi Stadium (8.680) karena stadion mereka di Timor Leste tak memenuhi standar FIFA.
Sedangkan Indonesia memilih berkandang di Stadion Pakansari, Bogor (30.000) sebelum nantinya pindah ke SUGBK andai lolos semifinal dan final.
Sumber: Wikipedia
