Timor Leste Tak Bisa Jamu Vietnam dan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Negaranya

SKOR.id - Tim Nasional Timor-Leste resmi menetapkan Stadion Chonburi di Thailand sebagai markas sementara mereka untuk menggelar laga kandang pada ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026.
Keputusan tersebut diambil karena stadion dan fasilitas sepak bola yang dimiliki Timor-Leste saat ini belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh ASEAN Football Federation (AFF).
Dengan kondisi tersebut, Federasi Sepak Bola Timor-Leste tidak memiliki pilihan selain menggelar pertandingan kandang di negara netral.
Stadion Chonburi dipilih sebagai lokasi yang dinilai mampu memenuhi seluruh persyaratan penyelenggaraan pertandingan internasional, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pemain dan ofisial selama turnamen berlangsung.
Pemilihan Thailand sebagai tuan rumah sementara bukan hal yang sepenuhnya baru bagi Timor-Leste.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Dalam beberapa tahun terakhir, mereka beberapa kali menggunakan stadion di luar negeri untuk menggelar pertandingan internasional karena keterbatasan infrastruktur sepak bola di dalam negeri.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim berjuluk O Sol Nascente, yang kehilangan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Meski demikian, Timor-Leste berharap tetap mampu memanfaatkan Stadion Chonburi sebagai "rumah kedua" selama ASEAN Hyundai Cup 2026.
Dukungan dari diaspora Timor-Leste yang berada di Thailand maupun negara-negara sekitar diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim saat menjalani pertandingan.
Pada ASEAN Hyundai Cup 2026, Timor-Leste tergabung di Grup A yang dihuni sejumlah tim kuat Asia Tenggara.
Mereka akan menghadapi Kamboja, Vietnam, Indonesia, dan Singapura dalam perebutan tiket menuju babak semifinal.
Grup A diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif di turnamen kali ini. Vietnam dan Indonesia datang sebagai dua kandidat kuat untuk lolos ke fase gugur, sementara Singapura juga memiliki pengalaman panjang di kompetisi regional.
Di sisi lain, Kamboja terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir dan berpotensi memberikan kejutan.
Bagi Timor-Leste, tampil di stadion netral tentu menjadi tantangan tambahan. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru, mereka juga tidak akan merasakan atmosfer penuh dari suporter yang biasanya menjadi motivasi saat bermain di kandang.
Namun, kondisi tersebut justru dapat menjadi pemicu bagi para pemain untuk menunjukkan mentalitas dan daya juang yang lebih tinggi.
Timor Leste sendiri akan menjadi tuan rumah saat menghadapi Vietnam dan Timnas Indonesia pada 24 Juli dan 31 Juli.
