Jelang Piala Presiden 2026, Erick Thohir Beri Sinyal Pencabutan Larangan Suporter Tandang

SKOR.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan sinyal adanya pencabutan larangan suporter tandang, jelang bergulirnya Piala Presiden 2026.
Turnamen pramusim bertajuk Piala Presiden akan kembali hadir di 2026, atau menjadi edisi kedelapan. Kepastian itu diumumkan di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Erick Thohir yang hadir langsung pada konferensi pers pengumuman Piala Presiden 2026 tersebut, turut ditanyakan soal suporter tandang.
Piala Presiden 2026, untuk setidaknya fase grup, digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, dan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Padahal, klub yang ambil bagian mempunyai barisan suporter besar. Saat ditanya soal pendukung tim tandang, Erick Thohir malah bicara lebih luas.
Lampu hijau diberikan PSSI kepada operator kompetisi I.League untuk mencabut larangan suporter tandang pada kompetisi musim 2026-2027.
Menurut Erick Thohir, pihaknya sudah memberikan izin kepada I.League untuk menghadirkan pendukung dari tim tamu untuk hadir pada musim depan.
Akan tetapi dengan catatan bahwa klub-klub peserta kompetisi harus bertanggung jawab penuh atas kehadiran suporternya yang datang bertandang.
"Liga kemarin sudah presentasi ke kami ke PSSI, bahwa ada nanti kelenturan mengenai supporter away. Tetapi ada catatan,” kata Erick Thohir, Senin (6/7/2026).
“Tentu klub harus bertanggung jawab secara menyeluruh. Karena tidak mudah melobi FIFA," lelaki yang juga menjabar Menpora RI itu menambahkan.
Larangan suporter tandang diterapkan setelah adanya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, yang merenggut sekitar 135 korban jiwa.
Sejak itu, kompetisi liga di Indonesia tak mengizinkan kehadiran penggemar dari tim tamu untuk datang langsung mendukung di venue pertandingan.
Erick Thohir mengatakan, dalam kasus ini FIFA memberikan catatan cukup kompleks kepada sepak bola Indonesia. Apabila ada pelanggaran soal suporter lagi, izin bisa dicabut kembali.
" Artinya, saya sudah ingatkan liga, PSSI sudah berupaya, FIFA terbuka, dan saya minta liga dan klub bertanggung jawab dengan tadi keputusannya kalau ini ada away dan sewaktu-waktu itu bisa dicabut kembali," ucapnya.
Erick pun berharap, izin suporter tandang yang berlaku mulai Super League 2026-2027 dapat dijaga oleh semua pihak, termasuk suporter itu sendiri.
" Kita harus pastikan semua suporter bisa pulang ke rumah dengan selamat. Dan sangat sedih kalau kita lihat kasus kekerasan itu di Indonesia makin tinggi hari ini," katanya.
Adapun Super League 2026-2027 rencananya dimulai pada September mendatang, sedangkan Piala Presiden 2026 digelar 25 Juli-6 Agustus.
