PSPS Pekanbaru Umumkan Aji Santoso Mundur sebagai Pelatih

SKOR.id - PSPS Pekanbaru dipastikan harus berpisah dengan pelatih kepala mereka, Aji Santoso, menjelang persiapan menghadapi musim kompetisi mendatang.
Kabar ini disampaikan langsung oleh CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah. Menurut Edward, manajemen sebenarnya telah mencapai kesepakatan dengan Aji Santoso untuk melanjutkan kerja sama pada musim depan.
Bahkan, berbagai rencana dan persiapan tim juga sudah mulai disusun bersama pelatih berpengalaman tersebut.
"Kami sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan Coach Aji Santoso untuk melanjutkan kerja sama. Kami juga sudah menyusun rencana untuk musim depan. Tapi, Coach Aji Santoso memutuskan mengundurkan diri secara baik-baik," ujar Edward.
Keputusan itu tentu menjadi pukulan tersendiri bagi PSPS Pekanbaru. Pasalnya, keberadaan Aji Santoso dinilai memiliki peran penting dalam membangun fondasi tim dan menyusun strategi menghadapi kompetisi yang akan datang.
Meski demikian, pihak manajemen memahami alasan yang mendasari keputusan tersebut. Selama musim lalu, mereka menyaksikan langsung bagaimana Aji Santoso harus membagi waktu antara tugas profesionalnya sebagai pelatih dan tanggung jawab keluarga yang tidak kalah penting.
Edward mengungkapkan bahwa sepanjang musim kompetisi sebelumnya, Aji Santoso kerap melakukan perjalanan bolak-balik antara Pekanbaru dan Malang untuk mendampingi proses perawatan putrinya. Situasi tersebut menjadi tantangan besar yang harus dihadapi sang pelatih di tengah padatnya jadwal kompetisi.
"Ini memang keputusan yang berat dan sulit. Tapi, kami harus menerima ini. Sebab, sepanjang musim kemarin kami menyaksikan sendiri Coach Aji bolak-balik Pekanbaru-Malang untuk mendampingi perawatan kesehatan putrinya," lanjut Edward.
Sikap profesional dan dedikasi Aji Santoso selama menangani tim mendapat apresiasi tinggi dari manajemen PSPS. Di tengah kondisi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, ia tetap berusaha menjalankan tugasnya secara maksimal dan memberikan kontribusi bagi perkembangan tim berjuluk Askar Bertuah tersebut.
Kepergian Aji Santoso tentu meninggalkan pekerjaan rumah bagi manajemen PSPS Pekanbaru untuk segera mencari sosok pengganti yang mampu melanjutkan program yang telah dirancang. Namun, di atas segala kepentingan sepak bola, klub memilih menghormati keputusan sang pelatih yang ingin memprioritaskan keluarga.
Sebagai bentuk dukungan, seluruh keluarga besar PSPS Pekanbaru turut mendoakan kesembuhan putri Aji Santoso. Manajemen berharap kondisi kesehatannya segera membaik sehingga keluarga dapat kembali menjalani aktivitas dengan normal.
"Doa kami semoga putri Coach Aji lekas sehat dan bugar kembali," tutup Edward.
