Home > World

Misteri Hilangnya Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Di final Piala Dunia 2026, Lionel Messi hampir tidak kelihatan batang hidungnya.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Di final Piala Dunia 2026, Lionel Messi hampir tidak kelihatan batang hidungnya. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).
Di final Piala Dunia 2026, Lionel Messi hampir tidak kelihatan batang hidungnya. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).

SKOR.id - Sebenarnya, di mana Lionel Messi di final Piala Dunia 2026?

Lionel Messi sebenarnya jadi starter dan ikut bermain dalam laga final Piala Dunia 2026.

Sayang, ia tak mampu membawa Argentina juara, usai kalah 0-1 dari Spanyol, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Lionel Messi jadi pemain kedua yang tampil di tiga final Piala Dunia, mengikuti jejak legenda Brasil, Cafu.

Baca Juga: 10 Gol Kylian Mbappe dan 3 Top Skor Piala Dunia dengan 2 Digit Gol

Baca Juga: Rekor Nirbobol hingga Nirkalah, Bukti Spanyol Pantas Jadi Juara Piala Dunia 2026

Messi yang berusia 39 tahun 25 hari jadi pemain outfield tertua yang pernah main di final Piala Dunia, ia hanya kalah dari Dino Zoff, kiper Italia, berusia 40 tahun 133 hari tahun 1982.

Meski begitu, sepanjang laga final Piala Dunia 2026, Messi hampir tak terlihat.

Argentina jadi tim pertama yang tak mampu melepaskan satupun tembakan dalam 90 menit laga final Piala Dunia.

Tembakan pertama mereka baru terjadi pada menit ke-117, via Lionel Messi.

Sejak awal laga, Messi memang tampak tak bisa mendapat bola. Ia hanya menyentuh bola sekali dalam 15 menit awal.

Sepanjang 120 menit, Messi menyentuh bola 54 kali, tanpa pernah menyentuh bola di kotak penalti Spanyol.

Ia tiga kali sukses melakukan dribel bola, dan punya akurasi umpan 77 persen (27/35).

Satu catatan kosong Messi adalah ia tak mencetak gol dan sama sekali tak membuat peluang emas.

Ia hanya tujuh kali membuat umpan di sepertiga akhir lapangan dengan empat kali mengambil sepak pojok.

Messi hanya sekali melepaskan tembakan, itupun berhasil diblok lawan.

Ia empat kali dilanggar lawan, dan hanya melakukan satu tekel untuk bertahan.

Sumber: Opta, FotMob

× Image